
Hi guys! terimakasih sudah mau mampir
Jan lupa like nya ya...🏃♀️🏃♀️🏃♀️
Happy Reading...
•
•
•
Malam hari nya, Sahi berduduk santai di teras rumah sambil memakan cemilan nya dan secangkir teh.
Tak lama kemudian hp Sahi berbunyi ada panggilan masuk dari seseorang dan ia pun segera mengambil nya dan ternyata yang nelpon itu ialah si Nur.
📞
Sahi: "Halo Nur!"
Nur: "Iya halo Sah, kamu apa kabar??,"
Sahi: "Alhamdulillah baik, lu apa kabar??,"
Nur: "Alhamdulillah baik, oh ya gimana? Udah dapat lowongan kerja nya belum?"
Sahi: "Hufft... belum Nur, udah beberapa hari ini aku cari kerja di sana di mari tapi masih belum ada,"
Nur: "Nah aku dapat info nih di internet, katanya di daerah sini juga barusan tadi di upload katanya ada lowongan kerja,"
Sahi: "Hah iyakah? dimana itu?,"
Nur: "Nih aku mau share link nya, pokok nya kamu segera daftar ya sebelum lowongan nya di tutup,"
Sahi: "Ooh oke-oke makasih ya info nya Nur, semoga aja aku bisa kerja di sana,"
Nur: "Aamiin, oke otw gue share nih link nya,"
Sahi pun mematikan telpon nya dan mengecek pesan kirimin dari Nur.
Lalu muncul lah notif dari Nur, Sahi pun segera membuka pesan nya dan menekan di link itu.
...•••...
Di sisi lain, Afgan sedang terduduk melamun di atas balkon, ia sedang memegangi sebuah bingkai foto yaitu foto almarhum istri tercinta nya.
__ADS_1
Sayang... aku rindu banget sama kamu, udah sekian lamanya kita berpisah karna ajal mu, kenapa kamu pergi secepat ini... anak kita sudah dewasa yang, dan sebentar lagi dia akan resmi menjadi CEO di perusahaan kita ...
Afgan kembali sedih ia tak bisa membendungi air matanya, sambil mengelus foto bingkai almarhum istri nya.
Flashback on
19 tahun yang lalu, Sania sedang mengandung berat detik-detik ingin melahirkan. ia keluar dari kamar nya menuju ke dapur setiba nya di dapur tiba-tiba perut nya kesakitan.
"Awhhh, M-masss!," keluh Sania.
Afgan pun sedang membaca koran di ruang tamu mendengar suara lirih istri nya meminta tolong dan ia pun langsung menghampiri nya.
"Sayang kamu kenapa??," tanya Afgan.
"Perut aku sakit mas, hiks.." lirih Sania.
"Seperti nya kamu mau melahirkan sayang, ya sudah kita segera ke rumah sakit ya sayang?," ujar Afgan.
"I-iya aku g-ga bisa tahan lagii," ucap Sania.
Afgan pun meminta tolong sang pembantu nya membantu Sania berjalan menuju ke mobil nya, selepas itu Afgan berburu-buru dan menancapkan gas nya menuju ke rumah sakit.
"Awhh-awhh, cepetan mass!!," keluh Sania.
"Sabar sayang aku semaksimal mungkin melaju kecepatan mobil ini," ucap Afgan.
Lalu mobil Afgan tertabrak lentur ke arah tiang listrik dan Sania pun sontak terkejut lalu kepalanya terbentur keras ke laci mobil.
Melihat reaksi mobil kecelakaan tersebut orang-orang nongkrong-nongkrong di sana melihat aksi nya dari mata mereka sendiri.
"Waduh gawat ada kecelakaan gess!! ayo bantu korban di sana!!,"
"Ayok ayok!!,"
Orang-orang itu segera menyelematkan kedua korban di dalam mobil, untung lah Afgan masih tersadarkan diri hanya tergores terluka di bagian kepalanya dan tangan nya sedikit terkilir.
Namun sedangkan istrinya jatuh pingsan kepalanya cukup parah dan darah di bagian intinya keluar deras tak habis-habisnya.
"Waduh kasihan nya, mana ibu ini lagi hamil, Mang cepat telpon orang rumah sakit!,"
•••
Sesampainya di rumah sakit, Afgan dibawakan ke ruangan biasa dimana orang yang terluka segera mencuci darah dan memberi Betadine di bagian lukanya.
Setelah Afgan membaik ia menuju ke ruangan ICU, di sana Sania terkapar dan tak berdaya, hingga ia melihat perut Sania sudah tidak membuncit lagi.
__ADS_1
"Apa? Sania udah melahirkan? terus apakah bayi itu selamat?," gumam Afgan.
Lalu datang lah seorang suster menghampiri Afgan.
"Ada apa ya pak? oh iya bapak sebaiknya istirahat dulu ya soalnya fisik bapak masih lemah," ujar Suster.
"Tapi sus, saya mau melihat kondisi istri saya apa dia baik-baik saja??,"
"Maaf pak untuk saat ini kami belum jelas keterangan nya apa, karna pasien masih keadaan koma,"
Afgan mendengar nya terlihat terpukul dan melemah.
"Dan untuk kabar dari bayi nya Alhamdulillah bisa diselamatkan dan kami sudah membantu nya dengan alat pernapasan bayi, sekarang dia sudah kembali normal,"
Dan Afgan pun mendengar nya cukup senang namun ia masih khawatir dengan keadaan istrinya, lalu Suster pun meminta nya untuk beristirahat kembali.
Sudah 5 jam berlalu, Afgan masih memikirkan sang istrinya ia tak bisa istirahat dengan tenang.
"Pokoknya aku harus memastikan bahwa istri ku baik-baik saja," gumam Afgan.
Lalu Afgan pun keluar dari ruangan nya menuju tempat tadi yaitu ruangan ICU.
Beberapa menit kemudian seorang dokter keluar bersama suster sambil membawa ranjang ditempati pasien yang di tutupi dengan kain putih.
Afgan melihat nya tak percaya apakah benar itu sang istri nya?
"Dok? ini siapa? gak mungkin kan ini istri saya?," tanya Afgan.
Dokter melihat korban pasien nya sudah berada di depan pintu, ia pun bingung mau jawab apa, karna pasien sedang melahirkan tadi sudah tidak bisa diselamatkan lagi.
"Em ... Maaf pak, kami semua sudah bekerja keras semaksimal mungkin namun Sang Pecipta sudah berkehendak lain," jawab Dokter.
Afgan yang mendengar penjelasan dari Dokter ia pun tak mempercayai nya dan ia pun segera membuka kain putih itu untuk memastikan apakah benar mayat ini adalah istri nya apa bukan.
Alhasil benar ternyata mayat ini sosok istrinya, wajah yang sebelum nya cantik dan terlihat manis kini wajahnya berubah pucat dan cukup menyeramkan.
"HIKS, SANIAAAAA!!,"
....
Flashback off
____________________________
note: Next Episode [Hiat]
__ADS_1
•31/08•
Terimakasih sudah mau mampir dan baca cerita Author. Jan lupa favorit agar tidak ketinggalan up😌🙏