Butiran Debu

Butiran Debu
Malam semakin larut


__ADS_3

Akhirnya Echi pun menelpon nomer Aji setelah ia puas mengomel pada Geraldi karena tak kunjung ada yang membawanya keluar dari kafe. Sedang untuk mengusir Geraldi, rasanya ia tak tega mengingat bahwa Geraldi adalah orang asing yang berkunjung ke desanya. Gerldi yang sedari tadi mendapat omelan dari Echi menanggapinya dengan tersenyum manis, seolah sedang mendengarkan kultum.


Tak butuh waktu lama, saat sambungan telpon terhubung langsung terdengar sahutan dari nomer yang di tuju.


"Hallo." sapa Aji dengan lembut di sambungan telponnya, membuat hati Echi bergetar mendengar suara serak yang khas milik lelaki yang terkenal dingin tersebut.


"Ya hallo. Ini aku Echi. Kamu di mana Aji?" Echi berbicara dengan canggung karena baru kali ini dia bicara langsung dengan teman masa Tk nya itu.


"Ya, aku tau ini nomer mu. Ada perlu apa kamu telpon aku?" Aji langsung bertanya tanpa basa basi.


"Cepetan jemput temen kamu di kafe. udah jam sepuluh ini, aku mau tutup kafenya. Jangan lama - lama lho ya, aku males kalo ntar keburu anak geng alay mampir ke kafe. Mereka suka ribut bikin tik tok kalo dah di sini. Males aku liat mereka nari - nari alay kek gitu, ntar aku pula yang di suruh milih gerakan buat mereka. Pokok nya cepetan ke sininya." Echi pun langsung mematikan sambungan telponnya tanpa mendengar jawaban dari Aji terlebih dahulu.

__ADS_1


Setelah lima belas menit kemudian, Aji dan Ario pun tiba di kafe milik Echi. Mereka langsung mengajak Geraldi untuk pulang ke rumah Aji karena gerimis sudah mulai turun. Sepertinya hujan masih belum puas mengguyur desa Pelangi. Dan benar saja, tak berselang lama akhirnya hujan gerimis itupun bertambah deras. Membuat udara malam terasa semakin dingin hingga menembus tulang.


Meski hujan telah mereda, namun udara dingin yang menembus hingga ke tulang masih enggan beranjak malam itu. Echi yang sedari tadi sudah merebahkan diri di atas tempat tidur nyatanya belum juga memejamkan matanya. Ia masih saja di sibukkan dengan hpnya yang terdengar suara notif pesan masuk.


"Sudah malam. Segeralah tidur agar kau tidak kelelahan"


Begitulah isi pesan yang di dapat Echi dengan nama kontak Aji


"Apa ni anak gak salah kirim pesan ya? Kena angin apa dia tumben - tumbenan kayak yang perhatian gitu. Apa gara - gara tadi aku udah nelpon dia?" gumam Echi dalam hati.


"Aku tadi liat akun kamu baru off lima menit yang lalu. Artinya kamu belum tidur. Ngarep banget aku ngintipin kamu." beginilah isi balasan pesan dari Aji

__ADS_1


"Kamu tau akun aku? Tapi kita kan gak berteman." Echi di buat penasaran oleh Aji.


'Gak bisa gitu dong. Enak aja dia ngecek akun fb aku, sementara aku gak tau nama akun dia apa. Aku harus minta pertemanan, biar bisa liat postingan dia juga.' batin Echi.


"Udah lama tau sama akun kamu, sering liat foto postingan kamu juga, lucu sih fotonya kalo kata aku." balasan pesan dari Aji yang satu ini membuat Echi jadi baper sendiri karena merasa selama ini ada yang memperhatikannya dalam diam.


"k**irim pertemanan dong. Biar bisa liat akun kamu juga. Makasih, udah bilang foto aku lucu." Begitulah pesan balasan dari Echi yang ia kirim dengan percaya dirinya.


"Ya lucu aja liat foto kamu sama kucing. Kucingnya ngegemessin, mukanya kayak yang belepotan gitu karena bulunya putih tapi ada corak hitamnya pas di buletan mata sama di hidungnya." seketika Echi jadi merasa terhempas dengan balasan pesan dari Aji. Ia pikir kata 'lucu' itu di tujukan untuk dirinya, nemun ternyata untuk seekor kucing yang ikut berfoto dengannya.


"Udah malem. Aku ngantuk mau tidur dulu. Bye." Echi segera mengakhiri balasan pesannya dengan Aji

__ADS_1


"Jangan lupa baca doa biar bisa mimpiin aku." Begitulah balasan pesan dari Aji yang membuat Echi jadi merasa berbunga - bunga, namun segera ia tepis perasaan itu dan memilih untuk memejamkan matanya agar bisa tertidur.


'Semudah itu lelaki menyanjung seakan membuat hati wanita jadi berbunga - bunga. Namun secepat itu pula ia mematahkan bunga - bunga yang sedang bermekaran, dan menusukkan duri kedalam hati wanita nya.'


__ADS_2