Cinta Klasik Pemuda Desa

Cinta Klasik Pemuda Desa
Ada pilihan Lain


__ADS_3

Atha sudah pasrah akan keputusannya saat ini bahkan tenggang waktu yang di berikan sudah berjalan sesuai dengan hitungan hari, jam, menit bahkan per detiknya. Semua berjalan normal hanya hatinya yang sudah seperti genderang ingin melawan takdirnya.


" Sayang ... Mas sudah pada titik akhir tidak bisa mengambil keputusan untuk tidak menikah dengannya," nampak Atha duduk sambil memegang kaki istrinya. Bukan untuk merendahkan harga dirinya namun untuk meminta maaf atas kesalahan di rumah tangganya. Flo kemudian mengatakan sesuatu hal dengan menangis.


" Ada pilihan Lain mas jika kamu mau," ucap Flo sambil sesenggukan. Atha mendongakkan kepalanya menatap sang istri yang sudah 1 bulan lamanya tak dia temui. Saat ini flo memang memutuskan datang ke pesantren untuk bertemu Atha.


" Katakan! Jika hal itu membuat pernikahan kita baik-baik saja aku akan melakukannya sayang," jawab Atha mantap. Flo kini menghapus air matanya dan menatap sang suami.


" Serahkan dirimu ke kantor polisi mas! Buatlah pernyataan bahwa kamu melecehkan Daniah. Maka aku akan siap menunggumu berapa lama pun kamu di sana. Aku akan berjanji setia padamu. Tapi jika pilihanmu menikahi dia maka maafkan aku ... Sekali lagi ku katakan aku adalah wanita biasa yang tidak bisa melihat berbagi kasih dengan yang lain," jawabnya sambil berkaca-kaca. Bukan ini yang flo inginkan tapi hanya dengan tahapan ini dia bisa menjaga keutuhan rumah tangganya. Dia bisa menjaga marwahnya dan suaminya. Setidaknya orang tahu bahwa Atha sudah bertanggung jawab atas kesalahannya. Jika Daniah hamil karena ulah suaminya itu adalah hitungan berbeda bagi Flo.


" Apakah kamu ikhlas memiliki suami Narapidana? Tidak malukah kamu memiliki suami sepertiku kelak setelah keluar dari tempat durjana itu?!" tanya Atha menatap intens ke arah Flo.


" Aku tidak bisa menyalahi takdir yang Allah tentukan mas. Aku juga tidak bisa menghentikan cobaan yang datang. Tapi, aku bisa menyelesaikannya sesuai logika yang aku miliki mas. Setidaknya dengan cara ekstrim ini orang akan tahu bahwa kamu bukan seorang pengecut. Setidaknya dengan hal ini pula aku dan anak-anakmu tidak perlu berbagi kasih dengan orang lain. Jika nantinya ada cibiran tidak baik itu semua adalah imbas dari perlakuan kita. Semua tidak perlu di sesali di syukuri saja selama kita mau bertobat atas kesalahan kita dan berupaya meminta maaf dengan baik-baik," jawab Flo dengan tegas. Atha pun menggenggam tangan istrinya.


" Aku akan melakukannya jika istriku Ridho. Sebelum aku melakukannya pertanyaanku hanya satu untukmu sayang, apakah kamu percaya aku melakukannya?" tanya Atha serius pada Flo. Ibu dari 3 anak itu mengeleng dan tersenyum. Senyum yang di rindukan oleh dirinya beberapa minggu ini.

__ADS_1


" Jika aku tidak percaya padamu, aku tidak akan mengatakan solusi ini mas. Zafindra Athaya Al Qassan demi Tuhan dan Rosulnya aku sangat mempercayai suamiku. Dia tidak mungkin melakukan hal di luar batas kenormalannya. Aku bahkan rela mencari apapun mas demi membebaskanmu dari Fitnah itu. Jika aku pasrah saja Daniah akan semakin menjauhkanmu dari anak-anak kita," jawab Flo dengan tegarnya. Atha langsung memeluk istrinya dengan penuh kasih sayang. Dia tidak menyangka bahwa Flo sangat mempercayai dirinya.


" Lalu kenapa kamu menghindar dariku Flo selama ini? Aku mengira kau sangat membenciku," lirih Atha sambil berbisik.


" Aku butuh waktu untuk mencerna kejadian ini mas. Aku marah jelas karena aku baru tahu kamu bersama Daniah saat melakukan kegiatan kampus. Tapi untuk yang satu ini aku tidak bisa percaya sebelum aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri. Jagalah dirimu mas ... Insyaallah kejelekan seseorang akan terungkap jika dia mencurangi kebaikan. Miss you mas," senyum Flo sangat damai. Ibu dari 3 anak itu menciumi seluruh wajah suaminya tanpa sungkan.


" Keluarlah mas! Temui mereka ... Kau harus menjawabnya," jawab Flo.


...----------------...


" Bagaimana Tha? Apakah masih ada lagi yang membuatmu lari dari tanggung jawab?" tanya Daniah. Semua orang jadi melihat ke arah Daniah namun dia tak peduli dengan semua itu.


" Bismillah ... Semua yang ada di sini maafkan Atha! Sekali lagi maaf ... Bukan Atha lari dari tanggung jawab tapi Atha sudah berkeluarga jadi pertimbangan harus ada dari keduanya. Atha memutuskan bertanggung jawab tapi bukan untuk menikahi Daniah akan tetapi Atha akan menyerahkan diri ke polisi. Akan Atha laporkan kejahatan yang Atha lakukan pada pihak berwajib. Menikahi Daniah bukanlah solusi bagi Atha tapi malah akan menambah masalah dalam hidup Atha. Setidaknya dengan Atha di penjara ibu dari anak-anak Atha bisa memaafkan hal ini," jawab Atha tegas tanpa embel-embel apapun. Semua orang di sana tercengang dengan jawaban Atha. Termasuk Ummi dan Abi. Sedangkan papi Rangga menatap menantunya dengan tersenyum. Dia bangga pada menantunya itu karena tidak lembek ketika di terpa masalah seperti ini. Setidaknya dia begitu mencintai putrinya Flo.


" Tidak Tha! Kamu tidak boleh melakukannya! Pasti Flo sudah mempengaruhimu untuk membatalkan pernikahan kita. Aku tidak bisa di permainkan seperti ini Atha!" marah Daniah di ruang tengah itu. " Istrimu itu sungguh keterlaluan memperlakukanku! Dia yang cemburu aku yabg terimbas!" marahnya tidak puas. Atha menghela nafas berat.

__ADS_1


" Ini keputusanku Daniah! Apa perlu ke jelaskan kronologinya kembali dalam ruangan ini! Yang sebenarnya aku tidak membutuhkan bantuanmu tapi kamu menawatkan diri??? Katakan ..... Maka aku akan melakukannya," ucap Atha sedikit sarkas karena gadis itu benar-benar memanfaatkan keadaan.


" Tapi ini namanya tidak tanggung jawab Tha!" teriaknya.


" Aku akan mengatakan jika aku sudah melecehkanmu! Tapi jika aku tidak memiliki cukup bukti maka polisi pun tidak akan menangkapku begiti saja. Semua barang bukti di sana tidak ada sedikit saja," jawab Atha menimpalinya.


" Mana istrimu! Biar paman yang meminta ijin," ucap dokter Rahman. Tanpa basa basi lagi Flo keluar sari balik punggung suaminya.


" Ada apa paman memanggilku??" tanya Flo masih dalam tarap normal.


" Izinkan suamimu menikahi putriku Flo. Suamimu sudah melakukan hal itu," tekan dokter Rahman. Flo nampak tersenyum.


" Paman ... Kamu adalah sahabat papi. Kamu pasti tahu keburukan yang papiku lakukan! Tapi suamiku dia orang baik paman jadi jangan menjudge-nya seperti yang paman kira. Apakah mungkin dia melakukan hal itu pada Daniah? Jika dia mau seharusnya dia lakukan semenjak dulu paman untuk apa dia menikahiku. Langsung saja dia pilih Daniah beres bukan. Bukankah mereka sudah dekat? Harusnya paman lebih tahu bagaimana Atha. Maaf ... Jika lisanku kasar! Tapi putri paman pernah menuduhkan wanita tidak benar kala itu saat dia berkunjung ke rumah kami karena aki menggunakan kimono di hadapan laki-laki bukan mahram. Tapi, nyatanya Atha halal bagiku! Lalu bagaimana Daniah yang datang pagi-pagi menghampiri suami orang atau laki-laki yang bukan mahram. Maka sebelum memvonis seseorang tanyakan dulu pada putrimu. Apakah suamiku yang memegangnya ataukah dia yang memegang suamiku!????" kali ini ucapan Flo membuat semua orang di sana tak menyangka dan kaget dengannya.


" Diam Floooo!!!!!" teriak Daniah.

__ADS_1


Kaburrrrr udah dulu yaaahhhh happu reading guys!!!!!.


__ADS_2