
Galih POV
Minggu pagi yang sangat cerah secerah hati ku, hari ini aku akan menghabiskan waktu libur ku bersama Ana, saat ini aku tengah bersiap akan menjemput Ana tapi sebelum aku pergi aku memutuskan untuk melakukan panggilan Vidio pada Ana.
calling Ana💖
*assalamualaikum. ucapku tersenyum saat melihat Ana ternyata belum siap-siap
waalaikumsalam, hai kamu kok udah rapi mau kemana. tanyanya
lah kamu lupa, hari ini kita kan mau jalan
astagfirullah, iya aku lupa mana belum mandi lagi. ucapnya tersenyum canggung melihat penampilannya.
ya udah kamu siap-siap aku sebentar lagi jemput kamu
ya udah aku siap-siap dulu ya.katanya hendak mematikan sambungan Vidio kami
ya yang cantik dandannya. ucap ku mengerlingkan sebelah mata ku
ihhh genit, ya udah sipp pokoknya
ya assalamualaikum
waalaikumsalam. ucapnya mematikan sambungan Vidio kami*
aku tersenyum memandangi layar ponsel ku yang terpampang foto Ana yang selalu menghiasi hari ku. setelah ku rasa sudah cukup rapi penampilan ku aku keluar kamar berpaspasan dengan ibu yang ingin mengetuk pintu kamar ku.
" kamu mau kemana masih pagi udah rapi aja "
" aku mau jemput seseorang Bu "
" siapa temen kamu " tanya ibu penasaran
" nanti juga ibu tau "
" oh ya Bu ada apa tadi ibu mau ke kamar aku "
" gak tadi ibu cuma mau minta tolong kamu beli sarapan ibu gak masak, ibu mau ke pasar dulu "
" oh ya udah nanti aku sarapan di jalan aja, ibu mau aku anter ke pasar "
" gak usah kamu pergi aja, ibu bisa sendiri "
" bener Bu "
" iya....ya udah sana nanti di tungguin sama temen kamu "
" ya udah aku pergi dulu ya Bu, assalamualaikum "
" waalaikumsalam "
Author POV
di sepanjang perjalanan menuju ke rumah Ana senyum galih tak luntur dari wajahnya karena galih sangat senang hari ini dia akan menghabiskan waktunya dengan Ana.
__ADS_1
jarang-jarang kan w bisa ngabisin waktu sama Ana.batin galih senang
tak terasa sudah sampai di depan rumah Ana, ternyata Ana sudah menunggu di depan rumahnya terlihat sangat cantik walau hanya dengan pakaian casual seperti kebanyakan Ana remaja seusianya.
" hai maaf nunggu lama ya " kata galih turun dari motornya
" gak kok aku baru aja keluar " ucap Ana tersenyum manis
" oh di dalem ada mama kamu aku mau izin dulu " kata galih
" mama ada gak usah izin, mama udah tau kok aku pergi sama kamu "
" oh ya udah kita pergi sekarang "
" iya " ucap Ana memakai helm
Galih menjalankan motornya meninggalkan rumah Ana dengan kecepatan sedang.
" kita sarapan dulu yok " teriak galih
" emang kamu belum sarapan " ucap Ana
di jawab gelengan kepala oleh galih akhirnya Ana menyetujui permintaan galih.
galih menghentikan motornya di taman dekat komplek perumahan Ana.
" kok kamu belum sarapan " tanya Ana turun dari motor
" iya tadi ibu gak sempet masak katanya mau ke pasar "
" hehe belum " jawab Ana malu karna perutnya berbunyi
" pantesan tadi kaya denger suara aneh gitu...ternyata dari perut kamu " ledek galih
" kita makan bubur di sini ya...gak papa kan "
" gak papa kok aku juga biasanya makan di sini sama kak Panji kalau abis joging "
" oh gitu "
galih dan Ana memutuskan makan bubur ayam di pedagang kaki lima di taman itu. saat Ana dan galih sedang menikmati makanan ada seorang gadis menghampiri meja Ana dan galih.
" hai lih " kata gadis itu
" oh hai " ucap galih tersenyum, melihat galih tersenyum kepada gadis yang tak Ana kenal ada perasaan kesal di hati Ana
" apa kabar lama kita gak ketemu "
" baik..." ucap galih melirik Ana
aduh pasti salah paham nih.batin galih melihat wajah Ana sedikit murung
" oh ya ini siapa " tanya gadis itu melihat Ana tak suka
" kenalin ini Ana pacar w "
__ADS_1
" kenalin w Rima temen deket galih " kata Rima menjabat tangan Ana
" w Ana pacarnya galih " kata Ana menekankan kata pacar karna Ana tau gadis di depannya ini mempunyai perasaan lebih terhadap galih.
" ya udah w pergi dulu ya sorry udah ganggu waktu kalian " kata Rima pergi dari tempat tersebut
" udah selesai kan makanya...ayo kita jalan lagi " kata Ana sedikit dingin berdiri dari duduknya langsung berjalan ke arah di mana mereka parkir motor tanpa menunggu galih yang sedang membayar makanan mereka.
aduh bener kan salah paham.batin galih mendengar ucapan Ana berubah dingin
" Ana..jangan diem aja dong "
" kamu marah " sambung galih
" gak tuh biasa aja "
" Jangan marah dong...aku minta maaf deh "
ternyata dia peka tapi w mau liat seberapa usahanya mau bujuk w .batin Ana senang
" maaf....buat apa " ucap Ana pura-pura kesal
" ya maaf aku gak pernah cerita tentang temen-temen aku di SMP yang dulu...beneran deh dia itu cuma temen gak lebih..ya walaupun aku tau dia suka sama aku tapi... aku gak pernah merespon perhatian dia bener deh sampai akhirnya aku ketemu sama kamu...aku ngerasain hal berbeda di hati aku...bener sumpah " ucap galih panjang lebar
" bener.... "
" iya bener...kalo gak percaya belah nih dada aku " kata galih
" ihh ngaco " kata Ana tersenyum
" nah gitu donk kalo senyum kan cantik "
blusss pipi Ana merona Semerah tomat mendengar ucapan galih
" masa mau ketemu camer cemberut kan gak banget, tar di kirain aku ngapa-ngapain kamu lagi "
" apa camer " kaget Ana
" iya abis ini kita ke rumah aku dulu, aku mau kenalin kamu sama ibu aku " enteng galih
" harus ya sekarang " panik Ana
" gak usah panik gitu, ibu orangnya asik kok "
" ya tapi kan aku jadi grogi kenapa kamu gak bilang dari tadi sih, masa aku ke rumah kamu gak bawa apa-apa "
" kita beli di jalan ok dan gak usah panik, ada aku kamu tenang aja " ucap galih menggenggam tangan Ana, merasakan hangatnya genggaman tangan galih, Ana menjadi sedikit tenang dan tersenyum manis kepada galih.
***jangan lupa like,vote dan komen ya
maaf kalau masih berantakan cara nulisnya harap maklum ya teman-teman
and thanks yang udah mau mampir buat baca karya aku
tbc***
__ADS_1