
tak terasa hari pun sudah malam sinar mentari pun di gantikan dengan sinar rembulan yang indah bertaburan bintang di sekelilingnya.
seorang pemuda saat ini sedang duduk menghadap jendela kamarnya melihat keindahan sang rembulan dan merenung memikirkan bagaimana kelanjutan hubungannya saat ini.
w masih sayang banget sama dia tapi bokapnya gak setuju sama w....w harus gimana ini harus lanjut apa w nyerah gitu aja.....akhhhhh. galih berteriak frustasi, Yap pemuda itu adalah galih yang masih bingung antara putus atau terus hehe udah kaya lagunya Judika aja ya π€π€
galih mengambil jaket dan kunci motornya, ia memutuskan untuk pergi menemui Ana akhirnya dia memutuskan untuk terus berjuang sampai mendapatkan restu dari papa Ana, ia tak mempedulikan adanya Rendy di sisi Ana saat ini karna dia tau cinta Ana hanya untuknya.
bodo amat lah w di bilang bucin pada kenyataannya w gak bisa jauh dari Ana.di sepanjang perjalanan ke rumah Ana galih terus berkata dalam hatinya untuk menyemangati dirinya memperjuangkan hubungannya dengan Ana.
Ting .....bunyi ponsel Ana menandakan pesan masuk Ana melihat ponselnya dengan perasaan bingung.
from galih π : coba kamu liat kebawah
Ana yang penasaran pun keluar kamar menuju balkon ia terkejut melihat galih berada di bawah kamarnya sedang tersenyum padanya. Ana mengambil ponselnya mengirimkan pesan pada Galih.
to galihπ : kamu kok nekat banget sih
from galih π : kamu keluar aku kangen sama kamu....kita jalan sebentar aja
__ADS_1
Ana mengisyaratkan bahwa ia tidak bisa tapi galih kekeh memasang wajah memohon akhirnya Ana keluar rumah dengan sembunyi-sembunyi. galih langsung memeluk Ana saat baru sampai di hadapannya, Ana pun membalas pelukan galih karna ia sangat merindukan pelukan galih, setelah melepaskan pelukannya galih membawa Ana ke taman dekat komplek perumahan Ana tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat mereka pergi. saat ini mereka duduk di ayunan di tengah taman.
" ini buat kamu " galih memberikan minuman jahe hangat yang ada ditangannya kepada Ana
" makasih...kamu kok nekat banget gak takut apa kalo ketauan papa aku "
" emmm An....aku mau kita terusin hubungan kita aku gak suka kamu sama Rendy mau ya..." galih memegang tangan Ana dan menatap lekat wajah Ana
" tapi papa aku.... "
" kita bisa menyembunyikan hubungan kita untuk sementara waktu, nanti kalau waktunya sudah tepat kita bisa bongkar tentang hubungan kita sama orang tua kamu, jujur An aku gak bisa tanpa kamu hari-hari ku hampa tanpa mu "
" aku mau lih,,,aku juga cape kaya gini jujur aku juga ngerasain apa yang kamu rasain "
" mulai saat ini kita balikan "
" iya " ucap Ana
mereka pun berbincang tertawa di tengah sunyinya malam taman dimana mereka berada sekarang menikmati air jahe hangat dan keindahan sang rembulan yang menjadi saksi kebahagiaan mereka. tak terasa hari semakin larut galih mengantarkan Ana pulang dan galih pun pulang ke rumahnya mereka berpisah dengan perasaan senang malam ini.
__ADS_1
" kamu dari mana dek " kata Panji saat Ana hendak masuk kamar
" kakak " lirih Ana menatap Panji, Ana bingung harus jawab apa pada Panji.
" kakak tau kamu darimana....kakak akan dukung kamu selagi itu buat kamu senang dan bahagia selalu dek " Panji tersenyum
" kakak " ucap Ana langsung memeluk Panji
" udah sana tidur besok sekolah " melepaskan pelukannya
" iya kak " Ana pun masuk ke kamar begitu pula dengan Panji masuk kamarnya sendiri.
ting... bunyi ponsel Ana
from galih π: aku udah sampe rumah, tidur yang nyenyak ya jangan lupa mimpiin aku π
sampai jumpa besok di sekolah
Ana tak membalas pesan galih wajahnya merona ia pun langsung merebahkan tubuhnya masih memegang ponsel memandangi pesan dari galih hingga matanya terpejam menuju alam mimpi.
__ADS_1
***thanks yang udah mampir jangan lupa budayakan like,vote and komen ya π€π€
tbc***