Biarkan Kami Bersama

Biarkan Kami Bersama
part 81


__ADS_3

masih dalam suasana pesta pertunangan galih dan Ana, tap....tap...tap....suara sepatu dan hels berbenturan dengan lantai sangat terdengar dari pintu masuk mengalihkan pandangan para tamu undangan pada sosok pemuda yang sedang berjalan kearah galih dan Ana, pemuda itu terlihat lebih dewasa daripada sebelumnya apalagi ia datang dengan seorang gadis saat ini.


" selamat ya lihh " memeluk galih


" makasih bang.....lama Lo w tungguin " meninju pundak Rendy, Yap pemuda itu adalah Rendy ia sengaja pulang untuk menghadiri acara Galih.


" kak....kapan Dateng kok gak ngabarin....dan itu gandengannya siapa?? " tanya Ana


" baru sampe langsung ke sini...masa kalian gak kenal kalian semua udah kenal kok " semua bingung dengan yang di katakan Rendy


" Ana....w Rima and w mau minta maaf sama Lo atas kejadian beberapa tahun yang lalu " mengulurkan tangannya ke depan Ana


seketika Ana ingat dengan kejadian di mana ia terkunci di dalam toilet sekolah mengakibatkan ia pingsan di sana.


" iya kak.....gak papa kok " menyambut tangan Rima, Rima yang sekarang sangat berbeda dari yang dulu sekarang ia sangat anggun dan lembut.


" Lo hutang penjelasan sama w bang " Galih berbisik pada Rendy melirik Rima

__ADS_1


dari kejauhan wanita paruh baya yang baru saja kembali dari toilet terpaku dengan apa yang ia lihat di hadapannya, putra yang selama ini ia rindukan ada di hadapannya saat ini. Rendy menghampiri wanita paruh baya yang selalu ia rindukan pengganti sosok ibu baginya selama beberapa tahun terakhir.


" ibu...." Rendy memeluk Bu Mira terisak di dalam pelukan Rendy menumpahkan rindu yang selama ini menyiksanya rindu terhadap sang putra sulungnya, ia menganggap Rendy seperti Anak kandungnya. semua yang menyaksikan adegan ibu dan anak itu sangat terharu.


" udah....jangan nangis donk Bu " melepaskan pelukannya menghapus air mata Bu Mira dengan ibu jarinya.


" kamu jangan pergi lagi "


" gak Bu Rendy di sini...udah jangan nangis sekarang kita ke sana kumpul lagi sama yang lain " Rendy berjalan menggandeng tangan Bu Mira, pak Galuh yang melihat itu merasa bahagia ternyata Rendy mau menerima semuanya.


keluarga Wijaya dan Permana pun berpisah pulang ke rumah masing-masing tapi tidak dengan dua pasangan muda itu, walaupun hari sudah larut mereka memilih duduk di angkringan pinggir jalan.


" gimana bang...." galih membuka percakapan


" apanya...." pura-pura tidak tahu


" oh....ya udah klo gitu " galih pura-pura marah

__ADS_1


" iya-iya....kaya cewek Lo ambekan malu loh sama tunangan Lo " galih melirik Ana dengan senyum canggung dan kedua wanita itu menahan senyum.


" oke jadi gini......" Rendy pun menceritakan bagaimana ia bisa bertemu dengan Rima, yang ternyata Rima juga berada di Jepang sedang melakukan study di salah satu universitas di sana dan tanpa sengaja Rendy pernah hampir menabrak Rima, dari situlah hubungan mereka semakin dekat dan sampai sekarang.


" udah puas Lo...." serkah Rendy


" puas donk bang berarti Lo dah move on dari pujaan hati w " merangkul pundak Ana posesif


w seneng Lo berdua bahagia.batin Rima


" cihh....w juga bisa " bahkan Rendy memeluk Rima dari samping membuat pipi Rima memerah.


melihat jam yang melingkar menunjukkan hari semakin larut mereka pun berpisah mengantarkan pasangan mereka masing-masing, karna orang tua Rima di Jepang jadi Rendy mengantarkan Rima ke hotel di mana ia cek in.


🌿🌿🌿🌿🌿


catatan : jadi Rima udah tau ya klo Rendy itu adik kakak sama galih karna Rendy sendiri yang menceritakan semua masalah keluarga nya pada Rima

__ADS_1


__ADS_2