Biarkan Kami Bersama

Biarkan Kami Bersama
part 39


__ADS_3

brakk


suara pintu terbuka dengan kasar sampai Ana dan galih terkejut.


" gimana keadaan kamu dek " ucap Panji berjalan ke arah Ana dengan napas terengah-engah. karna Panji sangat khawatir saat mendapat kabar dari galih kalau Ana pingsan.


" kakak....kok bisa di sini " kata Ana terkejut menatap kakaknya lalu kearah galih yang sedang tersenyum canggung merasa bersalah karena telah lancang meminjam ponsel Ana tanpa izin untuk menghubungi Panji kakak Ana.


" udah jangan salahin Panji dek, justru kakak sangat berterimakasih sama galih udah kasih tau keadaan kamu "


" tapi kak...dia udah pake ponsel aku gak izin lagi " kata Ana cemberut. ahhh malu banget w pasti galih udah liat foto dia jadi wallpaper w lagi.batin ana malu menutupi wajahnya


" emang kenapa sih orang galih pacar kamu juga...oh apa jangan-jangan kamu nyimpen nomer cwo lain ya " tuduh Panji


" enak aja " tak terima Ana, melihat tingkah Ana sepertinya tidak nyaman dengan pertanyaan kakaknya, galih berjalan keluar lalu mengkode agar Panji mengikutinya. sadar akan kode yang di berikan galih, Panji pun mengikuti galih keluar setelah berpamitan kepada Ana terlebih dahulu


" kenapa lih..." kata Panji penasaran

__ADS_1


" aku cuma mau kasih tau kakak, orang yang udah bikin Ana ke kunci di kamar mandi "


" berarti ini di sengaja dan Lo udah tau siapa orangnya "


" iya kak tadi sebelum kakak ke sini aku udah cek cctv di Deket toilet.....dia itu cwe temen aku waktu SMP ternyata dia suka sama aku, mungkin dia kesel sama Ana karena tau Ana pacaran sama aku, aku juga gak nyangka dia bisa berbuat kaya gini "


" wah gak bisa di biarin itu bocah enak aja adik kesayangannya w jadi korban " kata Panji emosi


" kakak tenang aja bentar lagi dia dapet balasan yang setimpal karna aku udah laporin dia ke guru BK "


setelah memastikan Ana baik-baik saja panji pun kembali ke kampusnya karna masih banyak tugas yang belum ia kumpulkan. Panji mempercayakan Ana pada galih. saat ini di dalam UKS hanya ada Ana dan galih semua petugas yang berjaga sedang istirahat karna waktunya makan siang.


" gimana, masih ada yang sakit gak " tanya galih


" gak kok " ucap Ana tersenyum. " sekarang aku laper ke kantin yuk " ucap Ana hendak turun dari brangkar baru saja Ana berdiri karena masih lemas tubuhnya limbung untung saja ada galih yang sigap menangkap tubuh Ana agar tidak jatuh. sesaat pandangan mereka bertemu lalu entah ada keberanian dari mana wajah galih terus mendekat ke wajah Ana, ia hanya terpaku melihat wajah galih semakin mendekat reflek Ana memejamkan matanya, hanya tinggal beberapa centi jarak wajah keduanya


brakk

__ADS_1


pintu terbuka dengan kasar dari luar membuat Ana dan galih terkejut membenarkan posisi mereka.


*aduh malu banget w. batin Ana


bodoh banget sih w, bisa-bisanya w mau c**m Ana gak bener nih otak w. batin galih*


" omoo... w gak liat apa-apa kok " kata Lia langsung membalikkan badannya. teman-temannya bingung melihat Lia tidak jadi masuk malah berbalik dan menutup matanya.


" kenapa Lo Lia " tanya Fitri


belum sempat Lia menjawab Ana dan galih sudah keluar dari UKS bergandengan tangan dengan Ana menunduk malu karna kepergok hampir berc*um*n. galih berdehem lalu melewati teman-temannya begitu saja, membuat mereka semua semakin penasaran akhirnya mereka mengikuti langkah galih.


***makasih ya yang udah mau mampir ke karya aku 🤗🙏


jangan lupa like, vote dan komen ya


tbc***

__ADS_1


__ADS_2