Cinta Klasik Pemuda Desa

Cinta Klasik Pemuda Desa
Pembelaan Atha


__ADS_3

" Katakan kak! Sedang Apa kau di rumah calon suamiku," Daniah menghardik Flo dengan kasar. Flo pun mematikan kompornya karena mungkin pembicaraan ini akan lama.


" Daniah ... Akan aku jelaskan!" jawab Flo dengan tenang. Daniah sudah menatap murka Flo dengan pakaian seksinya.


" Apa tujuanmu menggunakan baju seksi seperti ini??? Kemarin kamu menggunakan hijab tapi lihatlah kak saat ini kamu di rumah siapa dan cara berpakaianmu!" serunya dengan menatap nyalang.


Dari arah belakang Atha sudah menatap Daniah yang sedang meluapkan emosinya itu. Flo mengisyaratkan sesuatu untuk tidak marah.


" Sudahkah Daniah? Bolehkah aku berbicara sekarang padamu?" tanya Atha dari belakang dengan dingin. Kini Daniah berbalik menghadap ke arah Atha.


" Tha ... Apa dia menggodamu dengan cara licik? Lihatlah cara berpakaiannya sangatlah tidak sopan sekali," protes Daniah pada Atha. Namun Atha mencoba tenang meskipun istrinya sudah di hardik oleh Daniah.


" Daniah .... Duduklah di sini! Flo kemarilah sayang!" seru Atha membuat Daniah melongo tak percaya dengan kata-kata Atha. Flo pun duduk di samping Atha. Daniah menatap tak suka saat ini.


" Katakan Tha!!" seru Daniah saat ini tanpa senyum ceria di wajahnya.


Atha menghela nafas panjang ...


" Daniah ... Flo berpakaian di hadapanku seperti ini itu haknya, dia menggunakan dapur ini untuk memasak itu haknya apapun yang dia lakukan di rumah ini itu haknya. Karena Flo adalah istriku Daniah. Jadi, aku mohon jangan mengatakan hal yang buruk tentangnya. Jangan melebihi batas ... Kamu adalah temanku dari kecil. Jadi, aku harap kamu bisa menghargai orang-orang di dekatku termasuk istriku," jawab Atha lega. Sedangkan Daniah kini melempar makanannya ke arah Flo yang duduk berhadapan dengannya.


" Auhhhh !!" Rantang itu mengenai wajah Flo. Atha langsung melototkan matanya. Dia tak percaya jika Daniah se arogan itu.

__ADS_1


" Kau benar-benar seperti j*l*ng ya kak! Bukankah kau memiliki Dannis yang menjadi pacarmu beberaoa waktu lalu! Kenapa kau malah menikahi orang yang aku cintai! Keterlaluan kau kak!!!!" maki Daniah. Namun Atha langsung mengeluarkan baritonnya dengan sarkas. Dia yang tak pernah marah saat ini di buat emosi.


" Pintu keluar di sana! Pergi dari rumahku Daniah!!!! Jangan sampai aku berbuat kasar padamu. Keluarlah sekarang!!!!" seru Atha dengan wajah dingin dan sikapnya yang kaku.


" Tha .... " rengek Daniah tak terima.


" Jangan merengek! Aku bukan kekasihmu atau kerabatmu tapi aku hanya seorang teman. Jadi, saat ini pergilah dari sini," jawab Atha tanpa menatap Daniah. Daniah berlari keluar dari rumah Atha sambil menangis.


Maaf Daniah. Seberapa kuat kamu mencoba dekat denganku aku tetap tidak bisa menyukaimu sedikit saja. Lebih baik tahu daripada harus ku sembunyikan. Kau harus bersikap lebih dewasa tak hanua mengutamakan emosi sesaat. Batin Atha.


Flo kemudian memegang tangan suaminya. Atha yang sedari tadi diam seperti orang kesambet karena telah memarahi Daniah itu membuat Flo merasa bersalah.


" Mas ... Seharusnya tidak begitu? Daniah terlihat sangat marah dan kecewa," ucap Flo pada suaminya.


" Mas ... Flo hanya ingin kamu bicarakan perlahan pada Daniah. Dia putri teman ayah kita. Wajar juga jika Daniah suka sama kamu kalian selalu bersama selama ini," jawab Flo. Atha kini menatap Flo dengan wajah terkejut.


Atha memegang pipi Flo.


" Haaiiiishhh ... Sakit tahu jangan di pegang!" rintih Flo saat tangan Atha memegangnya.


" Memar loh Flo! Sini mas obati. Daniah itu kalau udah emosinya meluap malah melukai orang," ucap Atha melihat istrinya di lukai seperti ini.

__ADS_1


" Namanya juga cinta mas! Untung saja bukan meja ini yang di angkat sama Daniah kan tambah rugi 2 kali ya gak," canda Flo membuat Atha yang khawatir jadi tersenyum sambio mengoleskan salep.


" Kau ini ... Benar-benar Zea kedua. Kualat aku sering mengejeknya. Lihatlah istriku ini! Sungguh sikapnya 11 12 dengan si bontot," keluh Atha sambil senyum. Flo juga membalasnya dengan kerlingan mata.


" Mas ... baik-baiklah dengan Daniah. Setidaknya dia begitu memperhatikanmu sebelum menikah denganku mas," ucap Flo sok dewasa ceee ileee.


" Poligami boleh berarti?" tanya Atha membuat Flo melotot.


" Kok poligami sih mas???? Baik -baikin bukan poligami," jawab Flo dengan sewot. Atha memeluk pundak Flo dan mencium kepalanya.


" Makanya jangan pernah suruh suamimu baik-baik dengan perempuan lain. Kalau dia terpesona dengan gadis itu baru tahu rasa nanti ... " jawab Atha sambil masuk ke kamar mandi di dapur. " Segeralah bersiap kita berangkat ke kampus bersama!" serunya. Flo hanya termangu di tempat. Tapi Atha kembali bersuara membuat Flo terjingkat.


" Udah gak usah di pikirin! Atha cuma cintanya sama Flo aja. Makanya jangan sok dewasa dan sok mau berbagi kasih. Ntar jatuhnya kasihan sayang," Goda Atha.


Dasar suami gelo. Ngeselin banget tuh kata-katanya. Batin flo segera berlari ke kamarnya.


.


.


Likeeeeeee donggggg.

__ADS_1


Noh, si Atha lagi senyum-senyum di kamar mandi gara-gara habis godain istrinya yang baik pengen jodohin sama Daniah heheheheh.


__ADS_2