Cinta Lama ( Hamil Bayaran Season 2 )

Cinta Lama ( Hamil Bayaran Season 2 )
Keinginan Yang Terkabulkan


__ADS_3

"Tuan muda," sapa Carlos yang menghampiri Frankey.


"Paman," balas sapaan Frankey.


"Paman," sapa Valencia dengan ramah.


"Nona Valencia," balas sapaan Carlos.


"Apakah hari ini tuan muda akan berangkat?" tanya Carlos yang melihat koper dan tas yang mereka bawa.


"Iya, Valen tidak ingin berada di sini, jadi kami harus pulang hari ini juga," jawab Frankey.


"Valen, sapa kakek paman dulu!" ucap Frankey pada putrinya yang sedang memejamkan matanya dan menyandarkan kepala dipundak papanya itu.


"Kakek Paman," sapa Valen yang mengucek matanya.


"Nona kecil, ini untukmu," kata Carlos yang memberikan boneka itu kepada Valen.


Valen memandang ke arah Frankey karena tanpa izin dari papanya ia tidak berani menerima hadiah dari orang luar.


"Terima saja!" ujar Frankey.


"Kakek Paman, terima kasih," ucap Valen yang menerima boneka itu.


"Sama-sama, bagaimana kabar nona kecil hari ini?" tanya Carlos dengan senyum.


"Valen baik-baik saja," jawab Valen sambil memeluk boneka itu.


"Baguslah, setelah kakek paman pulang kita akan bertemu lagi," ujar Carlos dengan senyum.


"Sampai jumpa di paris, Kakek Paman," ucap Valen dengan senyum.


"Sampai jumpa di sana," balas Carlos yang menyentuh kepala gadis kecil itu.


"Tuan muda, mengenai Ricky dia...," ucap Carlos yang ragu ingin melanjutkan.

__ADS_1


"Jangan sebut namanya di depanku lagi. Paman, lihatlah kondisi Valen sekarang! bukan itu saja, dia juga lebih banyak terdiam dari sebelumnya," kata Frankey.


"Papa, Valen tidak mau bertemu dengan paman itu lagi, kita cepat tinggalkan tempat ini!" pinta Valen.


"Baik, sayang. mari kita pulang sekarang," jawab Frankey.


"Paman, kami berangkat dulu," pamit Frankey.


"Baiklah, sampai jumpa," jawab Carlos.


Setelah beberapa saat kemudian Frankey dan Valencia


bersama putrinya pergi menuju ke bandara. sementara Carlos masih berdiri di depan kediaman mewah itu.


Ia menarik nafas panjang karena tidak tahu bagaimana caranya ingin memberitahu hubungan antara Frankey dan Markus.


"Diana, kalau saja Frankey tahu Markus adalah ayahnya, apakah dia bisa terima? apa lagi di saat itu Markus pergi meninggalkanmu sehingga kamu harus meninggal karena ulah Josio," gumam Carlos.


Pesawat.


Valencia memeluk putrinya dengan erat. sementara Valen ketiduran sambil memeluk boneka pemberian Carlos.


"Valencia, pejamkan saja matamu dulu, setelah tiba aku akan membangunkanmu," ujar Frankey dengan senyum.


"Aku baru bangun tadi, aku ingin menjaga Valen," jawab Valencia.


"Bagaimana biarkan Valen duduk di pangkuanku saja, kakimu masih sakit."


"Sudah tidak sakit, tidak apa-apa. jangan bangunkan dia! biarkan dia tidur saja!" ujar Valencia.


"Baiklah," jawab Frankey.


Setelah dua jam kemudian Frankey tiba ke rumahnya.


"Papa, Valen lapar," kata Valen yang baru bangun.

__ADS_1


"Papa akan menyuruh bibi memasak untuk kita ya," ujar Frankey yang mengendong putrinya.


"Iya, Pa."


"Tuan, Nona kecil," sambut pelayan rumah tangga dengan hormat.


"Sandy, siapkan makanan untuk siang ini! dan ini aku perkenalkan, Valencia adalah calon istriku. mulai hari ini Valencia tinggal di sini," ucap Frankey.


"Selamat datang, Nona Valencia," sahut Sandy dengan sopan.


"Panggil saja namaku!" ujar Valencia dengan senyum.


"Tidak, Nona. Anda adalah calon istri tuan. dan Anda adalah majikan saya juga. jadi, saya harus memanggil Nona," jawab Pelayan dengan sopan.


"Sudah tidak apa-apa," ucap Frankey.


"Kita temani Valen dulu, siang nanti kita akan makan bersama!" kata Frankey pada Valencia.


"Iya," jawab Valencia.


"Sandy, kamu lanjutkan kerjamu!" titah Frankey.


"Baik, Tuan," jawab Sandy dengan sopan dan kemudian melangkah ke dapur.


Valencia yang melihat rumah mewah itu ia mengingat saat lima tahun lalu dirinya datang dengan kondisi sedang hamil besar.


"Sudah lima tahun berlalu, saat itu aku sedang hamil besar. dan tidak sangka hari ini aku kembali ke sini," kata Valencia.


"Bagaimanapun di sini adalah rumahmu, oleh sebab itu kau harus pulang. kediaman mewah ini adalah milik kita bersama. kita akan tinggal sampai kita tua dan anak-anak kita dewasa. mulai hari ini kita akan menjalani hidup yang bahagia. dan ini adalah harapan Valen selama ini," ujar Frankey.


"Mama, Papa, mulai hari ini kita akan tinggal bersama ya!" ucap Valen.


"Mama akan tinggal di sini bersama papa dan Valen," jawab Valencia dengan senyum.


"Akhirnya keinginan Valen terkabulkan," kata Valen dengan girang.

__ADS_1


__ADS_2