Biarkan Kami Bersama

Biarkan Kami Bersama
part 44


__ADS_3

tiga bulan kemudian


setelah hari itu hubungan antara galih dan Ana menjadi teman biasa Ana yang memutuskan untuk berteman dengan galih,tidak ada hubungan lebih diantara mereka, meski sangat sulit untuk memutuskan hubungan dengan galih tapi ia harus bisa demi keluarganya meskipun kebahagiaannya jadi taruhan.


semenjak Ana mengambil keputusan berpisah dengan galih, baik kehidupan Ana maupun galih sama-sama tak bahagia, seperti ada yang hilang di kehidupan mereka. kebahagiaan yang mereka tunjukkan kepada semua orang hanyalah kebahagiaan palsu, hanya orang tertentu yang dapat mengerti perasaan mereka.


" ahh gak seru sekarang kita cuma berlima " keluh Lia mengaduk-aduk jus di depannya. saat ini sedang weekend mereka berkumpul di cafe pelangi tempat galih bekerja.


" iya nih,....semenjak Lo berdua putus,Ana jarang banget ada waktu sama kita " Fitri tak sadar apa yang di ucapkan merubah raut wajah galih jadi tak seceria tadi.


" sayang...." Rio merasa tak enak pada galih. " apaan sih " Fitri menoleh ke Rio dan menyadari apa yang barusan ia katakan, Fitri jadi tak enak hati.


" gimana kalau kita ke pantai aja gimana " usul Rian mencairkan suasana


" boleh tuh...ide Lo kan udah lama kita gak ke pantai "


" oke kita ke pantai ya....Lo juga harus ikut lih biar refreshing kita "


" tapi w...."


" gak ada tapi-tapian....Lo itu susah bgt sih klo di ajak kumpul " kesal Rian


" ya udah deh w ikut " kata galih terpaksa. setelah membayar pesanan mereka keluar dari restoran tersebut menuju pantai.


setelah satu jam menempuh perjalanan mereka sampai di pantai yang mereka. dua pasangan itu sibuk dengan dunia mereka masing-masing melupakan niat mereka menghibur galih yang belum bisa menerima kenyataan tentang hubungannya dengan Ana.


kaya gini nih w males pergi Sama kalian mesti jadi nyamuk gak tau apa w jomblo.batin galih


galih memilih pergi berjalan menyusuri bibir pantai daripada melihat teman-temannya yang asik dengan dunianya masing-masing. saat galih tengah asik berjalan sambil menikmati pemandangan di kejutkan dengan suara teriakan tak jauh darinya.


tolong......ucap orang itu hampir tenggelam, galih berlari menceburkan diri kedalam air menolong orang tersebut.

__ADS_1


" hei bangun " ucap galih menepuk-nepuk pipi orang itu tapi belum ada reaksinya, galih tak kehabisan akal menekan-nekan dadanya hingga orang itu sadar


" uhuk....uhuk "


" akhirnya Lo sadar " lega galih


" thanks ya Lo dah nolongin w " ucapnya berusaha duduk.


" sama-sama lagian Lo itu ngapain berenang di tempat sepi gini...kalo gak bisa renang jangan renang "


" hehe bukannya w gak bisa berenang tadi kaki w tiba-tiba kram, untung ada Lo sekali lagi thanks ya "


" ya udah w pergi dulu "


" eh tunggu nama Lo siapa " katanya mengulurkan tangannya


" nama w galih " galih menjabat tangannya


semoga kita bisa ketemu lagi.batin Rina


galih memilih untuk pulang ke rumah daripada ia masuk angin, untung saja jaketnya tadi sempat ia lepaskan saat menolong Rina.


sementara teman-teman galih kalang kabut mencari keberadaan galih di sekitaran pantai tak dapat di temukan.


" gimana udah ketemu yan "


" belum Yo "


" aduh klo dia frustasi trus bunuh diri nyemplung kelaut gimana " ucapan Lia membuat semuanya tambah panik dan bersalah pada galih karna mereka melupakan niat awal mereka mengajak galih ke pantai


" udah coba telpon belum yank " kata Fitri

__ADS_1


" oh ya kenapa gak kepikiran ya " ucap Rio mengambil ponsel di saku celananya.


galih calling.....


πŸ“žhalo assalamualaikum


πŸ“ž waalaikumsalam..... Alhamdulillah lih Lo gak papa kan


πŸ“žiya w gak papa


πŸ“ž Lo kemana aja sih kita nyariin Lo tau gak, eh gak taunya Lo enak-enakan dirumah. ucap Rian mengambil handphone Rio


πŸ“ž sorry w pulang duluan tadi baju w basah


πŸ“ž kok bisa basah???


πŸ“ž tar w ceritain dah ya w mau istirahat dulu


assalamualaikum. ucap galih mematikan sambungan telepon.


" nih...mending kita pulang udah sore gak enak w sama Tante Mira ngajak anaknya lama-lama "


" alah gaya lu " kata Rio mengambil ponselnya


" ya udah kita pulang lagian galih juga udah di rumah kan "


akhirnya mereka semua pulang dengan perasaan tenang Karana galih tak melakukan yang di katakan oleh Lia.


di rumah Ana


Ana baru saja pulang dari jalan bersama Rendy langsung masuk ke dalam kamarnya lalu membersihkan tubuhnya yang terasa lengket. setelah mandi dan berpakaian rumahan Ana merebahkan tubuhnya di kasur mengambil ponselnya memandangi wajah yang ia rindukan selama tiga bulan terakhir, tak terasa air matanya jatuh.

__ADS_1


aku kangen sama kamu


__ADS_2