Biarkan Kami Bersama

Biarkan Kami Bersama
part tiga belas


__ADS_3

mentari pagi sudah menampakkan sinarnya,membangunkan semua makhluk hidup di bumi. pagi ini galih begitu semangat berangkat sekolah tak lupa senyum manis di bibirnya.sesampainya dikelas suasana kelas masih sepi belum ada murid yang datang kecuali Ana yang sedang duduk di bangkunya membaca buku.galih tersenyum melihat Ana


ya Allah cantiknya makhluk ciptaan mu.batin galih terus menatap Ana sambil berjalan menghampiri Ana


" assalamualaikum Ana " ucap galih dengan senyumannya


" eh waalaikumsalam " jawab Ana bingung


kesambet apa ne bocah kemarin diemin w sekarang dah senyum manis gini.batin Ana


" woy Na " ucap galih menjentikkan jari di wajah Ana


" ah apa " ucap Ana terkejut


" Lo kenapa bengong " tanya galih


" enggak kok siapa yang bengong " elak Ana


" lah terus kenapa Lo diem aja w panggil-panggil juga " kata galih


" gak sebenarnya w bingung aja sama sikap Lo "


" kenapa sama sikap w "


" Lo itu aneh tau gak "


" aneh...aneh gimana maksudnya "


" iya aneh kemarin Lo diemin w sekarang Lo dah kaya biasanya lagi sama w "


" emmm s-sorry " ucap galih gugup


" sory buat apa " tanya Ana bingung

__ADS_1


" ya buat sikap w ke Lo kemarin, karna w kesel sama Lo "


" hah.. kesel kenapa Lo sama w, emang salah w apa " tanya Ana


galih terdiam sejenak bingung harus bicara apa lalu galih menghela nafas untuk menetralkan detak jantungnya.


duh kenapa sama jantung w serasa deg-degan gini klo ngobrol sama Ana.batin galih


" emm sebenernya w kesel kemarin liat Lo sama cwo itu, w juga gak tau kenapa kalo liat Lo Deket sama cowo lain dada sesek " ucap galih terus terang


ya ampun ternyata bener dia cemburu sama si Alex,berarti perasaan w gak bertepuk sebelah tangan donk.batin Ana senang


" oh w gak ada hubungan apa-apa kok sama Alex "


" beneran..." ucap galih senang reflex memegang tangan Ana


" i-iya bener " ucap Ana tersenyum menoleh kearah samping karena malu tangannya di pegang galih


" eh sory " ucap galih menyadari tangannya memegang tangan Ana


Ana dan galih mengobrol cukup lama tak terasa sudah banyak anak-anak yang berdatangan. tanpa Ana dan galih sadari ternyata ada yang mendengar semua pembicaraan gali dan Ana. dugaan w bener klo Lo suka sama Ana, w ikut seneng lih kalo Lo seneng.batin orang itu tersenyum melihat Ana dan galih


" good morning all " teriak Lia langsung dapat


tonyoran dari Fitri


" berisik b*g* " kata Fitri


" ish kenapa sih Lo, jadi berantakan kan rambut w " kesal Lia berjalan ke tepat duduknya


Ana melihat kedatangan kedua sahabatnya tersenyum


" gimana lih " ucap Fitri menggoda galih

__ADS_1


" apanya " ucap galih pura-pura tak mengerti


mendengar ucapan galih yang pura-pura Fitri hanya membalas dengan senyum mengejek


aduh malu juga w kalo ketauan Ana kemarin w sampe lancang nanyain tentang dia ke sahabatnya.batin galih


" kenapa sih fit " kepo Lia


" gak papa " ucap Fitri cuek


" ish Lo ma gak asik " ucap Lia cemberut


tringggg bel masuk


" baik anak pelajaran kita mulai buka buku fisika halaman 26 dan kerjakan y "


" baik pak "


" bapak pamit dulu ada rapat di ruang guru setelah selesai tugasnya tolong kumpulkan sebelum bel istirahat. bapak pamit dulu dan jangan berisik " ucap guru fisika itu langsung berlalu dari kelas


semua anak-anak sedang fokus mengerjakan soal yang diberikan guru. tapi lain dengan Ana yang penasaran dengan ucapan Fitri tadi


ada apa ya Fitri sama galih,apa maksudnya tadi ucapan fitri.batin Ana penasaran


akhirnya Ana menanyakan kepada galih apa maksud ucapan Fitri tadi melalui kertas


lih apa maksud ucapan Fitri tadi.


Ana langsung menaruh kertas itu di depan galih yang sedang mengerjakan soal. galih bingung mau jawab apa setelah membuka kertas tersebut


maaf An kemarin w gak sengaja ketemu Fitri dan nanyain tentang hubungan Lo sama Alex


Lo gak marah kan

__ADS_1


galih menaruh kertas itu takut-takut Ana akan marah padanya setelah membaca tulisannya. ternyata di luar dugaan galih Ana tersenyum padanya menandakan Ana tidak marah. galih pun merasa lega.


uh untung aja dia gak marah.batin galih membalas senyuman Ana


__ADS_2