
" Bi ... Lebih cepet dikit dong mandinya! Ini Hagla mewek bi ... Umma lagi netekin si kakak," teriak Umma Flo. ' Hagla Fathar Ghazalah ' hagla adalah putra ketiga dari pasangan Atha dan Flo. Hagla memiliki makna laki-laki yang berpengetahuan luas dan dapat menciptakan sesuatu yang berguna dan bermanfaat bagi banyak orang. Atha keluar dengan hanya memakai kimono saja dan mengambil ' Hafla Fathar Ghazalah ' ke dalam gendongannya.
" Sini Hafla biar Abi yang gendong Umma! Umma netekin si Hagla gih. Mungkin dia lagi cemburu sama kakak," ucap Atha. Umma Flo senyum. Putra pertama merela itu memiliki makna yang indah yakni laki-laki yang berpengetahuan luas dan dapat menciptakan sesuatu yang berguna dan bermanfaat bagi banyak orang.
" Baik ... Bi," jawabnya sambil mengambil Hafla.
Nak ... Kalian hadir memberikan warna dalam kehidupan kami. Sungguh karena kalian kami belajar banyak sekali.
Atha menidurkan Hafla dan Hagla di Ranjang mereka. Atha memandangi wajah - wajah generasi penerus keluarganya. ' Hannah Ghazaala Khayri ' putri kedua mereka Hannah memiliki nama yang sangat bagus dan memiliki makna Kebaikan atau keberkahan yang tak terbatas.
Hagla langsung terlelap dalam pelukan umma-nya. Indahnya pemandangam keriwehan menjadi orang tua ketiga bayi. Sungguh nikmat luar biasa. Saat anak-anak terlelap semua ...
" Bi ... Tadi Ada santri jauh Ummi yang ke pondok melamar Abi? Ummi tanya sama Flo. Abi mau poligami?" tanya Flo bingung. Enak tanya tanpa tahu apa itu poligami. Dia awam tentang hal itu. Atha menatap istrinya dengan intens.
" Umma tahu tidak apa itu poligami?" tanya Atha memandang wajah ayu yang sudah membuatnya bahagia beberapa bulan ini. Sontak saja istrinya itu menggeleng.
" Mana Umma tahu bi," jawabnya nyengir dan membuat Atha menggelengkan kepala membuat Atha menghela nafas kasar.
" Umma sayangnya Abi ... Poligami itu suami beristrikan lebih dari satu," sontak mata Flo melebar membuat Atha terkekeh. Tidak dengan Flo dia benar-benar sok dengan jawaban itu.
" Kok itu artinya," jawabnya gamang. Atha kembali bersuara.
" Memangnya umma kira artinya apa sih? Hmmm ... Ayo jelaskan sini ke Abi," ucapnya sambil menepuk tempat duduk kosong di sebelahnya.
" Bi ... Umma kira abi mau mengunjungi atau apalah itu. Gak ada Umma kepikiran ke sana," cebiknya dengan gemas sekali. Atha jadi terkekeh dengan pelan khawatir putra-putranya bangun karena mereka baru saja santai sejenak.
__ADS_1
" Memangnya boleh kalau Abi cari daun muda lagi? Hmm .... " tanyanya menatap sang istri. Kini tatapan Flo kian mencari jawaban di wajah suaminya.
" Memangnya umma punya kekurangan yang membuat Abi tidak puas menikah dengan Umma??" tanyanya dengan mode serius sekali. Atha seketika menggelengkan kepala.
" Gak ada sih Um ... Hanya saja jika di izinkan Abi tentu maulah. Kan enak jika banyak yang melayani," goda Atha ingin mengetahui reaksi suaminya itu.
" Abi .... Ya sudah sana! Umma mau tidur," ucapnya dengan malas. Atha seketika memeluk Flo dengan mesra sekali. Tidak mungkin baginya untuk menduakan Flo. Dia sudaj siap dengan kekurangan dan kelebihan istrinya itu.
Atha sangat menyayangi istrinya. Terlebih lagi saat di karuniai 3 anak sekaligus. Itu menunjukkan sesuatu yang luar biasa. Dalam hati atha hanya bisa berdoa kelak agar di pertemukan kembali dengan Istrinya ini.
" Tidak mungkin Abi menduakan Umma. Tetaplah menjadi bidadariku Zilvana Florencia Khan sampai ke surga-Nya Allah kelak. Jadilah pelindung bagiku dan menjagaku dari segala keburukan hawa nafsu," bisiknya sambil memeluk dan mencium Flo.
...----------------...
" Aku tidak bisa seperti ini Tha. Aku sudah melakukan beberapa hal agar bisa bersamamu lagi. Kali ini maafkan aku jika hal ini membuatmu buruk di mata siapapun," lirih seorang gadis. Seseorang telah memasukkan serbuk ke dalam minuman Atha tanpa sepengetahuan siapapun. Atha yang sedang ke kamar mandi tak juga mengetahuinya karena dia telah menitipkan minumamnya pada temannya.
Gadis itu nampak memgamati Atha yang sedang meminum minuman yang dia campur dengan obat laknat. Saat ini bahkan atha sedang jauh dari istrinya karena sedang melakukan study bersama tim di kampusnya.
" Zay ... Aku pulang ke penginapan dulu ya! Aku kurang enak badan," pamitnya pada Zay.
" Oke ... Hati-hati Tha!" jawabnya sambil tersenyum dan memberikan jempol.
Atha segera menuju ke parkiran. Sesampainya di sana suara seseorang memanggilnya dengan sangat lembut sehingga membuat Atha menoleh.
" Tha ... Aku bantu!" tanpa menunggu persetujuan Atha dia langsung membantu laki-laki itu masuk ke dalam mobilnya namun bukan di kursi pengemudi melainkan di kursi penumpang.
" Aku yang mengemudi. Aku tahu kamu tidak baik-baik saja saat ini," jawabnya dengan menatap Atha. Sedangkan Atha benar-benar sudah mulai kelimpungan dengan keadaannya itu. Hawa panas membuat hasratnya kian tak terkendali. Namun dia mencoba meredamnya. Sesekali dia menoleh ke arah tempat pengemudi. Namun dia segera mengibaskan pandangannya.
__ADS_1
Jangan Tha. Hilangkan pikiran gilamu. Saat ini kamu sedang jauh darinya jangan sampai berbuat aneh-aneh. Batinnya sambil menasehati dirinya sendiri.
Entah dia di bawa ke mana yang jelas ini bukan penginapannya. Atha berusaha menyadarkan dirinya di tengah-tengaj kegilaan rasa membuncah itu.
" Ini dimana? Kemana kamu membawaku Daniah!" sarkasnya dengan rasa tak nyaman saat ini. Daniah hanya memandang Atha dengan tatapan rasa bersalah.
" Istirahatlah di sini Tha! Kamu akan lebih baik," jawabnya sambil mengajak Atha yang nampak lemas dan gusar.
Sesampainya di kamar mewah milik Daniah. Atha merasa butuh sesuatu yang bisa melepaskam dahaganya. Dia nampak sangat tertarik pada Daniah saat ini. Gadis itu dengan sengaja melepaskan jilbabnya dan mengurai rambutnya yang panjang. Atha seperti melihat bayangan Flo di sana. Dia mulai mendekati bayangan itu dan mulai kehilangan akal sehatnya dengan melakukan hal yang di haramkan.
Praannkkkkk.
Nampak Foto pernikahan Flo dan Atha tersenggol si bibi saat membersihan kotoran di atas meja.
" Astaghfirullahal adzim ... Maafkan bibi neng! Tidak sengaja sungguh!" seru sang bibi khawatir sekali. Flo nampak tersenyum meskipun perasaannya sedikit tidak enak namun dia abaikan itu hanya Foto yang jatuh.
Mungkin efek sudah satu minggu pasca di tinggal Abinya anak-anak ke luar kota. Rindu. Pasti perasaan itu yang melanda saat ini. Hingga perasaan jadi aneh seperti ini. Batinnya dengan lesu.
Di tempat lain ...
Atha mengerjapkan mata dan melihat seisi kamar betapa terkejutnya dia saat melihat bukan kamarnya dan hatinya langsung berdentum dengan keras saat melihat noda darah di sprei ranjang. Kini, matanya pun menatap gadis berdiri di sebelah ranjang dengan pakaian yang begitu minim. Seketika lemas dirinya atas apa yang terjadi. Meskipun belum mengingat kepingan itu tapi dengan melihat kamar yang berantakan serta noda darah di sprei apalagi jika bukan mereka melakukan hubungan suami istri.
Ya Allah apa yang sudah ku lakukan dengan Daniah. Dosa besar apa yang membuatku akan kian jauh darimu ya Robb. Tangis Atha dalam jiwanya.
" Maafkan aku tha ... Kamu yang menginginkan tubuhku semalam. Aku tidak bisa menolaknya karena kamu mencumbuku dengan rakusnya," ucap Daniah membuat Atha berdiri dari ranjang dan pergi ke kamar mandi tanpa menjawab apapun.
__ADS_1
Brakkkk.
Likeeeee. Sorry ya menghilang terus!!! Kena deadline menulis cerita rakyat di dunia nyata sayang setelah mengikuti pelatihan. Miss youuu!