
Hi-Hii...🏃♀️ met datang ke nopel ku yg gaje ini, suka ga suka di sukain aja:v
•
•
•
Pada 13:40 wib, Sita & teman-temannya mengambil jadwal kuliah pagi dan akhirnya pun selesai pada pukul 13: 30 wib. lalu Sita segera keluar dari ruangan kelas nya berburu-buru menuju di tempat parkiran, karna Della heran melihat Sita mendesak seperti itu ia pun segera menyusul.
"Eh Sit, tunggu!," saut Della.
"Ha?," ucap Sita.
"Lu mau kemana sampai buru-buru begitu??," tanya Della.
"Kan gue dah bilang kemarin gua mau mampir ke tempat perusahaan nya," ucap nya.
"Lah ngapain? bukannya lu sama dia dah ga ada hubungan lagi??," tanya Della.
Namun Angel & Zahra menyusul mereka.
"Eh kalian ga nungguin kami main pergi aje," ujar Angel.
"Tau tuh si Sita katanya ada urusan Ama mantannya," ucap Della.
"Udah ah, gue duluan ye! sorry hari ini kita ga barengan dulu," ucap Sita, lalu ia pun segera menuju ke motor nya.
"Eh Del, ada apa sih dengan Sita?," tanya Angel.
"Entah lah, mungkin dia minta balikan kali sama si ayang bebeb nya," ucap Della.
•••
Setelah Saputra, Khoi & klien lainnya selesai makan bersama, mereka pun segera pamit undur diri dari sana.
"Emm, ya sudah pak karna waktu keburu sore kita segera balik sekarang," ujar Khoi.
"Hooo, oke-oke hati-hati ya pak di jalan," ucap Saputra.
Mereka pun tak lupa berjabat tangan dan membalas senyuman kembali.
•••
__ADS_1
Di sisi lain, Jordan, Lingga & Al sedang nongkrong di tempat kantin seperti biasa nya.
"Eh, Jor, gimana kalo kita kasih pelajaran ama trio-trio Stars itu!," ujar Lingga.
"Kasih pelajaran apaan?,"
"Yeh, gimana sih lu... kemarin kan mereka dah sering ikut campur urusan kita," ujar Lingga.
"Nah bener tuh, kita balas ke mereka sampai ga berani ngehajar ke kita!," ujar Al.
"Iya juga tuh, nanti dah gua pikir dulu apa rencananya," ucap Jordan.
"Eh gua punya ide nih, gimana kalo kita buat mereka skorsing di kampus ini??," ujar Lingga.
"Ha? gimana tuh?," tanya Al.
"Jadi gini..." lalu lingga pun berbisik di telinga Jordan & Al.
•••
Saputra berjalan-jalan di area lantai dasar sambil mengawas dan melihat pekerjaan karyawan lainnya.
namun ada beberapa karyawan menyapanya dengan senyum malu-malu.
"Hai pak," sapa salah satu karyawan di sana.
"Ee... ini pak lagi nunggu proses dokumentasi di staf admin," ujar nya.
"Ooh oke lah semangat kerja nya ya biar saya naikin gaji kalian kalo kerja nya maksimal," ucap nya.
"I-iya pak, hehe,"
"Kalo semangat dapatin bapak boleh ga?," ucap nya.
"Boleh dong, asal cantik, bening..." ucap Saputra
"Ee...,"
"Tapi kalo seperti kalian apasih yang engga, kan juga cantik," ucap Saputra.
"Ih masa sih pak,"
"Ahahaha, ya dong kalian kan juga cantik-cantik,"
__ADS_1
Melihat anaknya sedang mengobrol dengan karyawan lainnya beliau pun segera menghampiri nya dan berdehem lalu beberapa karyawan nya melihat kedatangan mantan CEO nya, mereka seketika terdiam dan kembali hormat.
"Ehem..." dehem nya.
"Bentar, ini gua ga asing lagi ama suara nya," gumamnya.
"Ehem...ehem!,"
Lalu Saputra pun segera menoleh dan ternyata benar sosok suara itu ialah sang papa nya baru muncul di belakang nya.
"Eh papa? sejak kapan di belakang putra ga bilang dulu papa ke sini kan putra bisa sambut papa di depan," ujar Saputra.
"Halah ga usah banyak omong, jadi ini kerja kamu malah asik ngobrol sama karyawan lain!,"
"Aduh pa, putra baru-baru ini jalan-jalan sambil melihat kebeningan karyawan, eh... maksudnya putra sambil ngawas karyawan di sini," ucap Saputra.
Sementara Afgan hanya menyipitkan mata nya dengan berlipat kedua tangannya di dada.
"Antar papa ke ruangan kerja kamu!," ujar Afgan.
"I-iya pa, ayo," ucap Saputra.
Setelah memasuki di ruangan kantor Saputra, Afgan melirik kesana kesini di ruangan kantor anak nya.
"Hmm, bagus-bagus, jadi gimana akhir-akhir ini apa proses kerjasama perusahaan lain berjalan dengan lancar??," tanya Afgan.
"Tenang pa, lancar kok ya walau putra kaga paham si bahasa dia, mereka kan dari perusahaan luar negeri," ucap Saputra.
Afgan mengangguk nya dengan pelan smabil menghayati di ruangan itu.
Setiba di Apartemen, Khoi langsung tepar di sofa nya ia meresa letih selepas dari perusahaan itu.
"Hufft, Terasa banget capeknya hari ini," gumam nya.
Lalu ia pun tanpa sadar tertidur di tempat Sofa nya.
__ADS_1
•••