
*budayakan like sebelum membaca ok...
happy reading all 🎉🎉
💘💘💘💘*
hari yang di nanti-nanti telah tiba dimana pak Galuh akan menikahi ulang wanita yang sangat ia cintai, kesungguhan pak Galuh dapat di lihat dari persiapan hanya dengan satu Minggu ia dapat menyelesaikan semua keperluannya, ia menyiapkan pesta pernikahan yang megah dan mengundang semua rekan bisnisnya.
" gimana sudah siap..." pak Galuh menghampiri Bu Mira di dalam kamar
" aku gugup mas..." jujur Bu Mira sangat gugup Karana sedari tadi jantungnya berdetak kencang hingga tangannya terasa dingin, seumur hidupnya baru kali ini ia merasakan bagaikan ratu di layani,di hormati dan sebentar lagi ia akan berjumpa dengan para tamu ia yakin tamu yang di undang calon suaminya pasti bukan tamu biasa.
" kamu tenang aja ada aku ..... sekarang tarik nafas dan hembuskan perlahan " pak Galuh menenangkan Bu Mira hingga Bu Mira merasa tenang dan kembali tersenyum kepada pak Galuh orang yang ia cintai saat pertama kali menolongnya, ia tak menyangka bahwa mereka akan bertemu kembali dan akan kembali hidup bersama.
" ayo pah.....penghulu sudah menunggu " kata Rendy berjalan masuk kedalam kamar dengan gagah dengan setelan jas berwarna biru dongker.
" baiklah ayo ...." pak Galuh menggandeng bu Mira keluar kamar menuju tempat acara ijab qobul akan dilaksanakan bertemakan outdoor di halaman luas belakang hotel milik keluarga Permana acara akan dilaksanakan dengan gemerlap lampu yang menjadi hiasan menambah kesan mewah.( jadi di sini acara pernikahan nya Malam ya guys....kenapa malem karna ya.... author mau yg beda aja hehehe )
pak Galuh duduk berdampingan dengan Bu Mira di depan penghulu serta ada galih dan Rendy yang menjadi saksi mereka mengucapkan janji suci.
" bagaimana kedua mempelai sudah siap " kata penghulu
" insyaallah siap..." tegas pak Galuh
" baik... Galuh Permana bin Abi Permana saya nikahkan dan kawinkan ngkau dengan Mira lestari binti Doni Gunawan dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan 500 gram emas 24 karat serta satu unit rumah dibayar tunai "
" saya terima nikah dan kawinnya Mira lestari binti Doni Gunawan dengan mas kawin tersebut di bayar tunai " dengan sekali nafas dengan lancar pak Galuh mengucapkan ijab Kabul.
" bagaimana para saksi sah...."
__ADS_1
" sah..."
" sah..."
" alhamdulilah...." penghulu membacakan doa
skippp resepsi pernikahan
pak Galuh dan Bu Mira sudah sah menjadi suami istri mereka duduk di pelaminan yang indah menyalami tamu undangan satu persatu dengan wajah yang terlihat sangat bahagia. sementara galih sedang gelisah menunggu kedatangan keluarga kekasihnya yang belum juga datang karna ada kendala dengan kendaraan mereka.
" Lo kenapa sih lih cemas banget tu muka santai apa bentar lagi juga datang si Ana " ucap Lia
" tau Lo santai aja lagian gak akan ilang juga tu Ana " goda Rendy
" ah diem Lo bang " kesal galih....mereka hanya tertawa melihat galih terus menatap kearah pintu masuk dengan harap
" berisik....."
" eh liat tu keluarga Wijaya sampai " kata Lia semua pandangan sahabatnya beralih menatap kedatangan keluarga Wijaya yang menarik perhatian para tamu undangan lainnya
deg....dia sangat cantik.batin Rendy melihat penampilan Ana
" gila si Ana cantik banget "
" bener fit...cantik banget dia keren dia bisa seberani itu pake bajunya " Lia kagum dengan gaun yang dikenakan Ana sedangkan mereka berdua hanya menggunakan dres panjang selutut yang warnanya senada dengan pasangan mereka. semua mata terkagum melihat penampilan Ana tapi tidak dengan galih ia terkejut sekaligus kesal pada Ana bagaimana bisa kekasihnya itu terlihat memukau dengan dres panjang sampai ke kaki tapi belahan panjang sampai paha memperlihatkan salah satu kaki jenjangnya pikir galih.
" hai guys.... sorry ya telat banget " sapa Ana saat di depan para sahabatnya
" gak papa Ana...kita ngerti gila Li cantik banget malam ini " kata Lia
__ADS_1
" iya Lo cantik banget " kata Rendy tersenyum
" makasih...." Ana membalas senyum Rendy
" jaga mata Lo bang " kesal galih menatap Rendy dengan tajam langsung menarik tangan Ana pergi dari teman-temannya hanya menggelengkan kepalanya melihat galih membawa pergi Ana begitu saja. ia kesal dengan Ana mengapa memakai pakaian sepeti itu walaupun senada dengan pakaian yang galih kenakan,Ana bingung dengan sikap galih yang membawanya ke dalam sebuah kamar.
" k-kamu mau apa " gugup Ana memundurkan langkahnya melihat galih mendekatinya dengan expresi kesalnya. galih terus berjalan mendekati Ana yang kelihatan ketakutan hingga Ana terpojok di dinding galih pun mengungkung Ana tanpa aba-aba ia langsung mencium bibir Ana dengan kasar tentu saja Ana terkejut dengan serangan tiba-tiba dari galih,ia mencoba melepaskan tautan bibirnya namun galih malah menekan tengkuk Ana memperdalam ciumannya sehingga Ana pasrah air matanya menetes yang tadinya ciuman yang kasar sekarang menjadi lebih lembut, galih melepaskan ciumannya lalu memeluk Ana.
" maaf kan aku....aku terbawa emosi, aku tak suka jika milik ku di pandang orang lain "
deg .....apa maksud galih dengan gaun yang aku pakai sedikit terbuka tau jadi gini aku akan memilih mengikuti saran sang kakak sebelum berangkat tadi.
" maaf..." lirih Ana masih di pelukannya
" jangan kau ulangi lagi....tunggu di sini aku akan kembali " lembut galih mengurai pelukannya Ana menuruti perkataan galih untuk tetap diam di kamar itu, ia memilih membersihkan wajahnya sambil menunggu galih kembali.
" pakai ini.....ganti pakaian mu " galih menyerahkan paper bag berisi pakaian yang di bawakan asisten ayahnya untuk Ana. Ana keluar dari bathroom mengenakan pakaian yang di berikan galih
begini lumayan lebih baik.batin galih melihat penampilan Ana
mereka pun keluar dari kamar itu menuju acara resepsi pernikahan ayahnya dengan bergandengan tangan.
ini gambar gaun Ana sebelum di ganti oleh galih ya, terus galih menggantinya dengan dres lengan panjang dan panjang bawahnya panjang selutut.
ini jas yang galih pakai
__ADS_1