
Di sebuah taman dengan bermacam penuh bervariasi, Khoi berhenti disana sambil menghirup udara segar. lalu Ia meminum air aqua di pegangan tangan nya.
Tak lama kemudian, Handphone Khoi berdering dari panggilan Saputra.
...📞...
Khoi : "Halo? Ya pak Saputra?,"
Saputra : "Ya pak, halo, Eee... Besok kita mulai rapat jam 10:00 wib, siapkan bahan-bahan yang akan kita perbincangkan, nanti saya share apa aja hal terpenting,"
Khoi : "Baik pak, laksanakan!"
Lalu Saputra segera mematikan teleponnya.
Khoi merasa senang, akhir nya ia akan bertemu lagi bersama asisten nya.
•••
Rizqy masih sedikit trauma dengan mimpi nya tadi, ia baru saja habis dari kamar mandi sambil mengeringkan rambut nya masih lembab.
"Gilak, baru aja kemarin pergi sama Reno, kenapa gua dapat mimpi begituan sih," gumamnya.
Refleks Rizqy berteriak sambil mengepalkan kedua tangannya, sontak ibu nya sedang menyapu halaman ia pun kaget mendengar teriakan anaknya dan segera menghampiri ke kamarnya.
"Eh, eh... Kamu kenapa toh teriak-teriak begitu, hm??," tegur Zena.
"Ah, eng-nggak apa kok Bu, tadi ada kecoa di sini," ucap Rizqy dengan alasan.
"Hadehh, ku kira apaan tadi," gumam ibu nya.
•••
Sementara di sisi lain, Sahi sedikit terlambat di hari kedua kerjanya, namun tak sengaja ketemu Saputra di halaman perusahaan.
"Ehem-ehem, tumben nih hari kedua sudah mulai telat," ucap Saputra.
"Ee... maaf pak, tadi tu jalan macet dan tadi saya bangun kesiangan," ucap Sahi sambil menggaruk kepalanya tak gatal.
"Makanya jadi cewek tu harus disiplin! Gimana mau naik pangkat kalo kamu ga tau disiplin!," ucap Saputra sambil melipat kan keduanya di dada.
__ADS_1
"I-iya pak, saya janji besok ga bakal telat lagi," ucap nya.
"Ya sudah, lanjut kerja sana! Oh ya, sebelum itu tolong kamu buatkan kopi saya terus antar di ruangan kantor kemarin," kata Saputra.
Sahi pun mengangguk dan segera pergi namun...
"Oh ya tunggu!" ucap Saputra.
Sahi pun berhenti sejenak.
"Iya pak?,"
"Nanti kopinya jangan pahit ya, terus kasih susu nya di sana,"
"Baik pak!,"
Dan Sahi pun kembali berjalan, dan lagi lagi...
"Eh bentar, satu lagi!," ucap nya.
Sahi lama-lama merasa kesal dari CEO nya , tetapi ia berusaha untuk penyabar.
"Tambahkan lagi biskuit nya ya!," ucap Saputra sambil menahan tawa nya.
"Oke pak, ada lagi??," ucap Sahi.
"Tidak-tidak, ya sudah sana!," ujar nya.
Saputra melihat kepergian Sahi hingga jauh, ia pun mulai tertawa berbahak-bahak dari ulah nya.
Sementara karyawan-karyawan lewat pun tertuju pandangan ke arah nya lalu Saputra pun pura-pura berdehem dan segera meninggalkan di tempat itu.
•
•
•
UNIVERSITAS BIMA SAKTI
__ADS_1
Jordan, Lingga & Al sedang merayu seorang gadis culun lumayan cantik di dekat pojok sana hingga mereka memaksa dia itu untuk meminta keinginan mereka.
"Bagi lah nomer nya, ya,ya,ya??," ujar Lingga.
Perempuan itu terlihat ketakutan dan menggigil hebat sehingga tak bisa memberanikan buka mulut ke hadap mereka.
"a-a-a aku, ga punya nomer wa," ucap nya sambil gugup.
"Halah, jangan bohong deh, kita ga bakal gangguin lu kok, sini bagi nomer kita dong!," ujar Al.
Jordan seketika punya ide, ia pun segera melakukan sesuatu ke gadis itu.
"Haa, gua punya ide," ucap Jordan.
"Apa tuh Jor??," penasaran Lingga.
"Ehem, kalo lu bener ga punya no wa, lu mau ga jadi suruhan kami??," ucap Jordan dengan tersenyum miring.
Refleks gadis itu menggeleng-geleng kan kepalanya terus terang berusaha menghindar dari mereka, namun Lingga & Al mencegahnya.
"Eh, eh... enak aja lu main kabur gitu aja, mau kaga?? daripada kami berubah pikiran," ujar Lingga.
Di saat trio Stars tiba di perkarangan kampus, Salah satu dari trio Stars, melihat ketiga geng Asteroid itu sedang memaksa seorang gadis di pojok tembok sana.
"Eh, eh Gais! itu mereka berulah lagi dah mau maksa gadis culun itu!," ucap nya.
Namun kedua orang itu menoleh ke arah tersebut.
"Sial, tak jerah-jerah tu orang gangguin cewek, ga bisa biarin nih kita samperin ke mereka!," ucap salah satu nya.
"Nah iya, kita kasih pelajaran tu sama mereka!," ucap salah satu nya lagi.
Lalu ketiga geng Stars tersebut segera menghampiri ketiga geng Asteroid.
"Woi! berhenti gangguin cewek!," ucap nya.
Namun ketiga geng Asteroid itu menoleh dan menatap rendah melihat kedatangan mereka.
Bersambung...
__ADS_1