Buaya Darat Yang Terhormat

Buaya Darat Yang Terhormat
Kenyataan


__ADS_3

“Chana, aku tak pernah setuju putus dengan mu, aku juga berusaha mencari mu, jika kau menderita karena cinta kita, aku juga sama! Kepergian mu membuat ku kehilangan separuh jiwa ku! Jadi jangan berpikir hanya kau yang merugi!” Leon mengatakan isi hatinya.


Chana yang mendengar pernyataan Leon memejamkan matanya sejenak.


“Itu adalah masa lalu, please... kita enggak mungkin bersama lagi, karena kau dan aku sudah punya dunia masing-masing.”Chana tak ingin kembali pada Leon yang telah menghancurkan hatinya.


“Aku yakin kau masih mencintai ku, tak mungkin kau melupakan ku begitu saja, ceraikan suami mu.” permintaan Leon yang berlebihan membuat Chana muak.


“Aku tak punya hutang apapun pada mu, jadi jangan perintah-perintah aku!” Chana yang marah bangkit dari duduknya.


Bertepatan saat itu dering teleponnya pun berbunyi nyaring.


Chana pun menerima panggilan dari Stefan sang suami.


Halo mas, sudah sampai di depan rumah sakit ya? 📲 Chana.


Mendengar Chana memanggil lelaki di balik telepon itu dengan sebutan mas hati Leon pun berkobar hebat.


Iya, cepatlah sayang, karena aku tidak bisa lama-lama di rumah mu, 📲 Stefan.


Baiklah, aku segera kesana, 📲 Chana.


Setelah menutup panggilan telepon dari Stefan, Chana menoleh ke arah Leon yang matanya memerah karena menahan api cemburu yang ada dalam hatinya.


“Aku permisi dulu.” kemudian Chana meletakkan uang 35 ribu di atas meja.


“Kita bayar masing-masing,” sambung Chana.


Tindakan Chana tersebut membuat harga diri Leon terluka, sebab Chana yang sekarang tak mau memakan uangnya lagi.


Chana yang takut kalau Leon membuntutinya lagi dengan cepat keluar dari kafe.


Sedang Leon yang di tinggal menatap tajam Chana.


“Akan ku beli kau dari suami mu! Ku yakin aku lebih kaya darinya!” Leon tak rela jika Chana tak menjadi istrinya.


Ia pun memperhatikan Chana yang masuk ke dalam mobil sedan berwarna silver.


🏵️


“Siapa laki-laki itu?” tanya Stefan yang ternyata melihat Chana duduk berdua dengan Leon.


“Teman ku waktu SMK dulu.” Chana menjadi salah tingkah, pasalnya ia takut jika suaminya mengetahui status Leon.


“Sepertinya aku kenal laki-laki itu, tapi dimana ya?” Stefan berpikir keras karena ia sangat penasaran.

__ADS_1


“Mungkin kau salah lihat mas,” ucap Chana.


“Bisa jadi.” Stefan yang buru-buru melajukan mobilnya membelah jalan raya menuju kediaman istri keduanya.


🏵️


Halo, tolong kirim data diri Dianna Chana pada ku, 📲 Leon.


Baik dok, 📲 Sita.


Leon yang penasaran akan kebenaran status Chana meminta Hrd memberi profil terbaru mantan kekasihnya padanya.


Saat ia menerima file pdf dari Sita, Leon pun mengernyitkan dahinya, pasalnya Dianna Chana yang kini berusia 26 tahun masih sendiri.


“Jadi yang tadi pacarnya?” Leon merasa lega, karena peluang untuk mendapatkan Chana lebih besar.


“Beri aku kesempatan Chana.” Leon yang ingin pulang meletakkan uang kopinya dan Chana yang belum sempat mereka minum.


Leon juga mengambil uang yang Chana letakkan, karena ia berniat mengembalikan pada mantan kekasihnya.


Saat Leon keluar dari kafe, ia pun melihat Jesika sudah berdiri di hadapannya.


“Apa yang kau sibukkan?” tanya Jesika dengan raut wajah kecewa.


“Huffftt, maaf tadi aku bertemu teman lama, ayo kita makan disini saja.” meski tak ingin namun Leon tak tega jika tidak menepati janji pada Jesika.


Jesika yang mendapat perlakuan baik dari Leon menjadi bahagia, rasa bencinya pun seketika jadi hilang. Keduanya pun masuk ke dalam kafe.


🏵️


Sesampainya di rumah, Chana dan Stefan langsung menuju meja makan.


”Mau kopi atau teh?” Chana memberikan pilihan.


“Teh saja.” ucap Stefan, kemudian pria tampan berusia 36 tahun itu duduk di atas kursi meja makan.


“Ada apa?” Stefan bertanya karena raut wajah Chana begitu kacau sejak tadi.


“Bukan apa-apa.” Chana tak mau jujur karena takut Stefan marah padanya.


“Oh ya... besok aku akan keluar negeri bersama Sarah.” Stefan memberitahu jadwal terbangnya bersama istri pertamanya.


“Hati-hati di jalan mas.” Chana yang tak ada rasa pada pria yang telah berjasa pada pendidikannya selama ini tak masalah jika suaminya berlaku berat sebelah pada madunya.


“Kau mau di bawakan apa?” Stefan yang tak banyak waktu pada Chana berusaha membuat istri keduanya nyaman dengan materi yang ia berikan.

__ADS_1


“Aku tak ingin apapun selain kau pulang dengan selamat.” meski tak ada cinta Chana sangat menghargai Stefan yang tulus menyayanginya selama ini.


“Baiklah, tapi ku dengar ada obat penyubur mujarab di Italia, Chana... bagaimana pun aku ingin kita punya anak dengan mu.” Chana yang terjebak hutang budi pada Stefan memutuskan menikahi pria itu pada saat Chana memasuki semester satu kuliah jurusan Apoteker.


“Atur saja mas.” Chana yang tak ingin hamil ternyata menyembunyikan kenyataan kalau dirinya menggunakan KB suntik selama ini, itu semua ia lakukan karena trauma masa lalu bersama Leon.


Chana juga tak mau memiliki anak bersama suami kontraknya, karena bagaimana pun ia hanya istri simpanan.


Satu tahun lagi kontrak kami akan berakhir, aku akan bebas dan bisa menentukan jalan hidup ku sendiri, batin Chana.


Setelah selesai membuat teh Chana meletakkannya di hadapan Stefan.


“Ini mas.” lalu Chana duduk di hadapan Stefan.


“Kalau kau hamil, maka aku akan menceraikan istri ku dan menikahi mu secara resmi.” alasan Stefan nikah lagi karena ingin mendapat keturunan, namun nyatanya gadis muda yang ia selamatkan ketika pingsan di jalan tak mampu memberi yang ia mau.


Kendati demikian ia tak pernah menceraikan Chana, sebab wanita miskin berparas cantik itu memperlakukannya layaknya suami.


Begitu pula dengan Chana, ia menerima Stefan karena menghargai dan menyayanginya layaknya pasangan pada umumnya.


“Iya, beli saja obatnya mas, semoga aku cepat hamil.” Chana tersenyum seraya menyimpan rasa tak rela di hatinya.


Setelah Stefan menghabiskan teh buatan istrinya ia pun pamit pulang.


“Kunci pintunya rapat-rapat, istirahat yang cukup, oke?” Stefan pun mencium kening Chana, kemudian Stefan masuk ke dalam mobilnya dan melaju menuju rumah istri sahnya.


Maafkan aku, tapi aku ingin mencintai diriku setelah habis kontrak dengan mu, batin Chana.


Chana pun menutup pintu rumahnya, lalu menuju kamarnya dengan perasaan bingung.


“Selama ini aku belum jadi manusia yang benar, lepas dari Leon aku malah memberi diriku pada lelaki yang telah beristri itu semua tidak lain demi sesuap nasi dan sekolah ku.” Chana bersedih meratapi nasibnya.


Ia yang lelah pun menyandarkan punggungnya ke punggung ranjang.


“Leon... kenapa Tuhan mempertemukan kita lagi? Pada hal semua telah selesai.” meski Chana membenci Leon tapi hati kecilnya masih menyayangi pria kasar itu.


“Aku tak mengerti kenapa kau begitu berarti.” Chana pun membuka akun Instagram Leon yang diam-diam ia ikuti lewat akun palsu.


Wajah Leon yang tak banyak berubah sejak Chana tinggalkan sering membuat ia bermimpi akan sang kekasih yang belum sepenuhnya ia lupakan.


...Bersambung......



__ADS_1


__ADS_2