Biarkan Kami Bersama

Biarkan Kami Bersama
part lima belas


__ADS_3

pov galih


aku pulang dengan berlari supaya cepat sampai rumah mengambil sepeda untuk mengantar Ana pulang. w harus cepet kasian Ana kalo lama nunggu.batin ku


" assalamualaikum " ucap ku berlari ke kamar


" waalaikumsalam " ucap ibu


" kamu kenapa lari-lari gitu lih " tanya ibu berteriak


" gak papa Bu " ucap ku berteriak dari kamar


setelah ganti pakaian aku langsung keluar rumah mengambil sepeda ku


" kamu gak makan dulu nak " kata ibu


" gak Bu aku buru-buru.. assalamualaikum "


" waalaikumsalam "


aku buru-buru membawa sepeda ku takut Ana lama menunggu tapi baru sampai taman belakang sekolah aku melihat Ana dan Alex sedang berbicara di bangku taman. aku menghentikan langkah ku bersembunyi di balik pohon besar tak jauh dari Ana dan Alex duduk sehingga aku dapat mendengar apa saja yang mereka bicarakan.


" gimana Na apa jawaban Lo " kata Alex


" emm maaf ya Lex " ucap Ana tak enak


" loh emang kenapa, emang kurang apa w sampe lu gak mau Nerima w" tanya Alex


" Lo gak kurang apa-apa kok, cuma w gak ada perasaan apa-apa sama Lo "


" terus w juga mau fokus dulu sama ujian " sambung Ana

__ADS_1


" oh ya udah gak papa " ucap Alex kecewa


" sorry ya Lex, tapi kita kan masih bisa temenan " hibur Ana tersenyum


" serius..."


" iya "


ada perasaan senang dan sedih yang menyelimuti hati ku.senang Mendengar ucapan Ana dan juga sedih melihat raut wajah kecewa Alex. apa aku akan mengalami hal yang sama seperti Alex juga. hati ku bimbang apa pantas aku memiliki perasaan pada Ana.


aku masih berdiri di balik pohon,melihat Ana beranjak pergi aku langsung ke parkiran. saat ku tiba di parkiran aku melihat Ana tampak murung.


" sorry lama ya " ucap ku


" eh gak kok " ucap Ana memaksakan untuk tersenyum


" terus mukanya kok gitu "


" eh udah yuk nanti Lo terlambat kerja lagi " ucap Ana mengalihkan pembicaraan


pov author


di perjalan menuju ke rumah Ana keduanya sama-sama terdiam dengan pikiran masing-masing.


" emm lih " ucap Ana memecahkan keheningan


" ya..kenapa An "


" sebenernya tadi..." ucap Ana ragu


" kenapa tadi " kata galih mendongak sebentar melihat Ana lalu fokus lagi pada jalan

__ADS_1


aduh w bingung cerita gak ya masalah tadi.ya udahlah w cerita aja daripada salah paham lagi nanti.batin Ana


" tadi pas Lo ambil sepeda, w ketemu Alex di koridor. trus w di ajak ke taman belakang sekolah buat nanyain tentang jawaban w atas permintaannya kemarin "


" emang dia minta kamu apa " tanya galih pura-pura tak tau


sebenernya w udah tau An apa yang mau Lo omongin, tapi w seneng lo mau cerita sama w.batin galih tersenyum


" kemarin dia minta w jadi pacarnya "


" terus Lo terima kah "


" ya enggak lah orang w gak suka sama dia "


" oh.. trus yang Lo Suka siapa "


" ish kepo deh Lo " ucap Ana tertawa menepuk pundak galih


yang w suka itu Lo galih,walau pun w masih bingung sama perasaan w, tapi w nyaman kalo Deket lo.batin Ana


" ah sakit tau "


" ihhh lebay deh Lo,orang pelan juga "


" mau w kencengin nepuknya "


" jangan dong, nanti kalo w sakit yang jagain Lo siapa " ucap galih tertawa


" gombal " ucap Ana tersenyum malu


tak terasa sudah sampai di rumah Ana.setelah Ana masuk galih langsung pergi meninggalkan halaman rumah Ana berangkat kerja dengan perasaan senang.

__ADS_1


segini dulu ya guys besok lanjut lagi


jangan lupa like and komen ok 👌👌😘


__ADS_2