
" galih...." panggil Ana yang melihat galih jalan di koridor tapi galih tak bergeming dia terus berjalan seakan tuli tak mendengar Ana terus memanggil namanya. Ana merasa sedih karna galih marah kepadanya, pagi ini saja galih tidak menjemputnya. Ana terus mengejar galih sampai kelas.
" ikut aku... " kata Ana setelah berhasil mengejar galih, Ana langsung menarik tangan galih untuk mengikutinya. sampai di halaman belakang sekolah Ana melepaskan tangannya dari galih, pandangan mereka bertemu mengunci satu sama lain.
" kamu kenapa sih lih..." lirih Ana
" gak papa " dingin galih
" Aku minta maaf kalau aku ada salah ". ucap Ana menangis akhirnya pertahanan Ana agar tidak menangis runtuh juga, ia tak tahan kalau harus di diamkan oleh orang yang ia sayang.
" aku juga minta maaf ....kamu gak ada salah kok....maafin aku karna aku bentak kamu semalem " ucap galih memeluk Ana, ia tak tahan melihat orang yang dia sayang menangis karenanya.
" beneran... " ucap Ana masih terisak
" bener...maaf aku gak bisa kontrol emosi aku, keadaan aku tadi malem bener' lelah dan aku gak suka kamu bahas Rima karna apa aku gak mau kamu salah paham apalagi kamu tau kalau dia suka sama aku, aku gak mau seakan-akan aku kasih harapan ke dia sedangkan hati aku udah ada kamu " jelas galih
__ADS_1
" ih gombal...." ucap Ana tersenyum memukul dada bidang galih, menyembunyikan wajahnya yang merah.
" ya udah....kita masuk kelas yuk sebentar lagi bell "
" iya udah kamu duluan ke kelas aku mau ke toilet dulu " kata Ana dan di iyakan oleh galih. mereka berjalan bergandengan sampai di koridor mereka berpisah galih masuk ke kelas dan Ana ke toilet.
huh harusnya w lebih ngertiin galih lagi biar gak ada masalah kaya gini.lirih Ana di dalam hati
setelah mencuci wajahnya Ana hendak keluar tapi pintu terkunci dari luar.
" tolong ....ada orang diluar tolongin w kekunci di dalem " teriak Ana dari dalam tapi tidak ada seorang pun yang menolongnya karna sudah bell masuk.
di kelas galih merasa cemas karna sudah lama Ana tak kembali. kedua sahabat Ana pun ikut cemas mendengar penjelasan galih saat mereka menanyakan Ana, sampai pelajaran dimulai Ana tak kunjung kembali. akhirnya galih izin kepada guru untuk ke toilet, galih ke luar kelas dengan tergesa-gesa mencari Ana ke toilet.
sampainya di toilet galih langsung masuk tak peduli itu toilet wanita dan membuka pintu satu persatu untung toilet kosong tapi ada satu yang terkunci dengan tulisan toilet rusak. saat galih hendak putus asa karna tidak menemukan Ana di sana terdengar orang memanggilnya dengan suara lirih.
__ADS_1
" Ana kamu di dalem " kata galih panik mengetuk pintu bertuliskan toilet rusak itu.
" galih...galih tolongin aku...aku kekunci "
" kamu awas jangan di belakang " galih mencoba mendobrak pintu berulang-ulang sampai akhirnya berhasil terbuka, Ana langsung berhambur memeluk galih ketakutan.
" tenang ya ada aku di sini " galih berusaha menenangkan Ana yang ketakutan sampai tubuh Ana melemah tak sadarkan diri. galih panik langsung mengendong Ana dan membawanya ke UKS. sampai di UKS galih berteriak kepada dokter jaga yang ada di sana agar cepat menolong Ana, sampai kakak kelas yang berjaga di sana menenangkan galih.
" tenang bro.....tenang dari keliatannya dia cuma pingsan kok, lu udah kaya mau nganterin bini mau lahiran aja bro panik banget " orang itu tertawa meledek galih langsung terdiam saat galih menatapnya dengan tajam.
" dia sudah sadar silahkan kalau mau bertemu " ucap sang dokter tersenyum. mendengar ucapan sang dokter galih langsung berdiri dan masuk untuk menemui Ana, dokter dan murid yang berjaga hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah galih yang cemas berlebihan pada Ana
" gimana ada yang sakit gak "
" aku gak papa kok, tadi cuma syok aja jadi aku pingsan jangan panik ya "
__ADS_1
" Alhamdulillah kalo gitu, kamu istirahat aja disini aku mau izin dulu sama guru, nanti aku kesini lagi " ucap galih dan di iyakan oleh Ana
galih pun pergi ke kelas untuk minta izin menemani Ana di UKS guru pun mengizinkannya. para sahabatnya bingung melihat galih meminta izin dan pergi lagi keluar kelas. sebenarnya apa yang terjadi.batin para sahabat galih.