Biarkan Kami Bersama

Biarkan Kami Bersama
part 43


__ADS_3

malam pun tiba saat ini Rio,Rian,Lia dan Fitri sedang menunggu kedatangan galih di taman yang sudah mereka sepakati untuk bertemu.


" sorry....buat kalian nunggu "


" gak papa kok, kita baru aja sampe " kata Rio


" jadi gimana..." tanya galih penasaran


" nih Lo minum dulu, takutnya Lo pingsan lagi denger penjelasan dari Fitri " canda Rian mencairkan suasana


" jadi gini...." kata Fitri setelah galih meminum minumannya


flasback on


malam dimana Ana menangis keluar dari ruang kerja sang papa, sampai di kamar dia terus menangis dadanya terasa sangat sesak jika harus meninggalkan orang yang dia sayang, akhirnya Ana memutuskan menghubungi Fitri untuk mencurahkan isi hatinya...


πŸ“ž assalamualaikum Ana...loh kenapa Lo nangis. panik Fitri mendengar sahabatnya terus menangis tanpa menjawab pertanyaan.


πŸ“žoke Lo tenang dulu, baru Lo cerita ada apa


πŸ“žfit, w gak bisa ninggalin galih


πŸ“žlah emang Lo mau kemana???

__ADS_1


πŸ“žw gak mau di jodohkan fit. kata Ana masih terisak


πŸ“žmaksudnya gimana sih w jadi bingung ini.


akhirnya Ana menceritakan tentang permintaan sang papa yang akan menjodohkannya dengan Rendy, Fitri mendengarkan cerita Ana tanpa berkomentar sampai terdengar suara dengkuran halus dari Ana. Fitri pun memutuskan sambungan teleponnya dan memilih menelpon Rio untuk memberi tau masalah yang dihadapi Ana.


flasbck off


mendengar penjelasan Fitri tentang Ana dan Rendy, perubahan raut wajah galih sangat terlihat antara sedih dan kecewa pada Ana yang tak mau bercerita kepadanya. Rian dan Lia pun sama kagetnya dengan galih.


" w mohon sama Lo jangan benci Ana lih, " kata Fitri


" pasti posisi Ana sangat sulit saat ini " kata Rio


" w yakin cinta Ana ke Lo itu besar banget gak akan bisa dia ninggalin Lo gitu aja " hibur Rio menepuk pundak galih


" iya lih sabar ya, kalian pasti bisa lewatin ini semua " kata Rian ikut duduk di sebelah galih


" w ngerti kok, w juga gak akan ngelepas Ana walaupun hubungan w sama Ana bakalan gak sedekat dulu " kata galih memaksakan senyuman. " oke makasih ya kalian semua...w balik dulu "


" Lo mau kita anter lih " kata Rian khawatir dengan kondisi galih


" apaan sih Lo...emang w bocah apa pake dianter segala....dah lah w pulang dulu" galih tertawa hambar lalu meninggalkan semua temanya yang memandang punggung galih semakin menjauh dengan kasihan.

__ADS_1


sampai di rumah galih langsung masuk ke dalam kamar merebahkan tubuhnya sejenak, lalu beranjak dari tidurnya untuk membersihkan tubuhnya, setelah membersihkan tubuhnya galih langsung melaksanakan solat sunah hajat,galih meminta pada sang pencipta alam semesta agar di beri jalan keluar dari masalah yang ia hadapi.


saat galih hendak tidur ponselnya berdering menandakan panggilan Vidio masuk. galih tersenyum dan mengangkat telponnya seakan-akan tak tau apa pun


πŸ“ž assalamualaikum sayang


πŸ“ž waalaikumsalam kamu udah pulang


πŸ“ž udah nih lagi di kamar...kenapa??


πŸ“ž emm...maaf ya tadi aku pulang bareng kak Rendy


πŸ“ž iya gak papa kok lagian tadi aku juga buru-buru di telpon manager suruh cepet Dateng soalnya lagi rame banget tadi. bohong galih


πŸ“ž oh gitu...ya udah pasti kamu cape istirahat ya biar besok gak kesiangan


πŸ“ž iya assalamualaikum. ucap galih tersenyum


πŸ“ž waalaikumsalam


setelah menutup sambungan video dari Ana, galih merebahkan tubuhnya menatap langit-langit kamarnya.


w harus bisa lewatin ini...pasti Ana pun berat mengambil keputusan..sampai kapan pun kamu akan jadi pemenang di hati aku Ana Wijaya. kata galih tersenyum menutup matanya menuju alam mimpi

__ADS_1


__ADS_2