
*haiiii.....
budayakan like sebelum membaca ya
biar author nya lebih semangat lagi upnya
happy reading all ππ
βοΈβοΈβοΈβοΈ*
Brakkkk.....
" galih....." teriak Ana melihat sang kekasih terpental beberapa meter dari tempatnya setelah menolongnya. Ana berlari menghampiri kekasihnya yang sudah di kerumuni banyak orang dan pak putra sungguh syok dengan apa yang terjadi barusan.
" galih bangun...hiks...hiks " ana menangis menaruh kepala galih yang berlumuran darah di pangkuannya
" tolong angkat bawa ke mobil saya pak " kata pak putra, galih pun diangkat oleh beberapa orang di masukkan ke dalam mobil bagian penumpang ada Ana yang menemani galih
" terimakasih pak " kata pak putra segera melajukan mobilnya ke rumah sakit, di sepanjang perjalanan Ana terus menangis melihat keadaan galih.
" galih...hiks..hiks..bangun...kamu gak boleh tinggalin aku...hiks...hiks...pah cepetan donk bawa mobilnya " Ana terkejut saat tangannya di genggam erat oleh galih
" galih kamu...." belum sempat Ana meneruskan ucapannya sudah di hentikan oleh jari galih
" jang-an se-dih " ucap galih susah payah tangannya menghapus air mata Ana menampilkan senyuman pada Ana
" galih...." teriak Ana galih kembali tak sadarkan diri.
segitu sayangnya kamu sama dia nak.batin pak putra melihat putrinya menangisi galih
πΏπΏπΏπΏπΏ
__ADS_1
di rumah mewah ada seorang pemuda duduk menanti seseorang yang akan ia tanyakan kejadian sebenarnya tentang delapan belas tahun yang lalu.
" pah...."
" eh tumben kamu di rumah biasanya pergi nongkrong " menghampiri sang putra
" ada yang mau aku tanyain ke papa " anak itu dalam mode Sirius
" ya mau tanya apa " sang papa duduk di sebelah putranya
" apa bener aku punya saudara "
deg...
apa mungkin Rendy sudah tau...apa ini sudah saatnya aku menceritakan semuanya.batin sang papa
" emm....iya kamu punya seorang adik "
" jadi papa selingkuh dari mama " Rendy agak emosi sampai bangun dari duduknya
" dulu aku gak sengaja berapa kali liat papa bareng sama perempuan saat itu kalian sedang bertengkar masalah anak sehingga aku menyuruh anak buah papa menyelidiki latar belakang perempuan itu tapi yang aku dapat hanya tentang siapa anak itu kejadian sebelum itu aku gak dapet info apa-apa " jelas Rendy
" papa akui kamu emang hebat gerak cepat kamu mencari informasi memang tidak dapat diragukan lagi sama seperti ayah kamu "
" a-ayah " terkejut Rendy
" ya ayah kamu....ayah mu adalah kakak ku.....
dulu waktu ibu kamu baru melahirkan kamu ayah kamu kecelakaan dan ia menghubungi ku untuk datang menjenguk nya tapiii....saat aku sampai beliau sudah tiada...aku hancur melihat kakak yang ku sayang terbujur kaku, ia hanya menitipkan surat pada ibumu agar aku menjaga kamu dan ibumu, aku yang melihat ibumu menangis menggendong bayi sehingga aku tak tega dan menjalankan wasiat terakhir dari ayah mu tanpa aku sadari aku telah melupakan keluargaku lebih tepatnya istri yang baru beberapa bulan aku nikahi dan tak tau jika ia sedang mengandung buah cinta kami...sampai beberapa saat lalu kami tak sengaja bertemu setelah sekian lama....jadi tuduhan mu papa selingkuh itu tidak benar " jelas pak Galuh tak terasa air matanya mengalir
" ja-jadi aku bukan anak kandung papa " Rendy terduduk lemas atas lantai, orang yang ia gadang-gadang selama ini sebagai ayah kandungnya ternyata hanya omnya.
__ADS_1
" kamu tetap anak papa yang sangat papa sayangi dan banggakan " Pak Galuh menghampiri rendy dan menenangkan nya ia tahu pasti berat untuk menerima kenyataan ini, " tapi papa mohon sama kamu mengerti keadaan papa saat ini papa sedang memperjuangkan untuk mengembalikan keluarga papa supaya kita bisa kumpul dan kamu mau ya terima mereka jadi ibu dan adik kamu "
mungkin ini saatnya w buat papa bahagia, w gak bisa egois dia juga butuh kasih sayang dari papa.batin Rendy yang melihat tatapan mata sang papa mengisyaratkan ingin memperbaiki hubungannya dengan keluarganya
lama Rendy terdiam membuat pak Galuh sedikit kecewa, " papa tau ini sulit buat kamu " pak Galuh mencoba untuk tersenyum saat ia membalikkan badan ditahan oleh Rendy
" aku mau pah, " membuat pak Galuh senang seketika
" serius...."
" iya pah aku juga mau ngerasain punya keluarga lengkap " Rendy tersenyum dan memeluk sang papa
saat sedang bahagia karna Rendy menyetujui rencananya ponsel pak Galuh berdering menandakan adanya panggilan masuk, dahi pak Galuh berkerut melihat layar ponselnya.
" sebentar papa angkat telpon dulu "
π *halo...
π.........................
πapa....sekarang dia dimana???
π.........................
πbaik saya segera ke sana
pak galuh menutup ponselnya*
" ada apa pah " tanya Rendy melihat sang papa cemas
" adik kamu kecelakaan....ayo kita kesana "
__ADS_1
" baik pah "
Rendy dan papanya meninggalkan rumah dengan tergesa-gesa, Rendy memilih yang menyetir karna melihat sang papa sangat cemas takut tak konsentrasi.