
di sebuah taman yang sangat indah duduk seorang pemuda yang sedang menikmati keindahan danau di tengah taman tersebut ia menoleh ketika namanya di panggil.
" galih..."
" ya..." galih menoleh kearah sumber suara itu menampakkan seperti sepasang suami istri yang usianya mungkin hanya beda beberapa tahun dari ibunya.
" galih...kami hanya ingin pesan pada mu nak...jangan pernah membenci ayah kandung mu...ia pergi meninggalkan mu dan ibu mu karena kami " ucap sang laki-laki
" iya sayang percayalah ayah mu orang yang sangat baik...ia rela mengorbankan orang yang dia cintai demi kami " perempuan itu tersenyum
" tapi aku tak mengenal siapa ayah ku..."
" suatu saat kalian pasti akan bertemu dan ingatlah pesan kami jangan membenci pernah ayah mu, sekarang kembalilah nak di sini bukan tempat mu "
" kenapa di sini sangat indah...aku suka di sini " galih melihat sekelilingnya alam yang begitu tenang dan damai
" belum saatnya kamu di sini hidup mu masih panjang..... kembalilah nak banyak yang menunggu mu "
" siapa....."
" galih.....galih..." galih berbalik ke sumber suara yang memanggilnya nampak cahaya yang sangat terang muncullah seorang gadis cantik yang selama ini mengisi ruang hampa di hatinya, gadis itu tersenyum mengulurkan tangan pada galih mengajak galih pergi bersamanya
" pergilah nak....ikut dengan orang yang kamu sayang " kata wanita itu
galih pun mendekati gadis itu menerima uluran tangannya berjalan masuk ke dalam cahaya meninggalkan sepasang suami istri itu.
☘️☘️☘️☘️☘️
Ana terusik dan terbangun dari tidurnya saat ada yang mengelus kepalanya dengan lembut.
" emm..... galih kamu udah sadar " Ana bahagia langsung memeluk galih
__ADS_1
" aduh..." keluh galih karna Ana memeluknya erat
" maaf...." melepaskan pelukannya menangis haru
" jangan sedih lagi " galih tersenyum
" gak kok aku seneng kamu udah bangun....kamu mau minum " galih mengangguk Ana pun mengambil minuman di atas meja membantu galih untuk minum.
" ibu..." saat Ana hendak membangunkan ibunya galih yang tertidur disofa tangannya di cekal galih menggelengkan kepalanya menandakan bahwa jangan mengganggu ibunya, Ana pun mengerti memilih duduk kembali.
" kamu buat aku khawatir tau.... harusnya tu aku yang di sini kenapa malah kamu "
" sutttt.....udah ya yang penting sekarang aku gak papa " menghapus air mata Ana
karna merasa terganggu dengan suara orang mengobrol ibu galih bangun melihat Ana sedang berbincang dengan galih, ia pun bangun menghampiri galih
" Alhamdulillah nak kamu sudah sadar " Bu Mira memeluk galih senang
" Alhamdulillah Bu "
" masih pusing sedikit "
" udah jam segini ibu keluar sebentar ya cari sarapan " Bu Mira melihat jam tangan yang melingkar dipergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul 6 pagi
" iya Bu "
" Ana ibu titip galih ya "
" iya Bu "
ibu galih pun keluar dari ruangan galih, tak selang berapa lama ibu galih pergi datang dua perawat yang membawakan sarapan untuk galih
__ADS_1
" permisi mba, mas " ramahnya
" ini Sarpan buat masnya dan ini obat di minum sesudah makan ya "
" baik sus "
" bagaimana keadaannya sekarang mas " tanya suster satunya sedang mengatur jalannya air infus galih
" masih sedikit pusing sus "
" itu mungkin efek bekas operasi kepalanya nanti sekitar jam 8 ada dokter yang akan memeriksa mas....kalau begitu kami permisi dulu jangan lupa di makan dan minum obatnya " kedua suster itu undur diri meninggalkan Ana dan galih
" sarapan sekarang ya aku suapin abis makan terus minum obat " galih hanya menurut di suapi Ana, dengan telaten Ana menyuapi galih hingga habis tak tersisa, selesai makan Ana membantu galih untuk minum obat.
" makasih ya kamu udah mau ngerawat aku di sini "
" kamu ngomong apa ini udah kewajiban aku merawat kamu itung-itung latihan lah..."
" latihan jadi istri yang baik ya " galih senyum menggoda
" apaan sih kamu " malu Ana
" udah kamu istirahat aja biar cepet sembuh "
" iya tapi kamu di sini ya..."
" iya aku gak kemana-mana kok " galih pun tertidur dengan menggenggam tangan Ana.
***jangan lupa like, vote dan komen.....
and thanks yang udah mau mampir 😘😘🙏
__ADS_1
tunggu kelanjutannya ya ......
tbc***