Biarkan Kami Bersama

Biarkan Kami Bersama
part 26


__ADS_3

" loh kamu....." kaget Ana dan pelayan tersebut


" galih kamu kerja disini " kata Ana bangun dari duduknya


" emm iya..." kata galih tersenyum canggung


" kok kamu gak bilang sama aku " tanya Ana


" sorry ya.... nanti ya aku jelasin ke kamu sekarang aku harus kerja dulu, gak enak sama yang lain " ucap galih tak enak di perhatikan sesama pekerja


" oh iya gak papa " ucap Ana maklum


" emmm sekarang kamu mau pesen apa " tanya galih


" aku pesen jus jeruk aja dulu sekalian nunggu yang lain " kata Ana kembali duduk


" ya udah... " ucap galih tersenyum meninggalkan Ana


kasian kamu galih waktu kamu habis buat sekolah dan kerja tapi aku bangga punya kamu yang bisa membagi waktu antara belajar dan bekerja.batin Ana melihat punggung galih menjauh.


" hai Ana " ucap Lia duduk di sebelah Ana


" sorry ya lama " ucap Fitri


" oh gak kok w juga baru sampe " kata Ana


" Lo liatin apa sih An " kata Rian


" w gak liatin apa-apa kok "


" Lo dah pesen An " kata Rio


" udah tapi baru minum aja "


" oh ya udah w juga mau pesen "


baru saja Rio ingin memangil pelayan, galih datang menghampiri meja di mana mereka sedang duduk membawa pesanan Ana.


" ini pesanannya " kata galih


" loh galih Lo kerja di sini " kata Rian kaget melihat galih berpakaian pelayan


" iya, Lo mau pesen apa biar w tulis " kata galih


" oh ya udah w mau pesen coffie latte 2 sama..." ucap Rian melihat Lia dan Fitri


" kita berdua samain aja sama kaya Ana trus makanannya stik kentang aja "


" berarti coffie latte 2, jus jeruk 2, sama stik kentang goreng ya " ucap galih mengulang pesanan teman-temannya


" iya lih " ucap Rio


" ok tunggu sebentar ya " ucap galih tersenyum meninggalkan meja teman-temannya

__ADS_1


" Na Lo tau galih kerja di sini " tanya Lia berbisik


" w juga baru tau " kata Ana


" Lo gak malu apa punya pacar pelayan " kata Lia hati-hati agar Ana tak tersinggung


" gak kok, malah w bangga dia " ucap Ana tersenyum


" dia bisa mandiri gak bergantung sama orang tuanya " sambung Ana bangga


" iya juga sih "


" hey Lo berdua ngomongin apa sih kok bisik-bisik gitu " kata Rian


" kepo..." kompak Ana dan Lia


" ini urusan cewek " kata Lia


" w di ajak donk, w disini kaya kambing congek tau gak kalian sibuk masing-masing " kata Rian sebal. setelah mendengar ucapan Rian, ana dan Lia sadar kalau tidak ada yang mengajak Rian berbicara Fitri dan Rio sibuk dengan pembicaraannya.


" ini pesanannya " kata galih meletakkan pesanan teman-temannya


" silahkan di nikmati ya w lanjut Keja dulu "kata galih hendak melanjutkan pekerjaannya tapi di cekal oleh ana


" kamu selesai kerja kapan " tanya Ana pada galih


" sebentar lagi juga jam kerja aku selesai, udah ya aku kerja dulu " ucap galih tersenyum sambil mengusap kepala Ana lalu melanjutkan langkahnya


" w kagum sama galih " kata Rian


" anjirr w masih normal ya " tak terima perkataan Rio


" hahahaha bercanda w " kata Rio terkekeh


" w tu kagum sama galih Karana di saat semua remaja di usianya masih asik main dia malah sibuk kerja jadi tulang punggung keluarga nya "


" iya w setuju sama Lo " ucap Rio


saking asiknya mereka bercengkrama tak terasa sudah 2 jam mereka berada di tempat itu.


" eh udah malem nih balik yok " kata Rio melihat jam yang melingkar di tangannya


" iya ayo pulang " kata Fitri berdiri dari duduknya di ikuti oleh teman-temannya tapi tidak dengan Ana masih duduk dan melihat galih membersihkan meja.


kasian galih pasti cape.batin ana melihat wajah galih tampak kelelahan.


" Ana Lo gak mau balik " ucap Fitri


" eh kalian duluan aja, w mau bareng' galih kayanya di juga udah mau pulang "


" oh ya udah kita duluan ya " ucap Lia berjalan keluar di susul Fitri menghampiri Rio dan Rian sedari tadi sudah menunggu. Rio menanyakan keberadaan Ana setelah mendengar jawaban Fitri tentang Ana mereka pun menjalankan motor meninggalkan cafe.


" lih kamu udah selesai " ucap Ana menghampiri galih

__ADS_1


" sebentar lagi Ana "


" kamu kok belum pulang " sambung galih


" aku sengaja mau bareng sama kamu " ucap Ana tersenyum manis membuat lelah galih seketika hilang


" ya udah aku ganti baju dulu ya " ucap galih tersenyum mengelus kepala Ana dan beranjak untuk ganti pakaian. setelah berganti pakaian galih menghampiri Ana


" udah selesai "


" udah yuk, w duluan ya semua " ucap galih kepada teman-temannya. galih berjalan mengandeng tangan Ana. teman-teman galih banyak yang berbisik mengenai hubungannya dengan Ana


" siapanya galih ya itu cwe " kata gadis yang suka dengan galih


" mungkin pacarnya " kata si A


" iya orang mesra gitu " kata si B


" dari penampilannya keliatan orang berada gak pantes sama galih " ucap seseorang yang tidak menyukai galih


" udah kalian ini malah ngomongin galih, itu urusan dia gak usah ikut campur "


Galih & Ana


galih mengantarkan Ana sampai di depan rumah.sampai di rumah sudah terlihat sepi lampu sudah di matikan.


" maaf ya aku ngerepotin kamu " kata Ana


" gak kok aku seneng bisa anterin kamu " ucap galih berusaha tersenyum manis menutupi rasa lelahnya


" lagian ada yang mau aku bicarain sama kamu soal aku sekarang kerja di cafe " sambung galih


" tapi kalo kamu cape kita bisa lanjut besok aja di sekolah ceritanya " ucap Ana tak enak


" gak papa sayang, biar sekarang selesai biar gak salah paham ok " Ana hanya diam menatap galih kasihan. pasti kamu lelah banget, tambah sayang sama kamu.batin Ana tersenyum


" jadi aku kerja di cafe udah 2 mingguan, karena bengkel tempat aku kerja tutup dan pindah lokasi jadi aku cari tempat kerja yang lain dan maaf aku belum sempet cerita sama kamu " ucap galih panjang lebar


" iya aku ngerti kok walaupun tadi sempet kesel sama kamu, Karena kamu gak cerita sama aku, berarti aku bukan orang yang penting dalam hidup kamu donk karna kamu gak cerita " cerocos Ana


" tuh kan salah paham " kata galih


" iya maaf " ucap Ana menunduk.melihat Ana menunduk galih mengangkat wajah ana agar bisa melihatnya. mereka berdua saling tatap mengunci pandangan mata mereka satu sama lain


" dengerin aku ya, kamu itu orang yang paling aku sayang dan yang paling penting setelah ibu aku jadi jangan kamu anggap diri kamu itu gak penting buat aku oke " kata galih


Ana hanya mengangguk langsung memeluk galih dengan erat galih pun membalas pelukan Ana.


" ehemmm..." suara seseorang memergoki galih dan Ana berpelukan.


***jangan lupa like dan komennya...


tinggalkan jejak ya guys..

__ADS_1


terimakasih yang udah mau mampir


tbc***


__ADS_2