
Ceko.
Ricky menghabiskan minuman keras sebanyak beberapa botol, ia dalam keadaan setengah mabuk dan bicara tanpa berhenti.
"Tuan, Anda sudah mabuk, jangan minum lagi! mana nomor teman Anda atau keluarga? biar saya hubungi mereka datang untuk menjemput Anda," kata seorang pria yang bekerja di sana.
"Apa kau tahu hatiku ini...sakit sekali. aku mencintainya dan rela menunggu sehingga lima tahun lamanya. dan pada akhirnya aku tetap gagal mendapatkan hatinya. hatinya tetap berpaling pada mantannya. aku bisa memberikan apapun yang dia inginkan. tapi aku tetap gagal memiliki hatinya," ucap Ricky yang dalam keadaan mabuk dan tidak sadar dengan ucapannya, ia menangis seperti anak kecil.
"Karena ingin mendapatakn dia, aku melakukan kesalahan besar, dia pasti sangat membenciku. dan tidak ingin melihatku lagi," ujar Ricky.
Di saat ia sedang mabuk-mabukan seorang wanita cantik sedang memerhatikannya. wanita itu sedang duduk di pojokan bersama dengan teman-temannya.
"Janet, apa kamu mengenal pria itu?" tanya teman wanita itu.
"Dia adalah putra dari Markus Filan, Ricky Astone Filan," jawab Janet yang menatap pria itu tanpa beralih.
"Janet, kelihatannya dirimu tertarik padanya," ucap temannya dengan seraya bercanda.
"Sayang sekali dia pernah menolakku karena dia telah mencintai seseorang," jawab Janet.
"Kelihatannya dia tidak bahagia sama sekali, mungkin ini saatnya kau muncul di hadapannya dan menemaninya. dan aku yakin dia pasti akan tertarik padamu. pria butuh sandaran juga. di saat dia sedang patah hati dia butuh seseorang untuk menenangkan dirinya!"
"Kalian pulang dulu! aku akan menemani dia," ujar Janet yang bangkit dari tempat duduknya. ia berjalan menghampiri pria yang sedang mabuk itu.
__ADS_1
"Ricky, tidak sangka kita bertemu lagi malam ini," sapa Janet dengan senyum.
Ricky menoleh ke arah wanita cantik itu dan bertanya," siapa kamu?"
"Aku adalah Janet," jawabnya.
"Janet? siapa Janet?" tanya Ricky yang sedang mabuk dan tidak mengingat wanita itu.
"Kita bekerja sama selama ini, apakah kamu sudah lupa, aku pernah mengatakan kita adalah pasangan serasi?"
"Pasangan serasi? sepertinya aku pernah mendengarnya, tapi di mana," ujar Ricky.
"Kita bisa mulai dari awal, kita akan mencobanya kalau kamu menyetujuinya," ucap Janet.
"Apakah kamu keberatan kita berkencan? dan kalau kita saling mencintai kita akan menikah tahun depan. setelah itu kita akan memiliki anak dan menjalani hidup yang bahagia," kata Janet.
"Kau sedang melamarku?" tanya Ricky.
"Iya, aku sedang mengejarmu dan melamarmu, apa kamu sudi bersamaku?"
"Gila! aku tidak mencintaimu mana mungkin aku menerima lamaranmu," ucap Ricky sambil meneguk minumannya.
"Kau boleh mencoba mencintaiku, soal perasaan butuh waktu dan aku yakin kau pasti akan mencintaiku dan melupakan masa lalumu," ujar Janet.
__ADS_1
"Kalau saja ada orang yang bisa membuatku melupakan masa lalu ku aku akan sangat berterima kasih padanya. dan selain itu aku akan memberikan apapun yang dia inginkan."
"Kau tidak perlu memberikan apapun padaku, cukup berikan saja hatimu padaku," jawab Janet yang terus terang.
"Bagaimana kau bisa begitu yakin kalau kau akan berhasil membuatku melupakan masa lalu?"
"Yakin, karena pria butuh cinta dan kasih sayang. aku akan memberikan semua itu padamu. asal kau bisa memenuhi syarat yang ku minta," kata Janet.
"Syarat apa yang kau inginkan?"
"Setia! hanya itu yang ku butuhkan darimu. mencintaiku sepanjang hidupmu dan kita akan melalui rintangan hidup untuk selamanya," jawab Janet.
"Aku tidak pernah melihat seorang wanita sepertimu, mengejar pria dan juga melamarnya," ucap Ricky.
"Karena aku ingin mendapatkan apa saja yang ku inginkan," jawab Janet yang mencium bibir Ricky.
Ricky yang tidak begitu sadar hanya pasrah saat wanita itu menciumnya.
Setelah beberapa saat kemudian Janet melepaskan ciumannya.
"Apakah kau ingin melupakan masa lalu?" tanya Janet dengan tatapan yang jaraknya sangat dekat.
"Apakah kau ada caranya?" tanya Ricky.
__ADS_1
"Serahkan dirimu padaku," jawab Janet.