Cinta Lama ( Hamil Bayaran Season 2 )

Cinta Lama ( Hamil Bayaran Season 2 )
Balasan Yang Diterima Cici


__ADS_3

"Dasar wanita kurang ajar, berani sekali kau ingin menculik putriku dan melukainya. apakah kau adalah binatang? kau juga adalah seorang ibu. kenapa kau bisa tidak punya hati bagaikan iblis," bentak Valencia yang kesal dan menampar Cici yang ditekannya.


Plak..


"Aarrgghhh...."


Plak..


"Aarrgghhh...."


Plak..


"Aarrgghhh...."


"Dasar ja.lang, karena ingin membalas dendam kau menyentuh putriku," bentak Valencia yang menampar wajah Cici tanpa berhenti.


Plak..


"Aarrgghh...."


Plak..


"Aarrgghh...."


Plak..


"Aarrgghh...."


Tamparan demi tamparan yang dilakukan oleh Valencia yang sedang dilanda emosi. kondisi wajah Cici membengkak dan mengeluarkan darah dari bibirnya.


"Tolong jangan pukul aku lagi!" tangisan Cici.

__ADS_1


"Jangan pukul kamu lagi? bagaimana dengan putriku yang baru usia lima tahun dan harus menerima pukulan keras dikepalanya," bentak Valencia sambil melanjutkan tamparannya.


Plak..


"Aarrgghhh...."


Plak..


"Aarrgghhh...."


"Dirimu juga adalah seorang ibu, bagaimana kalau aku menyiksa putramu, apakah kamu bisa terima," teriak Valencia yang menjambak rambut wanita itu.


"Aarrgghh...," teriakan Cici yang kesakitan.


Valencia yang sedang emosi dia langsung melayangkan pukulan yang keras mengenai hidungnl wanita itu.


Bruk...


Setelah puas menghajar wanita itu Valencia pun bangkit dan berdiri.


"Kalau kau tidak puas seharusnya kau mencariku dan bukan anak kecil yang baru lima tahun, apakah hatimu sudah dimakan binatang. sehingga tidak sadar dengan apa yang kau lakukan?" bentak Valencia.


"Barned, patahkan jarinya!" perintah Frankey yang kesal.


"Jangan...tolong jangan...aku masih harus bekerja untuk biaya anakku!" pinta Cici yang sedang menangis.


"Anakmu bukan urusanku, dia bernasib buruk karena memiliki orang tua sepertimu. yang ku tahu hanyalah putriku tidak ada yang bisa menyentuhnya. bagi yang menyentuhnya, harus menanggung akibatnya," ketus Frankey.


Barned dan temannya menekan kedua telapak tangan wanita itu ke lantai.


"Frankey, ampuni aku! tolong jangan sakiti aku. aku ngaku salah. aku tidak akan melakukannya lagi. aku mohon padamu," tangisan Cici yang merasa cemas dan takut.

__ADS_1


"Kau sudah salah orang dari sejak awal, jangan salahkan aku membalasmu. bagi yang menyentuh keluargaku tidak akan lolos dari hukumanku," bentak Frankey.


"Lakukan!" perintah Frankey.


Barned mengambil batu bata dan menghantam kedua telapak tangan wanita itu.


Brak..


"Aarrgghh...."


Brak..


"Aarrgghh...."


Hantaman demi hantaman yang dilakukan oleh Barned mematahkan tulang-tulang jari dan telapak tangan wanita itu.


"Aarrgghh...."


"Tanganku," rintihan Cici yang kesakitan.ia menangis dan berteriak karena telapak tangannya yang sudah hancur.


"Sebarkan videonya yang memalukan itu, agar dia tidak bisa lagi tinggal di kota ini!" perintah Frankey.


"Fran...key...jangan. aku telah...menerima balasanmu. aku masih memiliki seorang putra," tangisan Cici sambil menangis kesakitan.


"Apakah kau khawatir dengan putramu? lalu, apakah kau ada memikirkan perasaan kami di saat kau melukai putri kami? putramu masih beruntung karena aku tidak melukainya. ketika kau sudah terlewat batas. jangan salahkan aku membalas dengan cara yang lebih kejam," bentak Frankey.


"Valencia, ayo kita pergi!" ajak Frankey yang memegang tangan Valencia. tidak lama kemudian mereka meninggalkan tempat itu.


Cici hanya bisa pasrah dan menanggung akibat dari perbuatannya sendiri, dengki, serakah membuat hidupnya hancur dan tidak berdaya sama sekali. selain luka di wajahnya, tulang hidungnya yang patah, dan kedua telapak tangannya hancur. bukan hanya itu, Frankey juga akan menyebarkan video dirinya yang sedang melakukan hubungan dengan pria yang berbeda.


"Aarrgghh...," teriak Cici yang tergeletak sambil menahan sakit.

__ADS_1


__ADS_2