
Setelah hari hujan -hujanan kapan hari entah Flo maupun Atha jadi saling kikuk. Kemesraan mereka kapan hari itulah yang membuat keduanya sama-sama sungkan. Hari ini sudah 1 minggu berlalu saatnya mereka kembali ke kota dan pernikahan mereka sudah menginjak hari ke 10. Rasanya semakin lucu saat jarang menyebut sayang atau mas.
" Abi ... Umi ... Atha dan Flo harus kembali ke kota. Lain kali kami akan berkunjung. Seharusnya hari ke 4 kami harus kembali bersama Zea tapi karena Atha sayang sama akhirnya tinggallah beberapa hari," ledek Atha sekaligus berpamitan. Sebab Ummi sudah mulai berkaca-kaca.
" Anak nakal! Bahkan membuat Ummi-mu menangis saat kau tinggal kabur ke kota," ummi nampak sudah sangat haru kala melihat putranya sukses di kota. Jadi mengingat suaminya yang merantau ke kota dan sukses di sana.
" Ummi ... Sudah dong Atha kan gak kemana-mana! Rumah Atha bisa ummi kunjungi setiap hari selalu terbuka. Ya, kan sayang???" akhirnya Atha kembali memanggil sayang pada Flo membuat Zahra gusar. Meskipun dia sudah menikah dengan adzkan ternyata dia masih mengharapkan kepedulian Atha kepadanya. Dia merasa Atha masih selalu ingij dekat dengannya.
" Iya Ummi ... Datanglah ke sana kami pasti senang," jawab Flo sambil tersenyum.
" Tentu sayang ... Oh, kata Papi punya bisnis klinik kecantikan ya?" tanya Ummi membuat Adzkan kagum pada Flo.
" Beneran Flo?" tanya adzkan tertarik. Zahra pun nampak tak suka kala suaminya ikut kepo kepada suami Atha itu. Flo jadi tidak enak jika emmbahas bisnis. Sebab dia tak ingin memamerkannya.
" Iya Ummi ... Tapi masih Fase dasar. Mohon doanya," jawabnya menanggapi ummi bukan adzkan. Dia mencoba menjawab secukupnya saja.
" Okeee ya ummi kami berangkat! Kak adzkan, Kak Zahra kami pamit. Semoga bertemu di lain waktu," pamit Atha pada keduanya. Mereka berdua tersenyum. Zahra pun mengangguk dan tersenyum. Namun Atha kali ini nampak tak begitu memperhatikannya.
Mereka pun meninggalkan kawasan pesantren dengan hati yang lega. Karena harus segera kembali ke aktivitas sehari-hari.
Pesan masuk di dapatkan oleh Flo.
Ting.
__ADS_1
♤ Kak ... Ada kiriman dress dari keluarga pakistan. Kurang lebih gini deh kak dressnya. Zea cobain hadiah yg milik zea kak. Sumpah gak gerah kak. Lembut. Gunakanlah saat bersama kakakku yang seperti kulkas itu biar semakin meleleh hatinya. Hehehe. Zea berangkat ke asrama dulu. By kakak sayang. Titip salam untuk si kulkas ya! Bahan masakannya udah zea habisin. Oh, iya semoga suka suprise kamar pengantinnya kakakku yang cantik.
kalau di sini kan lebih seksi pakai lingerie ya mak. Mari kita gunakan dress berbeda saat malam indah di antara mereka.
" Kenapa? Senyum-senyum sendiri?" tanya Atha.
" Zea bilang bahan makanannya sudah di habiskan dia pamit ke asrama," jawab Flo.
" Ck. Selalu begitu dia," jawab Atja sambil berdecak sebal.
Ting.
♤ Tha ... Eh, kakak gue yang sedingin kulkas. Istri cantiknya dapet kriman dress dari pakistan suruh pake ya pas nanti malam. Kamar pengantinnya udah gue hiasin makasih gak loe tuh ama adik laknat kayak gue. Hahahah. Tadi gue kirimin dia dress yg di kasihkan ke gue. Cantik broooo, apa kabar bini loe yang pake pasti loe udah ngap di dekatnya. By Athaa .... Eh kakak gue yang ganteng seantero nusantara....
Pesan itu membuat Atha menghela nafas.
Dasar anak kucrut ya! Pinter ya kamu bikin kakakmu ini kesal. Udah kitanya saling salting malah anak itu bikin ulah makin ngap ntar aku sama Flo. Batinnya udah ngapppp sekarang.
...----------------...
Sesampainya di rumah baik Atha dan Flo saling menoleh.
__ADS_1
" Kita ke kamar mana nih Flo?" tanya Atha.
" Ke kamar Utama ya!" ajak Flo. Dia khawatir kamar Atha sudah di rombak sama Zea. Kan malu kayak kena Gep. Atha setuju karena dia merasa Zea sedang bermain-main dengan mereka kali ini.
Mereka pun melangkahkan kaki ke arah kamar utama rumah ini. Tanpa ada curiga sedikit pun. Dia membuka kamar itu dan membuat mereka mematung di tempat.
Degh.
Jantung mereka berdua berdegup dengan kencang saat ini. Apalagi ada tulisan Yang tiba-tiba muncul dari atas begitu saja.
" Happy Unboxing kakakku sayang, Met Bersenang-senang dong "
Mampus! Kan di prank sama Si zea aku sama Atha. Batin Flo kini menoleh ke arah Atha yang masih terkejut dengan keadaan kamarnya yang jadi se - bla bla. Atha menciba menelan ludanya sendiri dengan kasar. Begitu pun dengan Flo yang menggelengkan kepala dan mengangkat tangannya.
" Bukan aku Tha! Suer ... " ucap Flo. Atha jadi tersenyum. Dia menarik tangan Flo dan mengajaknya masuk ke kamar.
" Jangan biarkan usaha Zea sia-sia! Sudah sah bukan??? Apakah masih takut jika menjadikanku suami yang seutuhnya?" pertanyaan Atha yang membagongkan bukan ya? Hahahah harusnya iatri sepenuhnya ini di balik loh guys.
" Tha ... A ... AKu, mandi dulu ya!" pamitnya ngibrit masuk ke dalam kamar mandi dengan cepat tanpa menoleh. Atha jadi tertawa melihat kelakuan Flo.
Likeeeee deh ya ntar author kasih tambahan 1 episode lagi. Ciyeeeee yang baca senyum -senyum sendiri. Senyumnya jangan sendirian dong sana panggil babangnya dulu deh. Hahahah.
__ADS_1