
ke esok harinya semua teman galih dan Ana berkumpul di rumah Rio untuk berangkat ke vila keluarga Rio di puncak.
" gimana udah pada kumpul semua " tanya Rio yang baru keluar dari rumah
" tinggal galih belum Dateng " kata Rian
" oh ya udah kita tunggu dulu sebentar lagi " ucap Rio dan di setujui semuanya
aduh lih Lo dimana sih.batin Ana khawatir
" Lo kenapa na " tanya Fitri, mendengar ucapan Fitri semua perhatian menuju ke arah Ana
" apaan sih w gak papa kok "
" kenapa kalian pada liatin w kaya gitu "sambung Ana
" beneran Lo gak papa "
" muka Lo kaya khawatir gitu " kata Lia
" iya w beneran gak papa " kata Ana meyakinkan
" eh itu galih " kata Rio ingin menjahili Ana
" mana..." kata Ana senang
" cieeee dari tadi Lo nungguin galih ya " goda temannya
aduhh malu banget, keceplosan lagi.batin Ana
" apa sih gak ya " elak Ana
" masa sih " goda Lia, Ana tak menanggapi ucapan Lia karna pipinya sudah Semerah tomat
" hah haha ha " serempak menertawakan Ana yang malu-malu
" akhirnya Lo Dateng juga lih " kata Rian menyambut kedatangan galih sedangkan Ana tak mengetahui galih sudah datang karna posisinya membelakangi galih.
" Na tu galih " kata Fitri
" bohong lagi kan kalian " ucap Ana kesal tak mau membalikkan badannya
" beneran, serius w katanya tadi Lo nungguin dia sampe khawatir juga " kata Lia tersenyum mengejek
" apaan orang w gak khawatirin dia juga " elak Ana
" yah sedih banget w gak di khawatirin sama Lo " kata galih pura-pura kecewa
__ADS_1
hah itu beneran suara galih.batin Ana terkejut
" padahal tadi w sempet jatuh dari sepeda loh " ucap galih mendramatisir memegang lengannya
" apa trus Lo gak papa, mana yang sakit " panik Ana menghadap galih
" ish kok Lo senyum sih " kata Ana kesal
" oh Lo ngerjain w ya " sambung Ana menyadari kalau dia dijahili galih.Ana langsung masuk mobil dengan perasaan kesal.kedua sahabatnya langsung menyusul Ana.
" Lo sih lih, jadi marah kan tu bocah " kata Rio
" gk papa lah,biarin aja dulu " kata galih
" nah Lo ngapain bawa tas gede kaya gitu "
" ya buat barang yang w butuhin disana nanti " kata galih
" Lo mau liburan apa mau pindahan sih "kata Rian
" ah bacot Lo " kata Rio kesal Karan Rian banyak tanya
" nanti w jelasin ya, sekarang kita berangkat dulu keburu macet " sambung Rio yang sudah tau rencana galih
" ok deh "
*ish kok malah diem sih mana keliatan gak bersalah lagi sama w,gak minta maaf pula.batin Ana kesal melihat galih senang
maaf ya Na w terpaksa ngerjain Lo.batin galih sebenarnya tau dirinya di perhatikan Ana*
setelah dua jam menempuh perjalanan, akhirnya mereka sampai dengan selamat di vila keluarga Rio. sampai di vila mereka di sambut oleh mang Ujang penjaga vila tersebut.
" selamat datang apa kabar den" kata mang Ujang
" baik mang " ucap Rio tersenyum
" oh ya mang, apa kamarnya udah siap" tanya Rio
" sudah den, 3 kamar " jawab mang Ujang
" terimakasih mang " ucap Rio tersenyum
" oh tam mang kenalin ini semua teman saya "sambung Rio memperkenalkan temannya
" hai mang " kompak mereka bergantian menyalami mang Ujang
ya Allah masih ada anak muda sekarang yang sopan terhadap orang seperti saya.batin mang Ujang tersenyum canggung
__ADS_1
" ya sudah den, saya pamit pulang dulu "
" nanti kalau ada apa-apa panggi aja saya den " menunduk hormat kepada anak majikanya
" wah Yo ternyata Lo tajir juga ya " ucap Rian
" apaan sih Lo,ini punya bonyok w bukan punya w " kata Rio teman-temannya hanya tersenyum menanggapi kerendahan hati Rio
" ya dah nih kunci kamar di samping tangga buat Lo sama galih ya "
" yang ini buat para cewek di sebelah kamar galih sama Rian,klo w di atas lantai 2 ya "
" ya udah kita istirahat dulu yuk " kata Lia kepada Ana dan Fitri
" ayo " kata Ana berjalan melewati galih tanpa melirik keberadaan galih.kedua sahabatnya mengikuti Ana masuk ke kamar
" lih gak Lo bujuk tuh si Ana " kata Rian
" udah biarin aja " kata galih santai
" lah Lo kok santai aja sih, biasanya Lo paling panik kalo Ana ngambek " bingung Rian
" w ke atas dulu ya " ucap Rio meninggalkan galih dan Rian
" tuh lih Lo jelasin sama dia ya w mau istirahat dulu bye " sambung Rio
" ok " kata galih langsung masuk kamar meninggalkan Rian yang bingung
" kok w di tinggal sih " kesal Rian berjalan menyusul galih
" lih coba Lo jelasin punya rencana apa Lo sama Rio " tanya Rian baru masuk kamar
" sebenernya sih bukan Rio doang yang tau si Lia sama Fitri juga tau " kata galih
" wah parah Lo masa cuma w doang yang gak tau " kesal Rian
" ya lagian Lo kemarin sore kan gak Dateng pas w minta pada kumpul "
" ya w kan ada urusan jadi gak Dateng "
" udah cepetan jelasin apa rencana Lo " ucap Rian tak sabar
" sabar apa, sebenarnya...."
maaf ya cukup segini dulu hari ini
jangan lupa like dan komen ya
__ADS_1
makasih yang udah mampir