CEO KU SOMPLAK

CEO KU SOMPLAK
~ Eps 6


__ADS_3

^^^.......^^^


.


.


Reno sedang menikmati makanan lauk itu dengan lahap dan tak segan-segan ingin menambah nya satu piring lagi.


"Ummm, enak bener masakan Tante, boleh nambah ga nih, Tan?," ucap Reno.


"Woiya silahkan kalo bisa abisin satu priuk ya nak," kata Zena, dengan tersenyum tulus.


Sementara Rizqy masih beberapa suapan di mulut nya melihat teman satu nya itu rakus seperti tak di kasih makan oleh emaknya.


"Lu baru makan 1 Minggu apa gimana sih, Ren? lahap bener kunyahan lu," ucap Rizqy.


"Ya elah lu kek ga tau aja gue, kan di sekolah juga begitu," kata Reno.


"Ah biarin lah, biar tambah sehat itu mahh," ujar Zena.


"Tapi Ma, dia orang nya emang rakus ga di sekolah, di luar, di sini, sama aja" ujar Rizqy.


"Hahaha, gapapa kamu juga begitu dong biar badan kamu berisi dan cewek-cewek pada kagum sama kamu," kata Zena.


Rizqy pun terkekeh mendengar omongan mama nya dan segera melanjutkan sisa makanan nya.


•••


Sahi baru saja sampai di rumah dan berhenti sejenak.


"Duhh, aku harus bilang apa ya ke ibu," gumam Sahi.

__ADS_1


lalu tak lama kemudian ibu nya keluar dengan berpakaian rapi.


"Eh, kamu? tumben jam segini cepet pulang," ucap Rena, Ibunya.


"Ah, emmm i-iya Bu," gugup Sahi.


"Loh, bentar-bentar, kan biasa nya kamu pulang jam 5 lewat dan ini itu masih jam set 4," kata Rena.


"Ah anu Bu, nanti aja deh ku jelasin nya, oh ya ibu mau kemana?," tanya Sahi.


"Mau ke warung bentar," ucap Rena.


"Ouh oke Bu,"


Jam 16:50 WIB


Nur bersiap-siap untuk pulang, namun ada salah satu pekerja Coffe itu menghampiri Nur.


Nur pun mengambil sebuah kertas itu dan perhatiin.


"Ngak, tapi ku lihat-lihat ini pelanggan cewek itu pas tadi siang deh," kata Nur.


"Oh gitu, ya sudah mbak kalau gitu saya duluan ya," kata Gina.


"Oke,"


•••


Setelah jadwal-jadwal meeting sudah selesai, Afgan dan Saputra bersiap-siap untuk pulang, namun ada Asisten Afgan menghampiri nya.


"Emm, permisi pak, saya dapat info hari ini," ucap Fita.

__ADS_1


"Ya? Apa itu?," tanya Afgan.


"Emm, ini kabar buruk bahwa ada seseorang sudah nekat melakukan tindakan nya hingga melampaui batas," kata Fita.


"Maksudnya? coba lebih jelas lagi," kata Afgan.


"Duhh, si Asisten papa kenapa pake datang segala sih, ga tau apa orang mau pulang seharian pegel banget pinggang gua," gemurutu Saputra dengan wajah sebal.


"Oke pak, saya langsung to the point saja bahwa ada salah karyawan sudah mengambil hak di perusahaan ini dan saya sudah melihat cctv tersembunyi tadi siang." kata Fita.


Afgan mendengar nya cukup kaget dan seketika ia berubah ekspresi.


"APA!? BERANI SEKALI DIA MELAKUKAN ITU, SIAPA ORANG ITU!?," tanya Afgan.


"Emm, bapak langsung lihat saja orang ini," Fita menyerahkan handphone nya sebuah video dari cctv, lalu Afgan tak menyangka bahwa orang itu orang terdekat nya selama ini.


Sedangkan Saputra tak memperdulikan apa masalah nya ia pun segera balik duluan secara diam-diam.


Sesampainya di mobil, Saputra lupa bahwa kunci nya di tangan Papa nya.


"Waduhh, kunci nya kan masih di papa," gumam Saputra.


dan tiba-tiba seseorang berpakaian jas serta menggunakan masker berwarna hitam itu tak sengaja menabrak Saputra.


"WOI PUNYA MATA GA LU!?,"


namun orang itu tetep berjalan hingga berburu-buru.


"Sial, berani nya dia nabrak gua,"


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2