
(Putek)
...•...
...•...
...•...
Malam hari, seketika hembusan angin itu tiba-tiba kencang kuat sehingga daun-daun, dan segala macam itu hampir saja membuatnya beterbangan dimana-mana untunglah sedekar tiupan, dan dengan angin sekencang itu membuat hawa-hawa di sekitar nya menjadi sejuk melebihi adem dari buatan AC buatan manusia. tiupan angin yang terasa bersiul itu cukup terdengar jelas.
Seseorang berhenti sejenak di tempat yang sepi, ia mengamati dan menghayati dengan suasana malam yang cukup adem.
Ya hanya dia sendiri lah yang mengunjungi di sebuah taman yang tersedia titisan air kencur di tengah pusat lingkaran taman itu.
"Angin sekencang seperti ini, entah kenapa gua lebih suka dibandingkan dengan AC yang tiap hari gue hirup, apakah lebih sejuk udara alami ini di bandingkan dengan udara buatan?" batin nya sambil menghayati langit yang penuh bintang-bintang di atas sana.
"Ahahahaanjay! Kek film-film ae gua sendirian ngamati beginian! Hadeh nasib jomblo harus pasrah melihat orang-orang pacaran disini, tau gitu mending ga usah ke sini!" batinnya lagi.
Ya seorang itu ialah Saputra, ia sengaja jalan-jalan sendirian malam hari untuk menenangkan pikiran nya yang sedang mumet itu, karna sejak ia bekerja di tempat hal yang baru itu kini jadwal kerjaaan nya cukup padat dibandingkan dari perusahaan sebelum nya alias perusahaan cabang papa nya itu.
Tengah asik Saputra menghayati malam yang indah itu, namun tiba-tiba notif hp nya berbunyi membuat ia terhenti melamun dan segera mengecek siapa yang masuk pesan nya itu. Namun alhasil cuman pesan masuk berupa '111' yang berisi bonusan pulsa.
"Kampret!! ni pesan pen gua bantai dh! tiap gua cek pesan kagak ada yg chat gua! Ah miris banget hidup gua" gumam nya.
Di sisi sana, seorang wanita dan juga pria alias berpasangan duo kapel yang cukup menarik perhatian terhadap orang-orang di sekitar situ, membuat para pengunjung sana tampak kagum dan menjadi pusat perhatian terhadap mereka berdua itu. Sementara Si cewek itu pun merasa malu dan salting di lihat banyak orang.
"Duh, pak! Saya malu di lihat orang-orang banyak begini terus saya jadi ga pede pakai pakai cukup terbuka begini, malah dilihatin orang-orang kek begitu" ucap wanita itu tampak kaku dan merasa tak pede dengan penampilan nya sekarang.
"Haduh! Sasya, Kok panggil saya kata 'pak' sih? Panggil saya Mas atau nama juga tidak apa-apa" ujar nya, lalu semakin erat rangkulan nya ke tubuh wanita di samping nya itu.
"Eh, maaf M-mas, iya Mas ..."
"Nah kalau gitu kan adem saya dengar nya, oh ya tadi yang kamu bilang begitu mah gak usah di pikirin, udah pede aja sama penampilan kamu itu, lagian cocok penampilan kamu begitu, dan juga mereka terpesona melihat kecantikan kamu makai gaun ini" ucap nya.
"Aisss, gombal!" blush Sasya.
"Hadeh, saya tidak gombal tapi nyata" ucap nya dengan formal nya.
"Kamu makin lucu deh pakai bahasa Indonesia, xixixi" nyegir Sasya.
"Haiss lucu darimana ? Saya kan tidak buat hal-hal yang lucu" dengan masih polosnya.
"Xixixiixi, udah-udah! sampai kapan kita berdiri disini terus!? emang kamu tega buat kaki ku kesemutan begini?"
"Heheh... maaf sayang, eh Sasya maksudnya" cengir nya.
__ADS_1
"Haisss sayang-sayang! Makan tuh sayang!"
"Emang sayang tu bisa di makan ya?" tanya nya dengan wajah polos.
"Udah-udah, ntar aku badmood nih?!"
"Iyaya, ah kamu makin gemes aja"
Mendadak orang-orang menjadi bahan tontonan mereka dan sedikit berkerumunan seperti melingkar, Saputra pun tampak heran dan membuat penasaran dengan hal itu.
"Itu ada apaan dah rame-rame? Apa ada sirkus?" gumam nya.
Tanpa lama-lama lagi, Saputra pun mencoba mendekati orang - orang di sana, sudah beberapa langkah sentimeter lagi tampak raut wajah Saputra mengernyitkan dahi nya ternyata ada duo pasangan yang sedang romantisan di tengah jalan, namun Saputra seperti mengenal sosok salah satu di antara pasangan itu di tengah sana.
"Sasya??" gumam nya.
Tersentak hati Saputra putek bagaikan tertusuk paku yang teramat sakit melihat seseorang yang ia kagumi dan menyukai seorang wanita itu secara diam-diam ternyata ada hati lain yang dia miliki dan bahkan ia tak menyangka bahwa Sasya memang benar mempunyai cowok sedekat kawan karabat nya semasa ia menjadi CEO itu.
"Anying... Kok gua ga terima ya sasya sama cowok asing itu? Apa benar gue emang suka Ama tu cewek? Ah! masa iya gue jatuh hati sama mantan asisten gua sendiri?" batin nya.
Karna tak ingin semakin sesak melihat keromantisan mereka itu, Saputra pun memilih untuk pergi dari sana dan lanjut ke tempat yang lain.
•
•
•
Melihat notif pesan masuk, Sahira cukup kaget tiba-tiba teman lama nya itu mengechat nya kembali.
"Rizqy? Duh, kok gue sekarang jadi deg-degan gini ya baca notif dia? Aduh aku kenapa sih??" gumam Sahi.
Ya sebelumnya Sahira memang tampak biasa saja tiap ketemuan dengan Rizqy ia menganggap bahwa Rizqy itu sebatas teman alias sahabat atau saudaranya sendiri. Namun kali ini, entah mengapa dirinya merasa aneh dan deg-degan jika ada nama Rizqy muncul di layar notifikasi nya itu.
Di sisi lain, Rizqy semakin gugup dan menggigit jari-jari nya sembari menunggu pesan balasan nya dengan Sahira.
Tak lama kemudian, notif pesan itu pun kembali berdering, sontak Rizqy sedikit deg-degan tak karuan dan ragu buka pesan nya apa tidak.
Duh, kok gua jadi ga berani buka hp gua? Ah lemah lu Riz! Masa cowok gampang loyo.
Namun akhirnya Rizqy segera mengambil hp yang tadi nya sengaja di jauhkan agar tidak semakin berdebar-debar.
Tapi naas nya, notif pesan itu muncul dengan atas nama Reno, teman dekat lama nya itu dari Surabaya.
Seketika Rizqy berubah kesal karna yang muncul notif nya bukan Sahira melainkan sohibnya itu.
__ADS_1
"******! ni orang ngapain sih chat gue, dah jelas gue lagi jantungan chat sama Sahira malah dia yg muncul notif pesan" gerutu Rizqy dengan raut kesal.
Rizqy pun membuka pesan nya dan berisi...
📩 : Met malam ayank
Sontak Rizqy membulatkan matanya dan mengecek pesan dengan teliti, apa tidak salah sohibnya mengirimkan sebuah pesan dengan typing begitu, ia pun mencoba berfikir lain bahwa sohibnya itu memang pernah iseng pada nya.

...• **Rizqy Kurniawan** •...
...(*teman dekat Sahira*)...
...•••...

...• **Reno Alfandra siddiq** •...
...(*Sohib nya Rizqy*)...
dan ini outfit nya si Sasya ya ges ya, pas dia ngajak malming sama pacar baru nya🔥

__ADS_1
oke sekian, dan terimakasih yg sudah mau mampir.😌👌