Cinta Ammara

Cinta Ammara
Bab 20


__ADS_3

" Mas Argan lihat apa...? Ini Mas kopinya diminum dulu..." ucap Rara ramah.


" Baiklah Dek..." ucap Argan seraya berjalan menuju ruang tamu.


Kini Argan duduk berhadapan dengan Rara seraya mensesap kopinya perlahan karena masih panas.


" Dek, itu foto pernikahan kamu dengan mantan suami kamu ya...?" tanya Argan seraya menoleh ke belakang.


" Iya Mas..." ucap Rara singkat.


" Kenapa masih terpampang disitu Dek...? Kamu masih berharap dengan mantan suami kamu ya Dek...?" tanya Argan penasaran.


" Rara belum sempat beberes Mas, jadi belum Rara turunin... Dan Rara sama sekali sudah tidak mengharap Mas Yudi kembali ke dalam kehidupanku lagi... Biarlah dia bahagia dengan pilihan hidupnya Mas..." ucap Rara mantab.

__ADS_1


" Bagus kalau begitu Dek, Mas akan selalu ada untuk kamu dan baby kamu... rawat dan jaga dia dengan baik ya...?" ucap Argan tersenyum.


" Pasti Mas, terima kasih Mas sudah membantu Rara sepenuhnya... Semoga Allah memberikan balasan yang terbaik untuk keluarga Mas Argan..." ucap Rara tulus.


" Aamiin, terima kasih atas doanya Dek... Kalau begitu Mas pamit ke kantor dulu, terima kasih kopinya.. Besok Mas tunggu kamu dikantor.. Oke... Assalamualaikum..." ucap Argan seraya mengacak rambut Rara gemas.


" Iya Mas, hati-hati Mas... Waalaikumsalam..." ucap Rara tersenyum seraya melambaikan tangannya.


Kini setelah kepergian Argan. Rara segera beberes rumah yang telah ditinggalkannya selama sehari. Tak lupa Rara melepas foto pernikahannya dulu dengan Yudi. Selesai beberes. Rara segera mengecek segala kebutuhan dapurnya. Kini Rara berganti baju untuk pergi ke pasar terdekat sebelum pasarnya sepi. Dengan hati-hati Rara mengendarai motornya menuju pasar.


" Pak, beli rujak es krim nya 2 ya Pak, dibungkus saja, dan ini uangnya ya Pak...?" ucap Rara seraya meletakkan uangnya di meja penjual.


" Baik Neng..." ucap penjual rujaknya.

__ADS_1


Selesai berbelanja, Rara langsung balik ke rumah. Sesampainya di rumah, Rara segera mengambil mangkok dan menuangkan rujak es krim yang dibelinya tadi. Rara pun segera menikmatinya seraya menonton televisi.


Selesai menikmati rujak, Rara mematikan tekevisi dan segera sholat dzuhur. Selesai sholat Rara membaringkan tubuhnya di kamar miliknya. Tak terasa hingga jam 4 sore Rara baru bangun. Dirinya segera berwudhu dan sholat Ashar. Selesai sholat Ashar, Rara segera mandi dan berganti pakaian.


Kini Rara sudah kembali berkutat di dapur untuk menyimpan bahan makanan yang telah dibelinya tadi. Selesai menyimpan bahan makanannya, Rara segera bersiap untuk masak untuk makan malamnya nanti. Rara hanya membuat kwietiau goreng jamur dan ca kangkung. Selesai berkutat di dapur, Rara segera menghidangkannya di meja makan.


Disaat Rara ingin menikmati masakannya, pintu Rumah diketuk oleh seseorang. Rara pun segera membukanya.


" Assalamualaikum Dek..." ucap Argan seraya membawa sesuatu.


" Waalaikumsalam Mas, mari masuk Mas..." ucap Rara tersenyum.


" Makasih Dek.. Ini Mas sengaja mampir kesini bawain seafood, soalnya tadi Ibu pesan suruh beliin jadi Mas sekalian beliin buat kamu.. Ini diterima..." ucap Argan seraya menyondorkan seafood yang dibawanya.

__ADS_1


" Aduh.. Makasih banget ya Mas, malah bikin Mas Argan repot kan...? Oya gimana kalau Mas sekalian makan disini saja, kebetulan Rara sudah masak... Apa Mas Argan mau...?" tanya Rara hati-hati.


__ADS_2