CEO KU SOMPLAK

CEO KU SOMPLAK
~ Eps 18


__ADS_3

Jordan melihat salah satu di antara geng Stars ia pun maju dan menghampiri nya.


"Kenapa? lu pada ga bosen apa liat gantengan kami nih?," ucap Jordan dengan sinis.


"Ahahaha!," Lingga & Al tertawa ceme'eh.


Ketiga geng Stars itu bernama Dimas,Alan, & Saka, mereka geng anak baik-baik di kampus ini walau mereka kelihatan kalem tapi mereka tak bisa tinggal diam jika salah satu kampus itu ada yang berani berulah maupun dari mereka atau dari orang lain.


Sedangkan trio Asteroid, itu lah nama geng mereka sebenarnya walau mereka tak sering sebut dengan nama geng itu, namun mereka membuat nama geng itu setelah akrab awal-awal masuk kampus, kenapa mereka bertingkah menjadi berandalan? nah simak terus dan pasti ada flashback nya setelah ini.


"Bcott!! kalo berani sama cewek doang sama kita juga dong sini!!," ujar Saka.


Tanpa aba-aba, Geng Asteroid menghajar mereka lawan satu per satu, sementara gadis culun itu semakin ketakutan dan segera pergi untuk kesempatan ini.


Namun tak lama kemudian, Sita dan rombongan nya melihat aksi perkelahian mereka di sudut sana.


"Eh Del, itu doi lu lagi berantem deh sama geng lainnya, yuk kita samperin ke sana!," ujar Sita.


"Cih, apasih doi-doi, ya udah kita pisahkan mereka sebelum dosen di sini ketahuan!," ujar Della.


Namun Sita, Della, Angel & Zahra segera menghampiri mereka dan menyetopkan antar aksi mereka.


"Udahhh! stop-stop! kalian apa-apaan sih!?? ini itu kampus bukan di markas!!," ngamuk Della.


Sementara mereka ber-enam pun seketika berhenti dari pertarungan nya.

__ADS_1


"Mereka bertiga noh berulah ama cewek-cewek kampus, kasih nasihat gih ke mereka!," ujar Dimas.


"Heh! lu pada yang mancing ke kite yeh!," ucap Jordan.


"Udah!! mending kalian bubar aja dari sini atau kita laporin kalian ke dosen!," ancam Sita.


Dan mereka pun segera bubar dengan sedikit memar di bagian pipi mereka masing-masing.


•••


Keesokan harinya, Khoi bersiap-siap berangkat ke perusahaan Stars Q dan tak lupa membawa dokumen yang akan di presentasikan nantinya.


Sesampainya di perusahaan, seperti biasa para karyawan melihat mobil itu kembali datang di tempat itu.


Lalu Khoi segera keluar dari mobil nya dan memasangkan kacamata selepas keluar mobil.


"Eh Sya, itu tamu yang kemarin udah datang di depan," ucap Nafisah.


"Ohh oke, aku segera melapor ke bapak Saputra," ucap Sasya, setelah informasi nya sudah lengkap ia pun segera ke ruangan kantor.


•••


Reno merasa senang, ntah kenapa akhir-akhir ini ia selalu memikirkan temen bobrok nya selepas jalan-jalan kemarin.


"Hadehh, tu anak bikin ngangenin ae, walau dia kadang mulut nya pedas mulu si," gumam Reno sambil tersenyum.

__ADS_1


Hiii... Senyum-senyum sendiri ga tuh, kalo dipikirkan seorang cewek sih fine-fine ae, lah ini... sesama jenis, hadoyy parah.


Lalu ia pun segera mengambil hp nya dan memainkan nya.




Sementara itu, Rizqy masih berpikiran masalah mimpi nya kemarin, dan ia berusaha apa maksud di dalam mimpi nya itu.



"Hufft... gua lama-lama ngeri juga kalo ini bener nyata, apa tandanya gua udah nundain perasaan gua ke Sahi ya?," gumam nya.



dan seketika ia baru sadar, semenjak sudah berada di Surabaya, Rizqy sudah lupa mengabarkan diri nya ke Sahira.



"Oh ya... gua kan belum kasih kabar ke dia," gumam nya.



Lalu ia pun segera menge-chat nya dan memberi kabar nya di sana.

__ADS_1



**Bersambung**...


__ADS_2