
bell pulang sekolah telah berbunyi semua siswa siswi membereskan semua pelengkapan belajar mereka lalu bergegas keluar kelas untuk pulang. saat Ana, galih dkk keluar kelas ternyata sudah Rendy yang menunggu Ana di luar kelas.
" ayo Ana kita pulang " kata Rendy menghampiri Ana, Ana menatap galih dengan perasaan tak enak dan benar dugaan Ana raut wajah galih berubah kesal melihat Rendy.
" ngapain Lo ngajak Ana pulang bareng, ada w yang nganter Ana pulang " kesal galih berdiri di depan Ana
" Weh santai dong bro, w dapet amanah dari om putra buat jagain Ana " kata Rendy santai, galih dan teman-teman bingung dengan ucapan Rendy kecuali Fitri dan Rio yang sudah tau, galih berbalik dan menatap Ana meminta penjelasan dan jawaban Ana membuat galih terkejut dan kecewa karna Ana hanya diam dan menganggukkan kepalanya.
" bener kan.... udah yok An kita pulang " tanpa persetujuan Ana Rendy menggandeng tangan Ana. ia hanya pasrah mengikuti langkah Rendy, saat galih akan mengejar Ana langsung di hentikan oleh Fitri agar tak mengejar Ana, melihat tatapan Fitri yang memohon akhirnya galih menuruti Fitri.
" nanti Lo ada waktu gak " kata Rio pada galih
" klo sekarang w gak ada, tapi nanti pas pulang kerja w ada waktu "
" oke kalo gitu kita ketemuan di taman dekat tempat Lo kerja, ada yang mau w sama fitri omongin "
" tentang...." belum sempat galih meneruskan ucapannya sudah di potong Fitri. " tentang Ana " menatap galih dengan sedih
" oke kalo gitu w mau langsung berangkat kerja dulu " ucap galih langsung meninggalkan ke empat sahabatnya itu dan tinggallah Rian menatap Rio meminta penjelasan apa yang terjadi sebenarnya antara Ana,Galih dan Rendy.
" klo lo mau tau nanti ikut w sama Fitri ketemu sama galih " kata Rio. " ok deh, w pulang duluan ya bye " jawab Rian langsung beranjak dari duduknya menggandeng Lia pergi.
__ADS_1
" ayo kita pulang....udah jangan sedih Ana dan galih itu pasangan yang kuat "
" iya tapi klo Ana milih pergi dari galih gimana kan kasian galih, aku tau ini pasti berat banget buat Ana " Fitri sedih
" iya aku tau...mungkin ini ujian buat hubungan mereka, udah kita pulang jangan sedih " ucap Rio lembut mengajak Fitri pulang.
Ana & Rendy
kini Ana dan Rendy sudah ada di depan rumah Ana, tapi Ana enggan untuk masuk Karna lantaran masih kesal dengan perbuatan Rendy yang berani menggandeng tangannya di depan galih tanpa seizinnya.
" udah sampe nih....kenapa Lo gak turun, owh w tau Lo masih mau berduaan sama w ya kan "
" lah emang salah w apa "
" salah kak Rendy itu udah berani gandeng tangan w tanpa seizin dari w, udah gitu di depan galih lagi " kesal Ana
duh kenapa klo Lo marah gini makin imut aja sih lo.batin Rendy menatap wajah kesal Ana
" helow.... kenapa Lo liatin w kaya gtu " menjentikkan jari di wajah Rendy
" ehem...." dehem Rendy menghilangkan rasa gugupnya. " kenapa emang....galih aja sering gandeng tangan Lo kenapa w gak boleh "
__ADS_1
" ya klo galih kan beda dia tuh pacar w " menekankan kata pacar
" oh pacar ya....tapi w calon tunangan Lo asal Lo tau "
" ih w gak mau tunangan sama Lo "
" Lo lupa apa yang w ucapin semalem "
Ana terdiam dan mengingat-ingat yang di ucapkan Rendy berupa ancaman kalau dia tak menuruti keinginan Rendy, maka perusahaan papanya yang sudah di bangun dari nol akan terancam.
" iya w inget....nyebelin banget sih Lo " ucap Ana keluar dari mobil dan menutup pintunya dengan keras.
***maaf Ana hanya dengan cara ini w bisa Deket sama lo.batin Rendy menjalankan mobilnya meninggalkan rumah Ana.
haii....balik lagi nih, segini dulu ya
jangan lupa like, vote dan komen ya..
thanks ya yg udah mampir 🤗
tbc***
__ADS_1