Biarkan Kami Bersama

Biarkan Kami Bersama
part 24


__ADS_3

Masa orientasi siswa telah dilaksanakan selama 3 hari, dan disinilah Ana,galih dkk nya berkumpul di bangku taman sekolah setelah bel pulang sekolah.


" aduh cape bgt w " keluh Rian


" sama w juga "


" kesel banget w sama tu ketsos, masa gara-gara w ketawa pas dia lagi ngomong dikira w ngeledek dia " sambung Lia dengan kesal


" lagian Lo berdua bukannya merhatiin malah bercanda aja " kata Fitri


" ish bukan salah w ya, gara-gara Rian tu " kata Lia menunjuk Rian


" kok w " kata Rian


" iyalah gara-gara Lo " kata Lia


Rian dan Lia pun berdebat, Rio dan Fitri hanya melihat itu dengan jengah.


" aduh mulai lagi deh mereka " kata Fitri lirih tapi masih bisa di dengar Rio


" udah biarin aja, nanti kalo cape juga diem " kata Rio berbisik


" eh kamu denger " kata Fitri dijawab senyuman serta anggukan kepala oleh Rio


" eh Na galih kenapa tuh diem aja " kata Fitri mengikut lengan Ana


" gak tau w dari tadi dia diemin w " kata Ana


" Lo punya salah kx atau dia yang lagi ada masalah "


" iya kali ya, tar coba w tanya deh " ucap Ana bingung


" w cabut duluan ya " kata galih pergi tanpa mengajak Ana, Ana bingung melihat sikap galih


" kejar gih Na " kata Fitri


" eh iya w kejar dulu ya " kata Ana menyusul galih


Ana & Galih 💖💖


" galih tungguin donk " ucap Ana mengejar galih. galih terus berjalan tanpa mau mendengarkan Ana.


" Ana mau pulang " kata Rendy ( sang ketsos )


" iya kak " kata ana terus melihat punggung galih menjauh


" liatin apa sih "

__ADS_1


" oh gak kak, w duluan ya " kata Ana meninggalkan Rendy, masih berusaha mengejar galih sampai parkiran.


menarik.batin Rendy melihat Ana pergi.


sampai di parkiran Ana melihat galih hendak menjalankan motornya langsung menghadang galih tepat di depan motor.


" galih stop, kamu kenapa sih "


" gak papa, awas sana aku mau pulang "


" nanti dulu, kamu kenapa gak kaya bisanya "


" kenapa biasa aja tuh "


" gak kamu dari tadi diemin aku, trus dingin gitu ngomongnya "


huh gak peka banget w lagi kesel.batin galih


" apa aku punya salah sama kamu " kata Ana


namun galih hanya diam


" kenapa sih lih, kamu diem aja " kata Ana matanya sudah berkaca-kaca


galih menghembuskan nafas dengan kasar mengontrol emosi nya.dia tak tega melihat Ana menangis karena dirinya. galih pun turun dari motor langsung memeluk Ana.tangis Ana pun pecah di pelukan galih, Ana membalas pelukan galih dengan erat


" aku gak papa, udah jangan nangis lagi " ucap galih lembut melepaskan pelukannya dan mengusap air mata Ana dengan ibu jarinya. tapi Ana masih tak percaya dengan ucapan galih.


" tadi aku cuma kesel aja liat kamu, berduaan sama itu ketsos "


" tapi aku kan gak ngapa-ngapain "


" iya aku tau "


" tapi kenapa kamu marah "


" aku gak marah cuma kesel aja "


" terus kenapa kamu diemin aku "


" aku cuma gak suka aja ada cowo lain yang deketin kamu, terus kamu senyum lagi sama dia " ucap galih mencubit hidung Ana


" ish sakit tau "


" kamu itu cuma punya aku, senyum kamu cuma buat aku paham "


" iya " ucap Ana tersenyum

__ADS_1


" kenapa senyum-senyum gitu "


" gak papa, kamu kalo cemburu ngeselin "


" siapa yang cemburu " elak galih memalingkan wajahnya


" oh gak cemburu ya "


" kak Rendy..." ucap Ana menjahili galih.galih mendengar Ana memanggil orang yang ia tak suka langsung menoleh kearah Ana, dan Ana langsung terbahak melihat raut wajah galih yang kesal


" kamu berani ya bohongin aku " ucap galih mencubit pipi Ana


" ih sakit tau, abis katanya gak cemburu tapi baru denger namanya aja langsung kesel "


" ya ya ya aku cemburu puas "


" puas banget " ucap Ana tertawa


" ya udah pulang yuk " ucap galih memakaikan helm Ana


" ayo " ucap Ana setelah naik ke atas motor


" ya udah pegangan dong " Ana pun melingkarkan tangannya di pinggang galih


di taman


" udah cape kalian debatnya " kata Rio


" cape sekarang w haus " kata Lia dan Rian bersamaan


" ya udah ayo pulang " ucap Fitri berdiri


" iya, eh Ana sama galih mana " tanya Lia baru menyadari bahwa tidak ada galih dan Ana


" mereka udah pulang duluan " kata Rio menggandeng tangan Fitri berjalan mendahului Rian dan Lia


" gandeng terus " sewot Rian


" biarin sih mereka kan pacaran " kata Lia berjalan meninggalkan Rian sendiri


" woy tungguin " kata Rian


*walaupun Lo cerewet tapi w suka, tapi kenapa Lo gak peka-peka sih.batin Rian


**jangan lupa like dan komen ya guys....


makasih yang udah mau mampir 😘😁🙏***

__ADS_1


__ADS_2