Bulan Kesembilan

Bulan Kesembilan
Bunga


__ADS_3

🌺🌺🌺


Intan mempersiapkan perbekalan untuk jogging paginya. Ibu hamil harus lebih banyak olahraga ringan untuk membantu menjaga kesehatan tubuh. Apalagi ia termasuk bumil yang tidak mengikuti senam hamil. Senam hamil terdekat diadakan bidan desa di kaki bukit, jaraknya terlalu jauh bagi Intan jika harus berjalan kaki ke sana. Intan hanya bisa ikut kalau Alan bisa mengantarkannya, kalau Alan sibuk, ia juga harus melewatkan latihannya. Ia lebih memilih jogging sebagai ganti latihannya yang bolong-bolong.


Di daerah ini, cuaca selalu tak menentu, namun cuaca lebih sering hujan dan lembab. Untunglah, pagi ini cuaca cerah, rimbunnya pepohonan dan pemandangan hijau dari puncak terlihat indah. Hawanya juga masih bagus, tak ada polusi. Cuaca terbaik untuk kehamilannya.


Kali ini Intan memilih rute yang berbeda. Biasanya, ia akan turun ke desa sembari berbelanja kebutuhan. Kali ini ia akan menaiki puncak bukit. Ia pernah mendengar ada rumahsakit jiwa di sana. Namun, Intan hanya mendengarnya belum pernah ke sana. Saat ini ia ingin memastikan apakah benar ada rumahsakit di sana.


Dengan langkah pelan namun pasti Intan berjalan ke sana. Sesekali mengabadikan pemandangan indah dengan kamera ponselnya. Bunga-bunga yang bermekaran tak luput dari jepretannya. Tak henti-hentinya ia tersenyum mengagungi kebesaran Tuhan yang menciptakan bumi sedemikian indah layaknya surga. Suara kicauan burung seakan berceloteh riang gembira menambah semangatnya menaklukkan bukit.


Selang beberapa lama sampailah Intan didepan bangunan yang luar biasa megah. Seolah terlihat tak masuk akal ada bangunan megah dan modern berdiri di puncak bukit. Di samping pagar besi tertulis Rumahsakit Jiwa Bumi Asih. Intan memasuki Gerbang Rumahsakit dan berkeliling melihat-lihat, tidak banyak pasien yang terlihat di luar. Mungkin hanya pasien yang sudah cukup stabil yang bisa keluar didampingi perawat atau keluarga pasien.


Intan langsung tertarik pada taman di bagian kanan Rumahsakit. Taman bunga ini tertata rapi dengan formasi yang cantik. Hari sudah mulai siang sehingga ia bisa melihat bunga-bunga bermekaran dengan indahnya. Hanya saja ia sedikit heran, kenapa semua bunga berwarna kuning? Intan berjalan berkeliling memastikan apakah memang sengaja semua bunganya berwarna kuning, atau hanya di beberapa bagian saja.

__ADS_1


Bunga cosmos berwarna kuning cerah berjajar rapi di satu sisi menyambut Intan, membawa mood booster setelah melewati jalanan menanjak yang cukup melelahkan


Di belakang bunga cosmos terdapat bunga matahari yang menjulang dengan kelopaknya yang besar, seakan menjadi mentari yang membawa cahaya kehangatan di cuaca yang sejuk ini.


Aroma lembut semerbak tercium dari bunga krisan kuning yang tertata di kanan-kiri jalan ke arah selasar rumah sakit. Aroma lembutnya membawa hawa ketenangan dan kedamaian saat berada di dekatnya.


Aroma harum juga disebarkan oleh beberapa pohon kamboja bali yang berada di beberapa bagian taman. Batangnya yang menjulang dengan sedikit daun tapi penuh dengan bunga di setiap pucuk pohonnya.


Di bawah naungan kamboja bali terdapat bunga lili yang tertata melingkar di kaki pohon. Bunganya yang eksotis muncul di sela-sela daunnya yang memanjang. Perasaan bahagia melingkupi hati jika memandangnya.


Tak jauh dari pohon mawar terdapat bunga dahlia pom pom yang membulat penuh. Dengan gradasi semburat merah di ujungnya, juga dahlia yang full kuning. Mereka tertata cantik di antara bebatuan yang ditata sedemikian rupa memberi kesan alami.


Dan yang paling menonjol adalah bunga tabebuya kuning yang seolah berdiri di tengah kolam ikan yang melingkarinya. Pohonnya tinggi menjulang dengan bunga yang bermekaran memenuhi sebagian besar dahan dan rantingnya.

__ADS_1


Dilanjutkan bunga daffodil melingkar di sekeliling kolam, bunga yang mempunyai 6 kelopak berwarna kuning terang dan mempunyai pusat bunga berbentuk terompet kecil dan menonjol, aromanya pun harum semerbak menyegarkan.


Di sekeliling bunga daffodil terdapat bunga portulaca kuning menutupi tanah di sekelilingnya yang sekaligus menjauhkan bunga daffodil dari jangkauan, karena dibalik bau harum bunga daffodil ternyata mengandung racun.


Bunga tulip yang juga berwarna kuning ditata bergerombol di antara rerumputan


Beberapa tanaman anggrek kuning yang sengaja digantung sehingga bunga cantiknya menjuntai indah memanjakan mata.


Bangku taman tertata di 4 penjuru mata angin mengelilingi kolam dinaungi bunga alamanda kuning yang juga di sebut dengan golden terumpet. Bunga Alamanda juga harum menenangkan, siapa saja pasti betah berlama-lama duduk disana.


Selain 4 bangku utama terdapat juga bangku-bangku kecil yang tersebar di seantero taman, menawarkan bagi siapa saja untuk sejenak melupakan beban hidup dan menikmati indahnya karunia Tuhan.


Dan masih banyak lagi bunga yang tidak bisa dideskripsikan sangking banyaknya. Intan mengelus perutnya sambil tersenyum. Bayi didalam kandungannya bergerak-gerak seolah ikut bahagia dengan kebahagiaan ibunya.

__ADS_1


🌺🌺🌺


__ADS_2