Cinta Lama ( Hamil Bayaran Season 2 )

Cinta Lama ( Hamil Bayaran Season 2 )
Mendatangi Rumah Valencia


__ADS_3

"Aku tidak akan putus asa, dan lepaskan dia begitu saja. aku mengejarnya dan menunggu selama lima tahun. saat itu kamu yang memberi luka padanya dan akulah yang mengobati lukanya. seharusnya dia memilihku. selama ini aku tidak pernah melukainya. tapi kau melukainya dengan begitu parah. kau tidak melihat kondisinya di saat itu," kata Ricky.


"Kau juga tahu semua yang terjadi lima tahun yang lalu bukan keinginanku, semua itu demi melindunginya, kesalahpahaman ini sudah berlanjut selama lima tahun. aku tidak ingin melepaskan dia lagi. kau juga tahu selama ini aku mencarinya ke beberapa negara," ujar Frankey.


"Aku juga menunggunya selama lima tahun," balas Frankey


"Kita akan lihat hasilnya nanti, siapa yang akan menjadi sandaran seumur hidupnya," ucap Ricky sambil menghabiskan minuman di gelasnya.


Malam hari.


Mansion Frankey


"Papa...papa...Valen sudah bersiap, apakah kita akan ke rumah bibi Valencia?" tanya Valen yang berlari ke arah papanya dengan semangat. ia mengenakan gaun berwarna merah dan bermotif bunga mawar.


Frankey yang senyum bahagia melihat putri kesayangannya berlari ke arahnya, ia pun langsung mengendong si mungil yang comel dan manis itu.


"Wah...cantik sekali putri papa ini," ucap Frankey yang mencium pipi putrinya.


"Papa, Valen tidak sabar ingin bertemu dan bibi Valencia," ujar Valen dengan senyum.

__ADS_1


"Mari kita pergi, sayang!"ajak Frankey yang berjalan menuju ke mobilnya. ia mendudukkan putri kecilnya di samping kursi supir dan memasang safety belt. setelah tidak lama kemudian mereka pun pergi menuju ke tempat tinggal Valencia.


Villa Valencia.


Mobil Frankey berhenti di depan rumah Valencia, setelah keluar dari mobilnya Frankey memegang tangan Valen dan berjalan ke arah pintu rumah Valencia.


Ting...tong...


Bunyi bel yang ditekan oleh Frankey.


Ting...tong...


Setelah beberapa saat kemudian pintu dibuka oleh Valencia. saat Valencia melihat pria yang berdiri di depan pintunya. ia merasa tidak percaya karena pria itu bisa mendatangi rumahnya.


Valencia langsung melihat ke arah gadis kecil itu dengan mata berkaca-kaca.


"Valen...." ucap Valencia.


"Valen merindukanmu dan ingin datang menemuimu," ujar Frankey.

__ADS_1


Valencia yang merasa bahagia ia pun langsung mengendong Valen dan melangkah masuk ke dalam rumah.


"Valen sangat cantik hari ini,"ucap Valencia yang mencium pipi putrinya.


"Gaun ini dibeli oleh papa saat tiba di sini, apakah Bibi menyukainya?" tanya Valen dengan senyum.


"Suka sangat suka, Valen sangat cantik, jadi mengenakan pakaian apa saja tetap cantik," jawab Valencia dengan senyum.


"Bagaimana kalau kita makan malam di luar?" tanya Frankey.


"Tidak perlu! makan di sini saja, aku ada memasak, aku akan segera menghidangkan makanannya," jawab Valencia yang menurunkan Valen dan mendudukannya ke sofa.


"Apakah Valen ingin makan sesuatu?" tanya Valencia dengan senyum.


"Valen tidak pilih-pilih makanan, Bi. Valen makan semua yang dihidangkan oleh bibi yang di rumah kami. Valen hanya tidak makan pedas saja," jawab Valen.


"Baiklah, Valen. duduk di sini dulu bersama papa. bibi akan menyiapkan makanan sekarang!" ujar Valencia yang mengelus kepala putrinya.


Valencia kemudian menuju ke dapur dan mengeluarkan sayur dan ikan yang ada di kulkas. ia memasak dengan perasaan bahagia karena bisa memasak dengan tangan sendiri untuk putri tercintanya itu.

__ADS_1


Sementara Frankey sedang berdiri di luar dapur sedang mengamati gerak-gerik wanita pujaannya itu


"Valencia, malam ini aku ingin meluruskan semua salah paham itu, aku tidak akan membiarkanmu bersama dengan Ricky, apapun alasannya kau harus bersamaku," batin Frankey.


__ADS_2