CEO KU SOMPLAK

CEO KU SOMPLAK
~ Eps 16


__ADS_3

🚫WARNING !!! ADA ADEGAN TAK SEPANTASNYA DI BACA, BAGI YANG MASIH DI BAWAH UMUR MOHON DI SKIP AJA DAN BAGI YANG MEMBACANYA MOHON CUKUP TAU AJA.🚫


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


...•...


Reno & Rizqy sedang berada di tempat yang teduh, di sana sepi jarang sekali orang-orang melewati jalan itu.


Reno berencana mengambil kesempatan untuk kali ini mendekati Rizqy, ia pamit sebentar untuk membeli sesuatu.


"Eee... Qy, gua pergi dulu ya bentar mau beli sesuatu!," ucap Reno.


"Ya," ucap Rizqy.


tak lama kemudian, Reno kembali lagi dengan membawakan sesuatu di tangan nya.


"Nih buat lu!," kata Reno menyerahkan sebuah coklat ke dia.


"Wihh....Thanks broo!!," sigap Rizqy segera mengambil nya.


Lalu Reno memerhatikan wajah Rizqy dengan tatapan tulus dan melihat nya memakan coklat itu dari pemberian nya.


Karna Rizqy merasa risih sedari tadi di perhatiin nya ia pun menoleh ke arah nya.


"Apasih lu liat gua begitu!," ucap Rizqy.


"Eh, gapapa, kamu itu imut," gumamnya.


Rizqy sedang memakan coklat dan mendengar perkataan si Reboi ia pun tak sengaja tersendat di tenggorokan nya,


"UHUK-UHUK!,"


sementara Reno seketika panik dan segera menyodorkan sebotol Aqua kepada Rizqy.


"Lu kalo makan yang bener elah, nih minum dulu!," ujar Reno.


Rizqy pun mengambil cepat sebotol Aqua itu dan segera meminumnya.


"Elu sih, aneh bet bilang gua imut, lu kata gua cewek apa!," ucap Rizqy sedikit kesel.

__ADS_1


"Ahahahah! ternyata gara-gara itu toh!," ucap Reno.


Lalu Rizqy melanjutkan makanannya sisa coklat itu hingga habis, Reno melihat sisa coklat itu menempel di mulut nya ia pun segera mendekati wajah nya ke arah nya.


Cup/


Sontak Rizqy terkejut, ia pun baru pertama nya di kecup bibir oleh nya lalu ia pun segera menghindar dari tubuh nya.


"Heh!! lu ngapain cium gua??," ngegas Rizqy.


"Yaelah... itu, bibir lu ada coklat-coklat makanya gua bantuin bersihin nya," alasan Reno.


"Dudul! kan bisa di lap, ngaco heh!," ucap Rizqy.


Tak mau melewatkan kesempatan ini, Reno bersigap merangkul nya dan segera bibir nya mendarat ke bibir Rizqy.


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


.......


"Mimpi apa-apaan ini!!!? kenapa gua jadi belok anj?!," gumam Rizqy.


"Mana tu orang si Reno, ga-gak!," antusitas Rizqy, ia pun segera bangkit dari tempat tidur lalu ia menuju ke kamar mandi.


Sementara di sisi lain, pagi yang cerah ini Saputra sudah bersiap-siap dan bersemangat pergi ke kantor nya.


Dan papa nya melihatnya anak nya bersemangat ia pun sekilas tersenyum dan menyapanya.


"Hei, ga sarapan dulu?," sapa Afgan.


"Nanti aja deh pa, putra mau buru-buru ke kantor," ujar Saputra.


"Astaga, kamu lebih mementingkan pekerjaan kamu daripada kesehatan kamu??," ujar papa nya.


Saputra berfikir sejenak, ia pun bergegas ke meja makan nya dan melahap sebuah roti dan susu di atas meja.


"Gimana? Apa kamu sudah nyaman jadi CEO di sana?," tanya Afgan di sela makan.


"Alhamdulillah, nyaman kok pa, apalagi ada asistem putra, ternyata bener ya papa kalo ngatur-ngatur aku pasti ga salah," gumam Saputra.


"Ahahaha, makanya dengerin dong apa kata papa mu," ujar papa nya sambil terkekeh.


Sementara Saputra hanya malu dan menahan senyuman nya.


•••

__ADS_1


Di Caffe, Nur sedang membersihkan meja-meja tiap tempat pelanggan itu namun ia melihat aqurium di sudut sana dan seketika Nur teringat masa-masa ada Sahi sambil melihat ikan di dalam aquarium itu.


Flashback on.


Sahi sedang membereskan piring-piring bekas di meja itu, namun ia melihat sekilas ada aquarium berukuran cukup besar dan berwarna biru jernih.


"Eh, Nur-nur! Lihat deh sini!," saut Sahi.


Nur lagi menyapu ia pun menoleh dari panggilan Sahira dan menghampiri nya.


"Ada apa Sah?," tanya Nur.


"Itu ada aqurium di sana, cantik banget ya jernih lagi," ucap Sahi.


"Iya, bagus!," ucap Nur.


Namun Sahi menarik tangan Nur dan mendekati ke Aquarium itu.


"Eh Nur, kamu lihat gak ikan berdua itu beda-beda warna?," tanya Sahi.


"Iya aku lihat, lucu ya jarang-jarang loh ikan berduaan di pojok sana, apa mereka lagi mesra-mesraan ya? Xixixi," terkekeh Nur.


"Hahahaha, mungkin Nur, tapi aku ibaratkan ikan itu jadi aku dan kamu Nur, seandainya ikan ini selalu bersama pasti kita akan bersama sampai kapanpun, tapi kalau ikan ini suatu saat nanti udah ga bersama lagi dan menyendiri kemungkinan ada beberapa terjadi..." ucap Sahi.


Nur sedari tadi menyimak perkataan Sahi dan semakin penasaran kata terakhir Sahira.


"Apa itu Sah??," tanya Nur.


"Kemungkinan salah satu akan ada terjadi musibah atau kemungkinan kita sudah tidak ditakdirkan untuk bersama untuk terakhir kalinya." ucap Sahi.


Nur merasa janggal dari perkataan Sahi ia pun berusaha tidak meyakinkan perkataan nya tadi.


"Ish kok gitu sih, pokoknya kita tetep bersama sampai kapan pun, oke??!," ucap Nur.


Sahi menoleh ke arah nur dan menghadap nya.


"Iya Nur, aku juga berharap begitu, tapi entah kenapa akhir-akhir ini aku merasa ikan ini ibaratkan kita berdua..." ucap Sahi sambil melihat ikan itu di dalam aquarium.


Flashback off


Nur masih teringat kata-kata Sahi itu, dan ternyata benar ikan sebelumnya sering berduaan dan kini ikan itu udah menyendiri dan tidak ada lagi ikan salah satu nya.


Ternyata benar apa kata Sahi, kok bisa ya ikan itu sekarang udah ga berduaan lagi, dan kemana ikan satu nya lagi??, batin Nur.


Nur sedari tadi termenung melihat ke aqurium itu, lalu ada seseorang karyawan menepuk bahu Nur, dan seketika Nur tersadar dan sedikit kaget.


"Eh, Kamu, ngagetin aja," ucap Nur sambil tersenyum.


"Hahaha sorry Nur, soalnya aku lihat kamu kelihatan sedih gitu ke aqurium, ada apa sih??," ucap nya.


"Ohh gapapa kok, ini ikan di aqurium biasanya ada berpasangan waktu itu tapi sekarang kenapa udah ga ada lagi ya?," tanya Nur.


"Ohh, ikan itu... aku sih kurang tau Nur," kata nya.


"Ooh, oke deh makasih, ya udah kalo gitu aku lanjutin beres-beres meja," ucap Nur.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2