Butiran Debu

Butiran Debu
Tiada yang istimewa


__ADS_3

Echi menjalani hari \- hari nya seperti biasa. Bersekolah, menjalankan aktifitas di rumah seperti biasanya. Meski pun ia selalu mendapat peringkat yang turun naik pada posisi tiga besar, namun tidak ada yang istimewa bagi nya. Jika anak lain nya akan merayakan pencapaian nya dengan mengadakan liburan tapi hal itu tidak berlaku pada Echi. Ia lebih memilih untuk tetap berada di rumah, mengisi hari \- harinya dengan rutinitas seperti biasa, layaknya para emak \- emak rumah tangga. Menyapu, mengepel, mengemasi rumah, terkadang ia juga memasak untuk makan keluarganya. Kalo kata para ibu \- ibu Echi itu udah kayak emak punya anak satu. Hal itu di karna kan adiknya Iky yang selalu berada dalam pengawasan nya, sedangkan ibu nya selalu sibuk dengan usaha kue yang tidak pernah sepi pelanggan. Sedangkan ke dua saudara perempuan nya memilih pergi liburan ke tempat paman nya yang kebetulan berada di pesisir pantai sehingga mereka pasti sangat menikmati moment liburan mereka.


Lelah, sudah pasti ia rasakan. Tapi ia selalu senang karna merasa bisa berguna dengan membantu sedikit meringankan beban orang tua nya. Terkadang ia merindukan kebersamaan sang ayah yang memang bekerja di luar daerah dan berpindah \- pindah dari satu daerah ke daerah lain tergantung pada orang yang membutuhkan tenaga nya. Sehingga mereka tidak bisa mengikuti sang ayah menetap di tempat kerja nya.


*****


Hari ini adalah hari pertama mereka kembali belajar di sekolah setelah menikmati masa liburan yang panjang. Mereka sekarang sudah menjadi siswa kelas tiga SMP.


Tak ada perubahan di kelas tiga kali ini. Guru tidak mengadakan perubahan pada anggota di kelas tersebut yang berarti mereka masih sekelas dengan teman - teman saat kelas dua. Echi dan Oca memutuskan untuk duduk sebangku di deretan paling depan dan bertepatan di depan meja guru. Mereka memilih meja itu dengan alasan agar bisa lebih fokus belajar dan bukan mengobrol seperti yang biasa mereka lakukan di kelas dua dulu.


"Echi, kemaren kamu liburan ke mana?" Oca memulai obrolan mereka di sela - sela kegiatan nya membersihkan ruang kelas yang tampak berdebu karna telah lama tak terjamah oleh manusia penghuni sekolahan di masa libur kenaikan kelas itu.

__ADS_1


"Di rumah aja aku mah." jawab Echi datar.


" Dua minggu libur sekolah dan kamu cuma di rumah aja? Gak suntuk gitu?" Oca tampak tak percaya dengan jawaban sahabatnya.


" Aku kan kaum rebahan, jadi ya pastinya di rumah aja adalah pilihan terbaik buat aku ngelanjutin rebahan dengan semangat dan berkualitas". Kata Echi kemudian.


"Yah, gak asik banget hidup mu ya." ucap Oca dengan nada lemah karna prihatin.


"Aku jalan - jalan ke tempat sepupu ku. Di sana seru lho, tempat nya gak jauh dari pantai dan banyak tempat maen nya. Kayak taman gitu." Oca mulai cerita dengan semangat.


"Wah, kayak nya seneng banget sampe penuh semangat gitu cerita nya." ucap Echi mulai memancing agar Oca cerita lebih banyak lagi kepada nya.

__ADS_1


"Dan kamu tau gak, di sana aku ketemu sama Yudis dan ternyata rumah nenek nya itu gak jauh dari rumah sepupu ku. Dia itu gak sejutek kayak di sekolah lho. Dia beberapa kali ngajak aku jalan ke tempat - tempat yang asyik banget, dan sampe sekarang aku masih ngerasa kalo itu adalah mimpi terindah ku. Oh, andai aja kita pacaran, pasti bakal lebih asyik lagi deh." Ucap Oca panjang lebar menyampaikan perasaan nya yang mulai berbunga bunga.


"Kenapa gak kamu coba aja ungkapin perasaan kamu ke dia?" Echi memberikan usul.


"Tapi aku kan cewek. Bisa - bisa tinggal sejari muka ku di depan dia kalo sampe nembak dia duluan." jawab Oca tak setuju.


"Ya tapi seenggak nya kamu udah nyoba ungkapin perasaan kamu ke dia sebelum dia jadian ma cewek lain." Echi berusaha meyakinkan Oca.


"Tapi kali di tolak gimana?" jawab Oca ragu.


"Seenggak nya dia tau gimana perasaan kamu ke dia, masalah kamu akan patah hati karna di tolak itu urusan belakangan lah. Kita gak tau gimana perasaan dia karna kamu ungkapin nya pada orang yang salah, yaitu aku, bukan Yudis." Echi mulai bicara dengan nada agak tinggi.

__ADS_1


__ADS_2