
pov galih
hari ini aku merasa tidak bersemangat untuk bekerja entahlah apa yang terjadi pada ku. untung saja bengkel hari ini tidak terlalu ramai sehingga aku bisa bersantai.
ish kenapa sih w kepikiran Ana terus, padahal kan dia udah punya cowo. trus kenapa juga sama dada w terasa sesek banget liat dia sama cowo tu.batin ku
" hei lih " ucap pak Dani ( pemilik bengkel )
" eh pak, ada apa " ucap ku terkejut
" kamu itu kenapa dari tadi saya liat kamu ngelamun terus "
" dan jangan panggil saya pak, emang saya setua itu apa " sambung pak Dani
" hehe saya gak papa "
" terus saya panggil apa kan bapak atasan saya "
" kan udah saya bilang kamu panggil saya kak aja umur saya juga baru 23 "
" iy kak " ucap ku tersenyum
" kamu itu kenapa hari ini kurang semangat gitu " tanyanya lagi
" saya gak papa kak, mungkin hanya kecapean "
" kalo kamu gak enak badan tau udah kamu boleh pulang istirahat "
karna aku merasa tidak fokus jadi aku iyakan ucapan kak Dani
" baiklah kak " ucap ku berdiri dari duduk ku
" ya sudah hati-hati ya "
" ya kak terimakasih,besok saya janji datang lebih awal " ucap ku menaiki sepeda
aku pun pulang ke rumah masih dalam keadaan bingung dengan perasaanku. di sepanjang perjalanan pulang pandangan mata ku kosong sehingga aku menabrak seseorang.
" aduh kaki w " keluhnya memegangi kakinya
" astagfirullah " ucap ku terkejut lalu turun dari sepeda ku.
" Lo gak papa " ucap ku
" gak papa cuma kaki w aja agak sakit " jawabnya masih fokus pada kakinya
__ADS_1
" sory ya, w gak sengaja "
" ya gak papa " ucapnya menatap ku
" loh..Lo kan temennya Ana kan " tanya ku saat tau orang itu teman Ana
" iya, Lo galih kan anak baru itu "tanyanya
" iya. sory ya w gak sengaja tadi, w bawa sepeda Meleng "
" iya gak papa "
" ya dah w lanjut jalan lagi ya " ucapnya hendak pergi
" eh tunggu...siapa nama Lo "
" w Fitri sahabatnya Ana "
apa w tanya dia aja ya soal hubungan Ana sama cowo itu, tapi apa dia mau ngasih tau ya. w juga gengsi sih kepoin Ana
ah persetan dengan gengsi. batin ku kesal
aku pun langsung menaiki sepeda ku mengejar Fitri untuk menanyakan soal Ana
" kenapa " ucapnya seraya membalikkan badannya melihat ku
" emmm w mau nanya "
" nanya apa "
" ini tentang Ana " ucap ku ragu
" lah si Ana kenapa " jawabnya menaikan sebelah alis menatap ku bingung. sejenak aku terdiam
" cepetan Lo mau ngomong apa sih " ucapnya agak kesal. lama aku terdiam sebelum angkat bicara
" jangan marah donk " ucap ku
" lagian dari tadi w tungguin Lo diem aj "
" iya iya ne w ngomong "
" w cuma mau tanya sebenernya ada hubungan apa sih si Ana sama cowo yang sering nyamperin Ana ke kelas " ucap ku
" kenapa emangnya " ucapnya bingung
__ADS_1
" ya gak papa mau tau aja "
" oh w tau Lo suka ya sama Ana makanya Lo cemburu sama si Alex yang suka deketin Ana " ucapnya meledek ku
" apaan sih orang cuma mau tau aja kok "
" oh gitu, berarti Lo gak suka dong sama Ana "godanya
" suka kok..ups " ucap ku keceplosan langsung menutup mulut ku
aduh kenapa sih ne mulut gak bisa di ajak kompromi.batin ku kesal
" hahaha ketahuan kan Lo suka sama Ana "
aku diam tak merespon ucapannya
" iya, tapi Lo jangan kasih tau Ana ya pliss " ucap ku memohon
" ya Sans aja " ucapnya tersenyum
" klo masalah si Alex yang deketin Ana Lo tenang Ana gak punya hubungan spesial kok sama Alex "
" beneran " ucap ku senang
" iya, ya dah w mau lanjut jalan ya " ucap Fitri hendak pergi
" tunggu " ucap ku menghentikannya
" Lo mau kemana "
" w mau pulang " ucap Fitri
" oh ya dah w anterin Lo, sebagai tanda terimakasih "
" terimakasih buat ..."
" buat Lo jawab pertanyaan w soal Ana "
" ya udah ayo w juga dah cape ne jalan "
aku pun mengantarkan Fitri sampai rumah.setelah sampai halaman rumah Fitri aku langsung pamit pulang. aku pulang dengan perasaan tenang karna telah mengetahui hubungan Ana dengan Alex.
ayo donk like dan komen
aku tunggu ya komennya siapa tau kalian mau ngasih masukan tentang cerita aku 😊
__ADS_1