Cinta Naira

Cinta Naira
Nasehat Dari Ibu Jasmine


__ADS_3

Diruang tengah,Naira sedang sibuk belajar sejarah.Saat Naira fokus belajar,ia teringat akan Akmal dan Bella."Apakah Akmal menyukai Bella"pertanyaan itu yang selalu dibenak Naira sampai saat ini hingga ia tidak fokus untuk belajar.


Melihat Naira melamun,ibu Naira menghampiri anak kesayangan nya itu.


"Ada apa,kok ngelamun?"tanya ibu Naira kepada putrinya itu.


"Tidak ada Bu,Naira cuma sedikit sakit kepala"sahut Naira karena tak ingin ibunya mengetahui apa yang ia pikirkan.


  "Minum obat dulu,baru belajarnya dilanjutkan"sahut ibunya sambil memandangi wajah putrinya.


"Iya,Bu"kata Naira sambil berjalan meninggalkan ibunya diruang tengah.


***********************


   Keesokan paginya Naira berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki,saat akan masuk ke pintu gerbang sekolah Naira melihat Akmal mengendarai sepeda motor.Setelah sampai di gerbang sekolah,Akmal langsung meletakkan sepeda motornya diparkiran khusus murid.Saat menuju kelas Akmal melihat Naira berjalan dan segera Akmal menyusul Naira.


"Naira"teriak Akmal dari jauh dan menghampiri Naira.


"Akmal,ada apa?"kata Naira melihat Akmal lari mendekati dirinya.


"Tidak apa,aku ingin bareng kamu masuk kelas"ucap Akmal yang membuat hati Naira berbunga-bunga,Naira yakin pasti Akmal juga menyukainya,kata hatinya itu


Ketika masuk kelas Bella melihat Akmal dan Naira bareng masuk bersama


"Assalamu'alaikum"ucap Akmal dan Naira


"Waalaikumsalam"jawab Bella dan Ryan.


Saat Naira akan melangkah ke Mejanya,tiba-tiba Bella mengikutinya dan duduk di kursi Farrah,kebetulan Farrah belum datang.


"Kamu ada hubungan apa dengan Akmal?"tanya Bella dengan santainya.


"tidak ada apa-apa,kami cuma berteman saja sama seperti kamu"jawab Naira sambil meletakkan tasnya di kursi.


"Terus kenapa kamu bisa barengan masuk kelas?"tanya Bella dengan penasarannya.


"Dengan siapa,Naira barengan ke kelas?"tanya Farrah yang baru datang itu.


Sontak membuat Naira dan Bella kaget mendengar suara itu.


"Tidak ada apa-apa"jawab Bella dengan santainya dan langsung berdiri dari kursi Farrah.


"Ada apa dengan Bella?"tanya Farrah menoleh kepada Naira.


"Aku tidak tahu"sahut Naira.


Ting...tingg


Bunyi bel sekolah telah berbunyi menandakan aktivitas membaca  Al-Qur'an akan segera dimulai.


Ketika semua murid selesai mengaji,ibu Jasmine datang membawa buku dan kertas ulangan ditangannya.


  "Assalamu'alaikum"ucap Ibu Jasmin sambil duduk di kursi.


   "Waalaikumsalam"sahut semua murid.


"Bagaimana hari ini,ada yang tidak hadir?"tanya ibu Jasmine ketika membuka absen kelas.


"Cukup Bu hari ini"ucap Andira teman duduk Amara.


"Sebelum kita meneruskan pelajaran,ibu akan membagikan ulangan harian kalian kemarin,dan ibu sangat kecewa kepada kalian semua,dari 40 siswa kenapa hanya ada 3 orang yang mendapat nilai terbaik,sisanya dibawah nilai 70"kata ibu Jasmin sambil memegang kertas ditangannya.


Semua murid terdiam mendengar perkataan ibu Jasmin,dan mereka menebak siapa yang dapat nilai terbaik.


   "Apa Akmal yang dapat nilai  terbaik"gumam dalam hati Naira.


"Siapa Bu yang dapat nilai terbaik?"tanya Andira.

__ADS_1


"Yang dapat nilai terbaik itu ada tiga orang,pertama dapat nilai 100 itu yang namanya Akmal Ramadhan,kedua dapat nilai 90 itu bernama Shinta Bella dan ketiga dapat nilai 80 atas nama Amara putri,beri tepuk tangan kepada mereka"ucap ibu Jasmine.


Semua murid bertepuk tangan atas tiga orang tersebut,dimeja pojok belakang Naira tampak sedih,begitu juga dengan Farrah.


  "Yah,aku dapat nilai jelek"kata Farrah dengan sedih hati.


  "Kita sama,bukan kamu saja sendiri"sahut Naira sambil menatap ibu Jasmine.


  "Pasti Akmal suka dengan Bella,karena selain cantik Bella juga Pintar"gumam dalam hati Naira yang tak karuan saat ini.


"Ibu berharap kalian semua belajar lebih giat lagi,tidak akan lama lagi kalian akan naik ke kelas X1,kalian akan menghadapi ulangan kenaikan kelas"kata ibu Jasmine menatap semua muridnya.


"Kalau begitu kita teruskan pelajaran kita,sekarang tulis dibuku apa yang ibu tulis dipapan tulis"ucap ibu Jasmine sambil mengambil spidol.


Dalam hati Naira tak karuan,kenapa ia bisa dapat nilai Sejarah jelek,padahal Naira selalu dapat nila 100 terus.


     *************


Ting...Ting..


"Alhamdulillah,akhirnya istirahat juga,aku lapar banget karena belum sarapan pagi"kata Farrah sambil memegang perutnya itu.


"Farrah,aku boleh minjam catatan kamu tidak,aku banyak ketinggalan menulisnya?"tanya Naira menatap Farrah.


  "Silahkan,ayo kita ke kantin?"tanya Farrah sambil mengambil uang dari tasnya.


"Aku disini saja,kamu dengan Bella saja"sahut Naira.


Didepan pintu masuk,tampak Bella menghampiri Akmal yang sibuk memasukkan buku kedalam tasnya.


"Selamat ya Akmal kamu dapat nilai terbaik"ucap Bella dengan rasa senangnya.


"Terima kasih, kamu juga dapat nilai terbaik"kata Akmal sambil menatap wajah Bella.


  "Biasa saja,ayo kita ke kantin"ajak Bella dengan perasaan berbunga-bunga.


  "Ya udah, aku dan Farrah duluan ya"ucap Bella sambil meninggalkan ruangan kelas.


Didalam kelas hanya tertinggal Naira dan Akmal saja,semua murid sedang asyik makan di kantin.


Tiba-tiba Akmal mengajak Naira untuk mengobrol.


  "Kamu tidak ikut ke kantin?"tanya Akmal kepada Naira.


"Aku sedang tidak enak badan, jadi aku disini saja"sahut Naira sambil menatap Akmal.


"Apa kamu sakit?"tanya Akmal dengan rasa khawatirnya.


  "Entahlah, akhir-akhir ini aku sedikit lelah saja"ucapnya.


  "Apa perlu aku belikan obat?"tanya Akmal.


  "Tidak perlu,tumben kamu perhatian sama aku"sahut Naira dengan santainya.


    "Bagaimana,aku tak perhatian, aku kan ketua disini,jadi aku harus bertanggung jawab kalau ada yang sakit"sahut Akmal sambil melirik wajah Naira.


    "Siapa yang sakit?"tanya Ryan yang langsung datang dari arah pintu.


    "Itu Naira sedang tidak enak badan"sahut Akmal sambil berdiri dari kursi dan berjalan meninggalkan Ryan dan Naira.


 


"Kamu sakit Naira?"tanya Ryan sambil berjalan ke arah meja Naira.


"Tidak,aku hanya sedikit lelah"jawab Naira sambil melihat Akmal keluar ruangan.


Ting...Ting

__ADS_1


Ketika bel berbunyi semua murid masuk kedalam kelasnya masing-masing,terutama Akmal yang membawa kantong plastik putih ditangannya dan langsung memberikannya kepada Naira.


 


"Ini buat kamu,diminum ya agar sedikit enak badan kamu"kata Akmal sambil menjauhi meja Naira.


"Terima kasih"sahut Naira dengan lembutnya.


Semua teman sekelas yang melihat kejadian itu berteriak kegirangan,yang mana membuat Naira merasa malu.Terlihat tampak Bella sedikit cemburu dengan Akmal yang memberikan perhatian kepada Naira.


"Apa Akmal suka dengan Naira"gumam hati Bella tak karuan.


"Sudah cukup berteriak ya,sebentar lagi Ibu Mila datang"teriak Bella yang sedang dilanda cemburu.


  "Assalamu'alaikum"kata ibu Mila sambil berjalan menuju meja guru.


"Waalaikumsalam"jawab semua murid.


"Kemarin ibu memberi ada tugas, kumpulkan dimeja ibu mulai dari sekarang juga"kata ibu Mila sambil memandangi semua murid.


"Kalian baca halaman 35 dalam hati masing-masing,jangan berisik,ibu akan mengoreksi tugas kalian sebentar"kata ibu Mila.


Sejenak suasana kelas hening dan damai,tidak ada suara ini dan itu.


Terlihat dipojok belakang Farrah sedang asyik ngobrol dengan Naira.


"Naira,temenin aku ke kamar mandi dong"kata Farrah sambil memegang roknya.


"Ya sudah,ayo"sahut Naira sambil berdiri diikuti Farrah dibelakangnya.


"Ibu,kami permisi sebentar"ucap Naira.


"Silahkan"sahut ibu Mila sambil terus mengoreksi buku yang ada di atas meja.


"Sudah kalian membacanya"ucap Ibu Mila kepada semua muridnya.


"Sudah Bu"jawab mereka serentak.


"Ibu koreksi banyak yang salah jawaban kalian,apa kalian tidak mengerti,jika kalian tidak mengerti kalian bisa bertanya kepada ibu,disini hanya satu orang yang menjawab benar yaitu atas nama Naira Utami" ucap Ibu Mila dengan suara lantang.


  Pendengar perkataan ibu Mila,semua murid terdiam dan suasana kelas semakin panas.


"Ibu minta kalian semua betulkan kembali jawaban yang sudah ibu tandai merah di kertas kalian" kata Ibu Mila sambil membagikan kertas tersebut.


"Assalamu'alaikum"ucap Farrah dan Naira ketika masuk ruangan.


"Waalaikumsalam"jawab semua murid.


Setelah Farrah dan Naira duduk, pembelajaran pun dilanjutkan kembali.


"Naira Utami bacakan jawaban kertas kamu didepan"kata ibu Mila sambil menyerahkan kertas Naira.


Naira segera berdiri dari kursinya dan berjalan ke arah meja ibu Mila.


"Dengarkan jawaban Naira,dan tulis di kertas kosong"ucap ibu Mila.


  Ting..Ting


Bel berbunyi menandakan pelajaran telah usai,saatnya semua murid pulang ke rumah masing-masing.


"Ada yang ingin kalian tanyakan,sebelum ibu keluar"ucap ibu Mila kepada anak muridnya.


"Kalau tidak ada,ibu keluar dulu".kata ibu Mila sambil keluar ruangan.


"Assalamu'alaikum"kata ibu Mila sambil berjalan meninggalkan kelas.


"Waalaikumsalam"jawab semua murid.

__ADS_1


*Bersambung*


__ADS_2