Cinta Lama ( Hamil Bayaran Season 2 )

Cinta Lama ( Hamil Bayaran Season 2 )
Acara Makan


__ADS_3

"Setelah pulang ke rumah kita akan mengundangnya makan bersama kita," ucap Frankey yang menyentuh wajah Valencia.


"Aku aku menyediakan makanan yang enak untuk menyambut calon mertuaku," kata Valencia.


"Calon mertua? bukankah ini berarti kamu sudah setuju menikah denganku?" tanya Frankey yang mengusik Valencia.


"Apakah aku bisa menjadi istrimu?" tanya Valencia dengan bercanda.


"Selama ini aku sedang menunggumu, ada yang ingin aku beritahumu!"


"Ada apa?"


"Gaun pengantinmu sudah siap dirancang oleh desiner yang terkenal. dan kamu hanya perlu bersiap-siap menjadi istriku," kata Frankey dengan senyum.


"Baiklah, aku akan menjadi pengantin yang paling bahagia karena mendapatkan seorang suami yang tampan dan mapan," ucap Valencia yang mencium wajah calon suaminya.


"Papa dan Mama sudah mau menikah, apakah ini artinya kita akan tinggal bersama selamanya?" tanya Valen.


"Benar, sayang. kita tidak akan berpisah lagi!" jawab Frankey.


"Apakah kakek akan tinggal bersama kita juga?" tanya Valen.


"Apakah Valen sangat berharap kakek tingga bersama kita?" tanya Valencia.


"Iya, Ma. kakek sangat baik dengan Valen. Valen sangat menyukai kakek," jawab Valen.


"Baiklah, sayang. kamu harus cepat sembuh dan setelah itu kita akan berkumpul," ucap Frankey.


"Baik, Pa," jawab Valen dengan senyum.


Seminggu kemudian

__ADS_1


Valencia menyediakan beberapa lauk dari ikan, ayam, daging, udang dan sayur-sayuran. serta anggur merah dan jus jeruk untuk putri kecilnya.


Frankey membantu Valencia yang sedang sibuk seharian di dapur, sementara Valen berada di ruang tamu menunggu kedatangan kakeknya.


"Kenapa kakek belum datang ya?" gumam Valen sambil memeluk boneka pemberian kakeknya. gadis kecil itu memakai dress merah bermotif bunga-bunga, serta rambut diikat belah dua. ia juga mengenakan anting-anting emas yang bermotif hello kitty.


Wajahnya yang bulat dan putih terlihat sangat manis dan imut.


Tidak lama kemudian Markus mendatangi kediaman putranya bersama Carlos.


"Kakek, Kakek Paman," teriak Valen yang langsung turun dari sofa dan berlari ke arah dua pria paruh baya itu.


"Cucu kakek, cantik sekali hari ini," sahut Markus yang menjongkok dan memeluk cucunya.


"Nona, ini adalah hadiah untukmu," kata Carlos yang memberikan hadiah kepada Valen.


"Terima kasih, Kakek Paman," ucap Valen dengan senyum.


"Mari kita masuk!" kata Markus dengan senyum.


Markus, Carlos bersama Valen memasuki ruang makan, saat itu Frankey dan Valencia sedang sibuk di dapur. Frankey telah mengakui ayah kandungnya. kini mereka sangat harmonis dan mulai hidup baru.


Markus sangat bahagia dengan apa yang dia miliki, Frankey akan menikah tidak lama lagi, dan selain itu Markus juga telah memiliki seorang cucu yang pintar dan manis.


"Pa, Paman, duduklah! makanan sudah siap!" sahut Frankey.


"Baiklah, kalian sangat sibuk sekali, kenapa tidak memanggil papa, biar papa bisa membantu kalian," ujar Markus.


"Kakek, papa dan mama sangat jago masak, jadi tidak butuh bantuan siapapun," kata Valen dengan senyum.


"Tuan muda dari dulu sudah pintar memasak, keahilan memasaknya melebihi koki," ujar Carlos.

__ADS_1


"Paman Carlos, jangan memujiku lagi! ayolah...kalian semua silakan duduk dan hanya sayur saja yang masih belum masak," ucap Frankey.


"Sayur sudah siap," ujar Valencia yang menghidangkan semangkok sayur di atas meja.


"Masakannya sangat lezat, kalian sangat hebat," ucap Markus.


"Paman, ini adalah makan sekeluarga, tentu saja harus menyiapkan makanan yang mewah dan lezat," ujar Valencia dengan senyum.


"Valencia, sampai sekarang kamu masih saja memanggil paman, seharusnya memanggilku papa," ujar Markus dengan senyum.


"Papa?" tanya Valencia.


"Iya, kalian sudah mau menikah juga, hanya sisa dua minggu. jadi, panggil saja papa, kita sudah menjadi satu keluarga," jawab Markus.


"Benar kata papaku, kamu sudah ku anggap sebagai istriku, hanya belum mengadakan pesta saja," ucap Frankey.


"Pa," seru Valencia yang dengan segan.


"Ha-ha-ha-ha...papa sangat bahagia, ayo kita makan!" ucap Markus sambil tertawa gembira.


"Frankey, sebelum acara makan dimulai, papa ingin mengatakan sesuatu," kata Markus.


💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖


sambil menunggu up silakan mampir ya kak 🤗🤗🤗




__ADS_1



__ADS_2