Cinta Klasik Pemuda Desa

Cinta Klasik Pemuda Desa
Baru Pertama kali


__ADS_3

Kini Atha sudah berhadapan dengan sang Abi. Ini kali pertamanya Atha berbagi cerita dengan sang Abi selama menjadi putranya. Atha masih saja diam seribu bahasa tanpa kata.


" Nak ... Katakanlah! Tidak akan selesai masalah jika kamu diam saja," ucap Abi membuka obrolan ayah dan anak itu. Tiba-tiba saja Atha duduk dan bersimpuh di hadapan sang Abi dan memeluk kakinya sambil menangis. Izdi mengusap kepalanya.


" Tidak ada masalah yang tidak dapat di selesaikan putraku! Ceritalah .... " lirih sang abi. Sakit sebenarnya melihat Atha menangis. Ini pertama kalinya Atha menangis dan terlihat tidak baik. Jika dulu saat di pisahkan dengan zahra Atha tak menangis seperti ini. Entah, apa alasannya saat ini.


" Bi ... Salah apa putramu ini kenapa sampai melakukan Dosa besar yang seperti ini. Atha takut bi kehilangan flo dan anak-anak bi," jawabnya sambil terisak. Izdi mengusap kepala putranya.


" Jelaskan dulu nak! Jangan mengatakan hal-hal yang tidak baik," jawab Izdi.


" Aku sudah menodai Daniah Abi," ucap Atha sambil menunduk tak berani menatap sang Abi. Ini pasti membuat Abinya murka saat ini. Tak ada jawaban dari Abi hening beberapa saat.


Satu detik.


Dua detik.


Tiga detik.


" Nak ... Bisakah menceritakannya dengan detail? Seharusnya kamu ingat bagaimana kamu menikmati malam bersama Daniah," jawaban abinya membuat dirinya malu dan gagap. Dia bahkan melupakan bagaimana dia menembus keperawanan Daniah. Atha tidak ingat sama sekali meskipun berupaya semenjak bersama Daniah tadi.


" Bi ... Atha tidak bisa mengingatnya. Mungkin efek dari sesuatu yang membuat Atha lemas dan panas semua. Atha hanya mengingat bagaimana Daniah membuka bajunya dan Atha merasa bernafsu setelah itu Atha tidak mengingatnya," cerita Atha pada sang Abi. Izdi nampak menghela nafas dan tersenyum pada putranya.


Di kediaman Flo ...


" Hai kak Flo! Dimana suamimu itu?" tanya Daniah dengan sikap sok akrabnya itu. Flo masih saja tersenyum ramah.

__ADS_1


" Masuklah Daniah! Mas Atha kan masih study bersama kampus," jawab Flo dengan entengnya.


" Dia bercanda! Suamimu itu sudah pulang meninggalkanku di kamar sendirian semenjak pagi tadi! Ku kira dia pulang menjelaskan padamu tentang kami berdua," jawab Daniah dengan entengnya. Flo jadi di buat tak mengerti.


" Maksudmu apa Daniah? Jangan memfitnah suamiku dengan kata-katamu! Aku tahu bahwa kamu sangat tergila-gila padanya," jawab Flo agak meninggi karena terbawa suasana. Flo sudah riweh mengurus 3 bayinya di bantu mbak. Daniah datang dengan mengatakan hal yang tidak-tidak membuat istri Atha itu sedikit jengkel.


" Apa perlu ke jelaskan kronologis kami tidur bersama? Bukankah akan membuatmu semakin jengkel?" ledek Daniah dengan senyum miringnya. Flo sudah mengepalkan tangannya di belakang dressnya.


" Tidur bersamamu?? Oh, mungkin mas Atha mengira dirimu adalah aku Daniah. Karena kami jauh dan dia merindukanku sehingga kamu di jadikan pelampiasannya," cibir Flo dengan hati yang masih dia kontrol dengan baik. Daniah melotot tak percaya dengan apa yang di katakan flo.


" Kau ini perempuan sok tegar! Cih," jawabnya dengan kesal dan pergi dari sana.


Nampak flo memegang tengkuknya dan menutup pintu serta menatap bibi yang sudah ikut Atha bertahun-tahun. Flo tersenyum padanya dan pergi ke ruang Atas. Sekilas flo menatap mbak.


" mbak titip anak-anak sebentar ya! Saya mau mandi dulu!" seru Flo berjalan ke kamar. Si bibi memperhatikan dan sangat khawatir.


Robbighfirli waliwa lidayya warham huma kama robbayani shoghiro. Allahu akbar ... Cobaan yang datang bukan untuk melemahkanku melainkan menguatkan imanku. Tapi ... Rasanya sakit sekali saat tahu suamiku menyentuh perempuan lain ya Allah! Apalagi nanti jika suamiku mengatakan akan bertanggung jawab rasanya aku tidak sanggup sekali. Ampuni aku ya Allah jika tidak bersyukur atas nikmat bahagia yang selama ini engkau berikan padaku.


Tangis Flo pecah di kamar sambil memegang dadanya. Rasa sakit menjalar pada hatinya. Namun Flo tidak mungkin menghakimi suaminya sebelum dia tahu jelas kejadian sebenarnya. Tapi perempuan mana yang tidak marah dan sakit jika di beri tahu bahwa suaminya tidur dengan perempuan lain.


Di tempat lain ...


" Ya ... Bi kenapa?" tanya Atha mengangkat telpon.


" Den ... Nona Daniah datang ke rumah mengatakan pada Nyonya bahwa aden sudah tidur dengannya lalu pergi meninggalkan dia begitu saja. Nona Daniah mencari aden ke rumah. Tadi Nyonya memang tidak menanggapinya dengan emosi tetapi nyonya saat ini sedang di kamar berpamitan pada kami untuk mandi. Namun saya khawatir den," ucap sang bibi. Atha paham yang di maksud bibi.

__ADS_1


" baik Bi ... Terima kasih," jawab Atha mengakhiri panggilannya itu. Dia mengusap kasar rambutnya. Dia menyesal telah menyetujui satu kota dengan Daniah ketika pemilihan kelompok. Ini malah menjadi malapetaka bagi rumah tangganya.


Suara Abi mengagetkan Atha yang termenung di belakang rumah. Semenjak dia memutuskan ke belakang tapi tak kunjung kembali ke kamar abi-nya.


" Apakah istrimu tahu Tha?" tebak Abi mengagetkan dirinya.


" Bi ... Maaf tidak segera kembali. Daniah ke rumah bi memberi tahu Flo semuanya. Aku yakin istriku itu mampu menahan gejolak emosinya. Namun atha yakin pula saat ini dia sedang terpuruk bi.


" Telponlah! Carilah jawaban atas respon istrimu atas kejadian ini," ucap Izdi. Semenjak tadi abi Atha itu tidak menyalahkan putranya sama sekali. Emosi atau kemarahan tidak akan menyelesaikan masalah bagi izdi.


" Baik bi ... " jawab Atha. Abi pun meninggalkan putranya sendiri. Agar mereka dapat bercakap secara leluasa.


...----------------...


" Sayang ... " atha tak sanggup berkata-kata lagi. Tapi Flo di sana nampak tenang meskipun saat ini hatinya seperti tertusuk banyak belati.


" Mas ... Aku tidak tahu apa masalahmu dengannya. Hanya saja jangan pulang jika permasalahanmu belum selesai. Bukan aku tidak mau membantumu mas tapi aku ingin merawat anak-anak kita dengan kondisi waras. Aku sangat mencintaimu mas ... Tapi jika kelak keputusanmu berpoligami maka aku tidak siap. Mas boleh meninggalkanku dengan anak-anak. Aku benar-benar minta maaf mas, aku memang egois tapi aku tidak bisa," tangis Flo di sana serasa pukulan berat bagi Atha. Dia berjanji menikahi Flo untuk kebahagiaannya tapi kali ini Atha sudah mengecewakannya, menyakitinya bahkan sudah membuatnya menyerah di samping Atha.


" Maafkan aku sayang ... Aku akan segera menyelesaikannya. Maaf .... Aku titip anak-anak sejenak," liri Atha yang kini ikut tergugu dalam kekalutan yang dia hadapi.


Nampak dari kejauhan Abi menatap putranya dengan tatapan senyuman. Atha sudah sangat mencintai istrinya. Tak ada keraguan dalam wajah sang Abi pada hubungan putra dan menantunya itu. Mereka sama-sama dewasa dalam menghadapi ini semua. Pernikahan seperti ini yang izdi inginkan dalam pernikahannya dahulu.


Nak, jangan khawatir Abi akan membantu kalian. Yang perlu kalian lakukan adalah berdoa untuk segera keluar dari masalah ini. Kita akan bertabayyun bersama setelah ini. Bersabarlah dalam hubungan kalian.


Likeeeee dong!!!

__ADS_1


Merdeka ....


__ADS_2