
Atha yang melihat Flo sedih jadi tersenyum dan memegang tangannya. Flo yang tadinya diam kini menatap suaminya itu.
" Flo ... Keluar yuk! Kita refreshing sebentar," ucap Atha. Namun Flo menggelengkan kepalanya.
" Malas mas ... " jawabnya nyengir kuda.
" Ayolah ... Kalau kamu gak mau habisin uang mas siapa lagi? Apa mas panggil Daniah saja untuk menghabiskannya," Goda Atha supaya istrinya itu mau beranjak. Seketika flo membola.
" Mas ..... Teganya," rengek Daniah. Atha tersenyum saat melihat istrinya itu merajuk.
" Ayo kita ke tempat perawatan!" ajak Atha.
" Untuk apa mas???" tanya Flo dengan menggeleng.
" Untuk aku gunakan nanti malam sayang. Sesekali menyenangkan suamimu pahalanya berlipat," Bisik Atha. Dia terpaksa menggoda Flo agar istrinya itu tak bersedih.
" Mas Atha! Kok ya gitu ... Flo gak menarik ya?" tanyanya mencebik.
" Supaya lebih menarik di tengah malam sayang. Besok kan libur bimbingannya ya?" tanya Atha sambil mengedip.
" Lalu??? Layani mas dong sayang," jawabnya membuat Flo mengernyitkan alisnya.
Tanpa banyak bicara lagi Atha menggandeng Flo keluar dari rumah setelah berpamitan pada bibi dengan ala-ala anak remaja.
" Bibi ... Atha sama Flo keluar dulu!" serunya sambil meninggalkan rumah tanpa menunggua jawaban dari bibi.
Mereka meninggalkan kediaman dengan sat set. Atha tak terlalu banyak bicara. Butuh wakty sebentar bagi Atha untuk smpai di tempat SPA. Atha pun menggandeng sang istri dengan mesranya.
Sesampainya di dalam ...
" Buatlah istriku sangat cantik! Berikan perawatan layaknya pengantin baru," seru Atha.
" Baik Tuan," jawabnya sambil mengajak Flo. Sedangkan sang istri nampak sangat terkejut. Spontan saja Flo mencubit piggang suaminya.
" Auhhh ... Sakit sayang!" seru Atha.
" Mas ngapain sih???" tanya Flo. Atha tersenyum.
" Nikmati sajalah sayang. Mas tunggu sini!" jawab Atha.
" Mari silahkan nona!" seru sang pegawai Salon. Flo tersenyum padanya.
__ADS_1
" Baiklah ... " jawab Flo dengan mengikuti kemana mereka akan membawanya.
Dalam salon tersebut Flo mendapati dirinya mendapatkan pelayanan yang luxury karena Atha mengatakan bahwa dia ingin memberikan perawatan yang membuat istrinya rileks.
" Apa perlu seperti ini mbak?" tanya Flo. Sang pegawai hanya tersenyum dan menjawab sesingkat mungkin jika di perbolehkan namun nyatanya tidak.
" Nona ... Asap ini nanti akan memberikan kenikmatan untuk malam kalian berdua. Dia merawat **** ********** kita lebih wangi dan rapet. Percaya deh sama kami. Setelah ini kami sudah menyiapkan mandi susu + bunga tapi sebelumnya kita SPA susu dulu ya biar kulitnya makin segar. Flo hanya mengangguk pasrah.
Mas kenapa? Kenapa harus menghamburkan uang demi aku. Ini berlebihan seharusnya. Kamu bisa menabungkan uangnya. Pasti harga perawatan ini mahal mas. Batinnya saat menikmati perawatan ekslusif untuk dirinya.
" Baiklah nona berendamlah ... Nanti jika selesai kami akan memanggil. Rileks dan tidak memikirkan apapun ya! Kami tunggu di luar," ucapnya kemudian meninggalkan flo yang kini mulai merendamkan tubuhnya. Wangi air ini sangatlah nyaman tidak terlalu menyengat namun berasa exsotic bagi kulitnya.
2 jam sudah Flo melakukan perawatan. Atha sudah mengurus administrasinya. Flo yang keluar dari ruang perawatan namoak segar dan tambah cantik. Tubuhnya yang harum membuat Atha tersenyum.
" Makasih mbak ... " ucap Flo di ikuti anggukan sang pegawai. Atha kemudian memeluk istrinya.
" Permisi! Thank's ya... " ucap Atha.
" Terima kasih tuan .. " jawab mereka.
Atha pun mengajak istrinya dinner di cafe terdekat agar mereka tak terlalu malam pulang. Flo yang menatap suaminya lekat itu mendapat respon.
" Bagaimana sayang???" tanya Atha.
" Bahagianya istri itu akan membuat usaha mas kian sukses sayang. Jangan khawatir. Atha tiba-tiba berjongkok dan membenahi sandal yang di gunakan flo dengan mesra. Flo jadi malu. Atha benar-benar menunjukkan sisi lain dirinya itu.
" Jangan bersedih lagi. Itu pukulan bagiku Flo. Bahagialah! Meskipun berat setidaknya kamu mampu bahagia dalam keadaan ini," ucap Atha. Flo paham jika semua ini adalah trik suaminya untuk membahagiakan dirinya itu. Tak ada alasan baginya untuk memarahi Atha karena menghabiskan uangnya.
" Love you Tha ... " ucapnya.
" Love you too Flo ... " jawabnya.
Mereka pun yang sudah di beri hidangan spesial pun segera menyantapnya dan buru-buru pulang. Namun saat Atha baru menyelesaikan hidangan makan malamnya dia mendapatkan pesan dari Daniah. Tanpa banyak bicara dia melihat pesan masuk itu.
♡ Aku juga bisa seperti kak Flo. Berpakaian seksi di hadapanmu. Setidaknya aku bisa bersaing dengannya. Aku tidak terlalu buruk Tha. Seharusnya kau juga mempertimbangkan diriku sebagai istri. Kak flo adalah orang baru bagimu. Cobalah bandingkan tubuhku dengannya bahkan tidak jauh berbeda. Aku mohon Tha jadikan aku istriku. Aku merasa sangat buruk jika tak bersanding denganmu.
" Astaghfirullah ... !!!" atha melempar ponselnya. Flo yang minum jadi tersedak kaget.
" Mas ....!!! Ada apa kenapa wajahnya memerah begitu. Mana ponselnya di lempar lagi," ucap Flo namun Atha tak menjawabnya. Flo pun akhirnya mengambil hape suaminya yang tergeletak di lantai begitu saja.
__ADS_1
Kali ini mata Flo membola ketika melihat foto Daniah menggunakan Lingerie merah berbahan satin itu. Suasana kamar nampak seperti kamar pengantin.
" Ya Allah ... Daniah!" serunya. " Kenapa dia mengirimnya padamu mas???" tanya Flo bingung. Atha masih diam dan sok melihat Foto itu. Namun beberapa saat Atha pun mulai berbicara.
" Hapuslah Foto itu! Daniah kali ini sudah kehilangan akal. Kenapa Foto seseksih itu di kirim ke seseorang yang bukan muhrimnya. Ya Allah Daniah kau ini .... " sesal Atha karena membuka pesan dari Daniah tadi.
" Mas .... " lirih Flo.
" Kita pulang sekarang!!!" serunya. Flo mengangguk.
Mereka membayar bill-nya dan segera melesat ke arah rumah. Di sana bibi sudah menunggu untuk berpamitan pulang. Flo yang menenteng tas kresek memberikannya pada sang bibi.
" Bi ... Untuk anak-anak ... " lirih Flo.
" Makasih non ... Semoga segera punya momongan," jawab sang bibi sambil mengelus perut ratanya.
" Aamiin makasih bi. Hati-hati di jalan ya!" serunya dengan berjalan masuk setelah sang pembantu mengangguk.
Sesampainya di kamar mereka ...
Atha nampak sudah berdoa sesuatu dan mendekati dirinya nampak mata yang sudah berkabut. Dia memeluk Flo dengan erat.
" Maafkan aku flo ... Malam ini layanilah aku dengan baik. Agar aku biaa melupakan bayang-bayang foto itu! Aku mohon ... Berilah malam indah untukku setiap hari. Daniah sudah membuat mataku berdebu," ucap suaminya dengan suara yang berat. Tanpa menjawab Atha segera menyerang istrinya dengan cepat.
Flo pun menikmati permainan itu. Mereka pun sekali lagi melakukan ibadah malam bersama. Mereka menikmati keindahan kamarnya. Atha juga menikmati suara merdu istrinya.
Entah berapa kali Atha melakukan ibadah dengannya dalam malam ini. Namun Atha hanya dengan sesering mungkin dia akan bisa melupakan foto laknat itu.
Pagi hari yang cerah membuat keduanya merasa sangat aneh. Jika biasanya mereka sekedar itu menumbuhkan cinta kasih namun tadi malam ada hal berbeda dari hati keduanya. Sangat bahagia.
" Terima kasih sayang ... " suara Atha sangat serak. Flo hanya mengangguk rasanya tadi malam Atha membuatnya sangat lelah sekali. Flo yang ingin menggelung rambutnya malah di kecup mesra di leher yang tertutup rambut panjangnya.
" Sama-sama mas. Aku harus bersih-bersih dulu rasanya capek sekali," jawab Flo. Atha jadi garuk-garuk kepala.
" Maaf ... Ya! Tak mengizinkanmu istirahat tadi malam. Baru semalam aku merasa aneh jadi membuatku melakukannya 3 kali. Maaf ....," ucap Atha tidak enak.
" Ya ... Gak harus di sebut juga mas. Bikin aku malu aja, flo ke kamar mandi ya!" serunya.
" Oke sayang ... "
Likeeeeee yaaaa!!! Part ini banyak Foto ya ... Sorry heheheh biar gak sepet. Gak suka bisa skip ya sayang.
__ADS_1
Author nulisnya malam habis mpls jadi mata author sepet heheheh. Makasihhh sayng.