Biarkan Kami Bersama

Biarkan Kami Bersama
part 64


__ADS_3

keesokkan harinya mentari sudah tinggi menyinari bumi tak mengusik sepasang kekasih yang tidur dengan keadaan saling memeluk memberi kehangatan satu sama lain


" emmm " Ana bangun merasakan beban di pinggang dan kakinya.


" astagfirullah w ketiduran disini.... sama galih... Alhamdulillah gak tejadi apa-apa." kaget sekaligus lega Ana dengan suara lirih tak ingin membangunkan galih yang masih tertidur nyenyak memeluk dirinya, Ana membalikkan badannya melihat wajah yang tenang tak seperti semalam


" kalo tidur gini kamu itu tenang banget...." Ana memberanikan diri menyentuh wajah galih meraba alisnya yang tebal bulu mata yang lentik " lentik banget sih bulu mata kamu, aku aja kalah " terkekeh Ana


" udah puas liatin akunya " ucap galih dengan mata terpejam


" eh...kamu udah bangun dari kapan " terkejut Ana wajahnya memerah menahan malu kepergok sedang mengagumi wajah galih.


" dari kamu meraba wajah aku " galih menampilkan senyum manisnya


*ya Allah senyumnya. batin Ana


bangun tidur aja cantik. batin galih*


" ehem...dah yuk bangun pasti mama sama papa khawatir " Ana bangun dari tidurnya tapi di tahan oleh Galih memeluknya erat


" kaya gini sebentar aja....aku dah bilang sama kak Panji kalo kamu sama aku dia ngijinin " Ana pun diam tak bergerak menuruti permintaan Galih


di tempat lain ada empat remaja yang heboh mencari kedua sahabatnya yang tidak bisa di hubungi sejak semalam lebih tepatnya kedua perempuan yang lebih heboh.

__ADS_1


" aduhhh.....kemana sih ne dua orang gak ada kabar dari semalem "


" udahlah sayang duduk sini...Fitri aja mau tenang " Rian menyuruh Lia untuk duduk karna ia pusing melihat kekasihnya terus mondar-mandir.


Lia pun duduk di sebelah Rian melihat Fitri mulai tenang " tapi....gimana gak cemas coba kamu hubungin galih gak bisa begitu pun Ana sama aja....aku takut mereka kenapa-kenapa " cemas Lia


" tenang sayang mereka pasti gak papa " Rian terus menenangkannya, sementara Rio berusaha terus menghubungi galih.


*📞 halo lih..... akhirnya Lo angkat telpon dari w. Rio pun menlouspeker panggilannya agar semuanya dengar.


📞 iya ada apa


📞Lo bilang ada apa....Lo gak tau kita semua khawatir sama Lo dan Ana tau.... semprot Lia


📞 syukurlah kalau kalian gak papa....kita cuma cemas karna gak biasanya kalian gak ada kabar. lega Fitri


📞 ya udah kalo gitu kita samperin Lo berdua ya. kata Rio


📞 w sih ok aja lagian Ana pasti seneng klo rame


📞 ya udah kita kesana sekarang. Rio pun mematikan sambungan teleponnya*.


mereka pun langsung berangkat menyusul Ana dan galih, setalah menempuh perjalanan lima belas menit akhirnya mereka sampai tempat dimana kedua sahabatnya itu berada Lia dan Fitri langsung turun menghampiri Ana tanpa mempedulikan pasangan mereka.

__ADS_1


" Ana w seneng Lo gak papa " kata Lia memeluk Ana bersamaan dengan Fitri, sedangkan para pria hanya melihat drama para wanita dengan geleng-geleng kepala


" w gak papa kok..." Ana terkekeh dengan kelakuan kedua sahabatnya padahal baru semalaman ia tak ada kabar tapi seperti sudah lama tak bertemu


" ish Lok malah ketawa kita tuh khawatir tau....sama Lo " kesal Lia memukul lengan Ana


" iya....iya sorry...." Ana tersenyum


" oh ya kenapa hp Lo kita hubungin gak bisa "


" sorry hp w mati " memperlihatkan ponselnya


" oh gitu...."


" Lo hutang penjelasan sama w " kata Lia menyidik,ia penasaran kenapa Ana bisa bersama galih. akhirnya mereka mengobrol menjadi 2 kubu yakni para wanita pisah dengan pasangan mereka yang pastinya sama meminta penjelasan dari galih mengapa ia susah di hubungi, Ana dan galih pun menceritakan yang sebenarnya berawal dari undangan makan malam sampai berakhir mereka tak pulang semalaman, teman-temannya terkejut mendengar cerita tentang Kenyataan bahwa galih dan Rendy adalah saudara.


💕💕💕💕💕💕💕


***thanks ya yang udah mau mampir 🙏🤗


sorry upnya jarang....jujur aq ngerasa insecure sama cerita yang aku buat takut gak sesuai keinginan kalian yang membaca....kasih masukan donk komen ya .....


jangan lupa like, vote dan komen ya 🤗

__ADS_1


tbc***


__ADS_2