
Malam pembaca yang budiman. Author kasih bonus Up 1 judul lagi sebelum bobok ya sayang. Happy reading.
Saat Flo bangun dia melihat tak ada siapapun di sampingnya. Dia pun memutuskan untuk kamar mandi membersihkan diri. Setengah jam berendam dengan air hangat dan menggunakan lulur kesukaannya membuat hatinya lebih rileks. Dia pun memutuskan untuk keluar dari kamar dan menyelesaikan sholat isya dan mengaji surat al mulk yang biasa di baca oleh suaminya.
Sudah 1 jam lamanya dia tak menemukan keberadaan suaminya. Namun kemudian matanya tertuju pada selembar kertas di nakas dekat ranjang mereka.
♡ Sayang ... Mas keluar sebentar ya! Daniah sedang berulah pada arif kasihan dia sendirian di base camp. Mas usahaakan segera pulang tadi mau bangunin pules banget. Kasihan istri cantik mas ini. Kalau sudah banguj jangan lupa sholat sama mengaji ya. Love you sayang ... ♡
Seketika bukan bahagia yang di dapat oleh Flo tapi hati yang sedikit cemburu pada sikap suaminya yang begitu perhatian pada Daniah hingga saat ini.
Menyebalkan sekali sih mas. Sendirian di rumah ngapain coba. Sebel banget seorang diri kayak gini. Huft. Batinnya.
Flo beranjak dari kamarnya menuju ruang Tv yang ada di dekat kamarnya. Dia tak menyukai sendiri seperti ini. Dia melihat tontonan anak kecil di sana. Sesekali menengok Hp. Ingin rasanya ghibah dengan angel tapi sayang sekali terlalu malas.
Di base camp..
" Daniah!" seru sang papa.
" Pa ... Daniah mohon pinta Atha untuk menikahi Daniah," rengek Daniah yang merasa hatinya sesak sekali. Rahman menggeleng.
" Nak ... Jangan seperti ini. Papa sudah mengatakan jangan memaksakan cinta pada Atha. Harusnya Daniah paham akan itu," ucap sang papa di buat tak mengerti oleh putrinya.
" Pa ... Kali ini saja! Please ... " daniah memohon penuh harap pada sang papa.
" Tidak nak ... Jangan melakukan ini. Atha dan Flo baru saja menikah jangan merusak kebahagiaan yang sudah tercipta di antara mereka. Mintalah yang lain tapi jangan yang satu ini!" pinta sang papa pada putri kesayangannya.
" Papa bener-bener gak sayang sama Daniah!" seru Daniah kemudian berlari keluar menuju mobil papanya.
" Tha ... Maafkan om ya gak bisa membuat Daniah tenang l. Dia masih saja mengangguk kalian. Om mohon bersabarlah sedikit lagi menghadapinya! Arif thank you nak," ucap papa Daniah pada mereka berdua.
" Tentu om, " jawab mereka berdua sambil tersenyum.
" Thank you Tha ... Daniah bener-bener hamoir merusak reputasi gue kalau dia bersikap seperti itu," keluh Arif. Atha terkekeh mendengarnya.
__ADS_1
" Memangnya kenapa rif?"tanya Atha pada Arif dengan santai dan senyuman yang menampilkan deretan gigi putihnya.
" Gue laki normal juga Tha. Jangan di kira," protes arif yang membuat Atha tertawa.
" Udah yuk pulang! Istriku sendirian Rif!" ajak Atha. Arif mengangguk.
" Okeee," jawabnya dengan cepat.
Mereka pun meninggalkan base camp ketika jam sudah menunjukkan pukul 08.00. Atha membelah jalanan untuk segera mencapai rumahnya dengan cepat. Atha begitu mengkhawatirkan istrinya itu.
Sesampainya di rumah Atha memarkirkan mobilnya dengan benar. Segera menutup gerbang seperti biasanya dan menuju ke dalam rumah. Atha samar-samar mendengar suara Film kartun di putar di lantai 2.
Apa iya Flo yang melihat kartun malam-malam begini ????? Batinnya tak percaya.
Tapi saat melihat ruang televisi dia melihat Flo di sana dengan menggunakan hoodie berbulu yang sedang serius menatap layar televisi.
" Yang lagi asik ... Nonton Tv sampai gak ngeh suami pulang ya!" ledek Atha dari belakang namun si empunya tak menjawab. Atha jadi mengernyitkan alisnya dan segera menaruh kontak mobil di tempat biasa dan mendekati istrinya dengan duduk di sampingnya.
" Kok diam sih di tanya suami?" tanya Atha melihat Flo diam.
" Gak sekalian aja nginep sama Daniah," jawabnya ketus. Atha jadi membeo mendengar jawaban istrinya. Seketika Atha membalikkan badan istrinya.
" Gak ngambek males aja. Perhatian amat sama Daniah-nya malam-malam nyempetin buat nenangin dia istrinya sampe di tinggal sendirian di rumah," omel Flo dengan menatap lainnya. Atha meraih tangannya dan mengecup punggung tangan Flo.
" Tidak ada yang bisa mengalihkan cinta Atha untuk Flo. Jika kemarin Atha menikah karena Tertarik pada hidup Flo tapi kali ini berbeda. Atha yang ini sudah mencintai Flo. Percayalah! Aku sedang tak bergurau," ucap Atha pada istrinya yang masih manyun.
" Cemburu ya????" tanya Atha sambil tersenyum.
" Mungkin saja," jawab Flo singkat.
Kini Atha bersandar di kursi panjang itu dan memeluk Flo sambil melihay tontonan tak bermutu Flo itu. Dia bahkan geli menonton kartun saat ini. Atha menyandarkan kepala Flo pada pundaknya.
" Apakah tidak ada tontonan lain Flo?" tanyanya dengan melihat layar tv-nya.
" Lebih baik melihat ini bikin senyum sendiri daripada kesal mulu," jawabnya masih dengan nada tak bersahabat.
__ADS_1
" Kan udah minta maaf sayang ... Kasihan arif dia minta bantuan. Mas gak sengaja pengen nemuin Daniah kok," jawabnya lagi.
" Yakin???" jawabnya masih dengan bibir yang manyun. Atha menggelengkna kepalanya
" Yakij dong. Cemburunya gini amat sih istrinya mas. Udah cinta banget ya apa bucin?" tanya Atha membuat flo menatapnya.
" Emang tahu artinya bucin apaan? Kan kerjaannya ngaji sama kuliah plus kerja," jawab Flo menggemaskan bagi Atha.
" Tahulah sayang ... Budak cinta toh? Emangnya udah secinta itu sama mas suami? Hmmm ... Coba jawab???" tanya Atha dengan sabarnya. Dia merasa memiliki istri yang jauh di bawahnya. Ngambeknya kali ini bikij dia geleng-geleng kepala.
" Sakit aja rasanya kayak ada yang hilang mas saat kamu bilang mau ke Daniah. Aku udah yang kayak melas banget di tinggal di rumah," cebiknya.
" Uh ... Sasihan istrinya mas. Sini peluk deh!" serunya sambil menggoda.
" Dari tadi juga udah di peluk mas! Emangnya mau peluk gimana lagi. Kamu ini payah," manja Flo pada suaminya. Kini, atha senyum pada istrinya.
" Ibadah malam yukkkk! Barusan kan udah yang ngambek banget tanggung sayang. Tadi rencananya enggak sih. Tapi kok ya gemesin gapapa lagi sekali lagi bahagiaan istri," goda Atha sambil senyum ala-ala oppa -oppa korea gitu. Flo malah di buat menatap tajam ke arah suaminya.
" Apa ? Bahagiain aku??? Yakin emang mas enggak gitu?? Palingan juga mas modus kan? Emang pengen kan," cecar Flo. Atha malah mengajak Flo berdiri dan mematikan tv-nya.
" Yuk ... Udah sholat kan ya?!" tanya Atha.
" Sudah," jawabnya.
" Alhamdulillah. Ayo deh mas kasih bonus karena udah cakep sholat tanpa di suruh," puji Atha pada istrinya.
Atha kini malah menggendongnya ala-ala pengantin di tv-tv yang romantisnya pake banget. Flo di buat tercengang dengan gendongan kedua ini. Senyuman Atha benar-benar mengalihkan dunianya.
" Bukain pintunya dong sayang," pinta Atha padanya. Flo pun membukanya dengan senang hati dan menutupnya kembali.
Hayooooi. Lanjutin sendiri-sendiri deh halu-nya.
Pahala? Pahala dong ya kan istri sendiri.
Likeeeeeee
__ADS_1
Komeeeninnnn
Vote yaaaa maaciw.