Cinta Klasik Pemuda Desa

Cinta Klasik Pemuda Desa
Gadis Bercadar


__ADS_3


Hai - hai pembaca mohon maaf ya menghilang 2 hari tanpa kabar. Author sedang ada pleno ibu² pegawai Negeri dan jadi Ketua Panitia HUT. Jadi author mohon maaf abai selama 2 hari. Semoga pembaca selalu sehat dan sukses selalu.


...----------------...


Malam ini meja makan keluarga Atha tak muat karena saking banyaknya saudara Atha. Akhirnya pemuda tampan itu menggelar Karpet di ruang tengah agar bisa makan bersama dalam satu tempat.


Tak ada obrolan apapun karena tradisi mereka saat makan tidak boleh berbicara. Setelahnya baru boleh. 20 menit lamanya hanya terdemgar suara dentuman sendok bersahutan dari arah berlawanan. Hingga akhirnya mereka sudah mulai menyelesaikan makan malam bersama. Semua yang kotor sudah di bawah ke dapur luas untuk di bereskan.


Atha yang sedang bercengkeramah dengan keluarganya. Flo memilih berada di taman belakang untuk menikmati suasana malam di taman. Jarang-jarang dia melakukannya. Keluarga Atha sudah mengizinkannya untuk istirahat karena sedang hamil.


Baru beberapa saat memejamkan mata. Ada suara seseorang yang menghampirinYa dengan mengatakan hal yang tak membuatnya paham.


" Bolehkah aku bergabung denganmu saja?" tanya seseorang yang mata Flo terpejam jadi terbuka.


" Tentu silahkan," jawab Flo sambil menatap gadis bercadar itu.


" Bolehkah aku bertanya kak?" tanyanya pada Flo. Istri Atha hanya mengangguk dan tersenyum. Namun karena dia ingin menghargai orang di depannya ini akhirnya bibir Flo itu mulai di gerakkan.


" Katakan saja," jawabnya singkat.


" Apakah yang kakakku sukai darimu? Kamu dar8 segi pakaian saja sudah tidak yang termasuk kriterianya," tanyanya terdengar biasa mungkin jika di telinga orang lain. Tapi masalahnya yamg di tanya adalah istri Atha.


" Entahlah. Aku bahkan tidak tahu seleranya. Dia datang untuk menikahiku dan tugasku hanya menerima dia. Sudah hanya itu," jawab Flo singkat sesuai realita.

__ADS_1


" Apakah kamu tidak merayunya?" tanyanya terdengar seperti penuduhan atas hal yang tidak dia lakukan.


" Jika aku merayunya apa gunanya bagiku? Toh, waktu itu aku sudah memiliki kekasih yang jauh lebih mapan darinya," jawab Flo dengan sedikit pamer. Karena kesal dengan pertanyaan itu.


" Lalu?" tanyanya ambigu.


" Lalu apa? Tentu saja kami menikah seperti yang kamu lihat sekarang," jawab Flo.


" Kamu membuat banyak hati para perempuan menangis kak hahahah. Kasihan mereka sudah menaruh hati pada kakakku itu. Pantas saja kakakku itu suka! Lihatlah istrinya ini pandai sekali menjaga dirinya," pujinya sambil terkekeh. Yang awalnya serius saat ini malah lebih bercanda.


" Maafkan aku kak ... Sudah menginterogasimu. Aku penasaran saja kenapa si Atha itu memutuskan menikah di usia muda. Mana mungkin dia hanya kepincut dengan kecantikan semata. Pasti ada hal lain yang dia sukai," ucapnya kembali. Flo hanya menggeleng.


" Biasa saja tidak ada yang istimewa. Hanya aaja aku merasa bersalah pada dua orang saat ini.," jawab Flo nampak menatap lurus ke depan.


" Siapa? Apa aku mengenalnya," tanyanya menatap Flo.


" Kak ... Kamu benar. Bahwa sebelumnya Kakakku Atha itu sangat cinta pada mbak Zahra yamg saat ini istri mas Adzkan. Mbak Zahra adalah tujuannya menikah. Tapi semuanya kandas begitu saja saat mbak zahra menerima ajakan pernikahan yang datang untuk mas adzkan. Atha yang masih baru lulus sekolah otomatis di buat sakit hati berkepanjangan. Mungkin dia di katakan tak mampu jika menikah makanya lamaran datang dari mas adzkan. Jika mbak zahra mencintai Atha lebih hatusnya dia menolak lamaran itu dan menunggu Atha. Tapi yamg terjadi malah sia menerima lamaran itu di depan bu nYai langsung. Atha yang muda itu akhirnya memutuskan untuk meninggalkan desa dan ke kota. Kabarnya yang pergi membuat mas adzkan merasa bersalah. Tapi Abi dan Umi melarang mas adzkan untuk mengatakan apapun. Biarkan semuanya begini. Kata abi waktu itu," cerita gadis bercadar itu.


" Lalu bagaimana keadaan Atha??" tanya Flo penasaran.


" Dia menghindar dari kami beberapa waktu tanpa ingin di ganggu. Saat dia menghubungi kami dia telah memiliki rumah yang saat ini dia dberikan pada kakaknya itu. Atha tak banyak berkeluh kesah. Dia hanya berusaha sebisa mungkin untuk menjadi sukses. Dan itu terwujud namun kabar pernikahan adzkan mungkin sedikit mengacaukan pikriannya sehingga abi memutuskan untuk menikahkannya denganmu karena untuk memguatkan dirimu kala susah. Untuk selebihnya aku tidak begitu mengikuti lagi," jawabnya dengan tersenyum.


" Tapi ku lihat ada gurat penyesalan dalam wajah Zahra dan aku merasakan bahwa dia menyesal dengan keputusannya kala itu," jawab flo sambil menghela nafas. Gadis bercadar itu nampak tersenyum di balik cadarnya.


" Tapi saat ini dapat ku lihat Atha lebih mencintaimu dari pda mbak Zahra. Wajahnya yang sumringah dan sikapnya yang berbeda menunjukkan bahwa kamu memberikan kehidupan yang indah padanya," jawabnya sambil memegang tangan Flo.

__ADS_1


" Aku paham jika itu. Dia bahkan membuatku yang tak bisa jatuh cinta padanya padahal kekasihku sendiri tak pernah mendapatkan cinta dariku. Itu hanyalah sebuah status. Tapi bagaimana dengan kak Adzkan jika istrinya mengharapkan orang lain??? Bukankah itu tidak baik," Ucap Flo dengan pertanyaan yang serius.


" Mungkin tidak baik bagi hubungan mereka. Tapi bukan berarti hubunganmu," jawabnya santai.


" Tapi dia mencintai suamiku. Seharusnya dia tak menginterograsiku beberapa waktu lalu. Itu sangat terlihat jika dia cemburu terhadapku," ucap Flo membuat gadis bercadar itu melongo.


" Dia mendatangimu?? Mengungkapkan perasaannya??" tanyanya.


" Bukan .... Tapi dia bertanya yang ke arah sana. Dia menggunakan beberapa personifikasi untuk mempertanyakan rasa penasarannya. Namun ku jawab sesuai realita saja. Aku malas pusing," jawab Flo dengan jujur. Gadis itu kembali tersenyum.


" Biarkan saja mengalir. Oh, iya kita belum kenalan. Kenalkan namaku ' Mayumi Laily Raisya' aku saudara sepupu Atha. Panggil aku Mayumi supaya kita bisa berinteraksi dengan mudah," ucap gadis itu. Nama yang indah mungkin akan secantik wajahnya yang tertutup.


" Tentu Mayumi ... Senang berkenalan denganmu. Panggil saja aku Flo biar kita bisa akrab," jawab Flo


" Boleh memang ya!!?" tanya mayumi.


" Bolehlah ... Kita kan saudara. Jika tidak mau bermasalah panggillah sesuai kebiasaan kalian jika berada di forum resmi keluarga dan pesantren. Jika berdua begini saja," senyum Flo yang nampak cantik dan menggemaskan.


" Cantik ... Senyumnya menawan sehingga bisa membuat atha terpesona," jawabnya dengan terkekeh.


" Kamu bisa saja Mayumi. Kamu sendiri kuliah apa sedang menikah?" tanya Flo.


" Kuliah Flo di tarbiyah. Aku dan Atha lahir selisih beberapa hari. Ingin menikah tapi belum di perbolehkan. Kata Aba harus sukses dulu jangan tiru-tiru Atha. Jika dia memang sudah sukses kalau aku masih suka panggil-panggil Aba uang sakuki mana!!!!" seru Mayumi sehingga membuay mereka berdua tertawa bersama.


Hahahahahhahahaha.

__ADS_1


Jangan lupa likeeeeee yau. Wehhh mayumi kira² putri siapa nih ya??????


__ADS_2