
Hari ini adalah hari keberangkatan Rendy ke Jepang, waktu baru menunjukkan pukul empat tiga puluh pagi Rendy sudah bangun dan bersiap karna pesawatnya akan lepas landas jam delapan pagi, ia mengecek barangnya satu persatu takut ada yang tertinggal serasa sudah cukup ia pun menutup kembali kopernya.
galih dan bu Mira pun sudah pindah ke rumah yang di tempati Rendy, awalnya Galih bersikeras ingin tinggal sendi di rumahnya, tapi berkat bujukan dari sang ibu akhirnya galih pun mau ikut pindah ke rumah pak Galuh
Rendy berjalan kearah tempat tidur lalu duduk di tepian tangannya mengambil sebuah foto yang berada di atas nakas, ia mengelusnya dengan sayang memandangnya dengan tatapan rindu yang mendalam.
ma...semoga keputusan Rendy untuk tinggal di Jepang dengan kakek benar.....Rendy ingingn memberi kesempatan papa untuk memperbaiki kesalahan-kesalahannya di masa lalu.....mama tenang aja Rendy pasti balik lagi ke sini walaupun entah itu kapan
tokk.....
tokkk.....
Rendy terkejut ada yang mengetuk pintunya ia langsung menghapus air matanya, menaruh foto tersebut pada tempatnya
" nak...kamu sudah bangun "
__ADS_1
" iya Bu....masuk aja " teriak Rendy
Bu Mira masuk ke kamar menghampiri rendy yang masih duduk di tepian ranjang, iapun ikut duduk sebelah Rendy.
" bagaimana nak... sudah siap semua kalau belum biar ibu bantu " Bu Mira menatap Rendy dengan sedih walaupun baru satu Minggu lamanya tapi ia menyayangi Rendy sama seperti ia menyayangi Galih jujur ia sedih Rendy akan jauh darinya.
Rendy tersenyum " udah beres kok Bu " memeluk Bu Mira dengan sayang sebenarnya ia juga sedih akan berjauhan dengan Bu Mira karena berkat Bu Mira ia dapat merasakan kasih sayang seorang ibu
" ibu jangan sedih....Rendy bisa jaga diri kok disana jadi ibu tenang aja lagian disana Rendy gak sendiri ada Oma sama opa "
" maaf Bu..." lirih Rendy
bu Mira hanya bisa menghela nafas pasrah, ia juga tidak boleh egois memaksakan keinginannya, ini juga demi kebaikan masa depan Rendy. Bu Mira dan Rendy turun ke lantai satu menuju ke ruang makan ternyata sudah ada galih dan pak Galuh di sana.
semua menikmati sarapannya dengan diam hanya ada suara dentingan sendok dan piring. setelah sarapan pak Galuh dan Bu Mira mengantarkan Rendy sampai halaman rumah saja karna kondisi Bu Mira sedang tidak sehat jadi pak Galuh memutuskan untuk tidak ikut mengantar Rendy sampai bandara hanya Galih saja yang mengantar Rendy.
__ADS_1
" hati-hati nak..." Bu Mira memeluk Rendy lagi
" iya Bu...." Rendy menatap sekeliling taman dimana ia menghabiskan masa kecilnya bermain di taman itu begitu banyak kenangan di rumah ini ia pasti akan sangat merindukannya.
" jika ada apa-apa hubungi papa " ia memeluk Rendy, sebenarnya ia pun berat melepas kepergian anak yang selama ini ia besarkan dengan kasih sayang.
Rendy tersenyum melambaikan tangannya dari dalam mobil sebelum supir menyalakan mesinnya. Bu Mira menatap mobil yang di yang di tumpangi Rendy hingga keluar pagar.
" udah yuk masuk..." pak Galuh merangkul pundak istrinya membawanya masuk kedalam rumah, ia ingin menenangkan istrinya ia tau bahwa sang istri sedang tidak baik-baik saja Karan Rendy pergi.
***makasih ya yang udah mau mampir 🙏🙏
jangan lupa like, vote dan komen ya...
tbc***
__ADS_1