Biarkan Kami Bersama

Biarkan Kami Bersama
story Rian dan Lia


__ADS_3

***hai.....hai....haiii.....kangen gak nih sama author wkwkwkwk


hari ini kita tinggalkan Galih dan keluarganya.....kita oleng dulu ke Rian & Lia


jangan lupa budayakan like sebelum baca...oke happy reading all πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰


🌿🌿🌿🌿🌿🌿***


pada malam hari yang dingin karna habis hujan seorang pemuda tengah berjalan di taman kota sampainya di tengah taman yang minim cahaya ia mendengar suara tangisan


" duh.... siapa sih malem-malem gini nangis jadi merinding w " katanya begidik ngeri memegang tengkuknya, karna penasaran ia mencari sumber suara tangisan itu walaupun takut. ia mendapati seorang gadis di bangku taman duduk dengan wajah menunduk ditaruh diantara kedua lututnya.


duhhh manusia apa bukan ya.batinnya


" mba....mba gak papa " tanyanya takut, mendengar ada yang memanggil gadis itu mendongakkan kepalanya


" astagfirullah.....setannnn " pemuda itu hendak kabur karna melihat wajah gadis itu namun tak berhasil karna belakang jaketnya ditarik oleh gadis itu


" ampunnnn mba Kunti....saya cuma numpang lewat.... jangan ganggu saya " ucapnya ketakutan

__ADS_1


" heh...Lo kira w Kunti apa "


deg....kaya w kenal suaranya. ia pun membalikkan badannya


" Lo..... ngapain lo di sini malem-malem sendirian nangis lagi "


" w lagi sedih.... kenapa Lo liat w mau kabur pake bilang klo w Kunti lagi " gadis itu mengerucutkan bibirnya


" coba liat dandanan Lo " Rian memberikan ponselnya untuk bercermin Lia


astaga pantes aja dia bilang w kunti.ia baru menyadari bahwa dandanannya rusak eyeliner nya luntur akibat ia menangis


" w disini nyari angin.....klo Lo sendiri kenapa nangis di sini sendiri lagi " mendengar ucapan Rian ia menangis kembali melihat itu Rian menghampiri Lia dan memeluknya, tangis Lia pecah di pelukan Rian


" sebenarnya ada apa sih " tanya Rian lembut masih memeluk Lia, Lia pun menceritakan tentang masalah keluarga yang ia hadapi sekarang ia merasa sedih karena tak di perhatikan oleh kedua orang tuanya yang selalu sibuk dengan urusannya masing-masing membuat ia selalu kesepian jika berada di rumah, mungkin saat ini ia pergi pun orang tuanya tidak peduli karna yang mereka pikirkan hanya tentang pekerjaan bisnis mereka.


ternyata di balik sikap Lo yang cerewet dan nyebelin, Lo itu kesepian.batin Rian terus menenangkan Lia yang berada di pelukannya.


" sorry ya baju Lo jadi basah " Lia merasa tak enak

__ADS_1


" ah gak papa kok " Rian tersenyum


" makasih ya Lo udah mau dengerin curhatan w "


" iya sama-sama.....nih minum terus cuci juga tuh muka lama-lama w serem liat muka Lo " goda Rian memberikan sebotol air mineral, Lia tersenyum mengambil air dari tangan Rian meminumnya lalu mencuci wajahnya.


" sekarang Lo udah tenang yok w anter pulang....ini udah malem "


" tapiii...."


" gak ada tapi-tapian ini udah malem mau gimana pun pasti mereka kerja juga kan buat Lo, coba Lo ngertiin mereka dan....klo Lo mau cerita ke w boleh aja "


" bener...."


" iya bener....nih pake jaket w biar gak dingin w bawa motor soalnya " Rian memberikan jaketnya pada Lia menggandengnya keluar taman dimana motornya terparkir, Rian pun mengantarkan Lia sampai rumah dan pamit melupakan jaketnya yang dipakai Lia.


ternyata Lo gak senyebelin yang w kira.lia tersenyum menatap kepergian Rian


mulai saat itu Lia sering curhat kepada Rian lama-kelamaan hubungan mereka semakin dekat Lia merasa nyaman didekat Rian, begitupun dengan Rian gadis yang dulunya menyebalkan baginya ternyata sudah mencuri perhatian dan hatinya, singkat cerita Rian memberanikan diri untuk mengutarakan perasaannya dan akhirnya mereka pun resmi berpacaran.

__ADS_1


__ADS_2