
Pada malam hari turun hujan dengan sangat lebat disertai angin kencang.Nampak Akmal tidak bisa tidur karena ia masih kepikiran Naira yang tidak menjawab pertanyaan nya kemarin.Akmal memandangi rintik hujan yang membasahi pohon diluar,lalu tiba-tiba Akmal duduk di kursi sambil mengerjakan tugas sekolah.
Saat Akmal sedang mengerjakan tugas,adik Ara datang sambil membawa boneka beruang nya.
"Kak"kata Ara sambil memeluk Akmal.
"Ara,ada apa?"tanya Akmal kepada adiknya.
"Adik, tidak bisa tidur,temenin aku tidur kak"sahut adik Ara sambil menatap mata Akmal.
"Sayang sini,jangan ganggu kakakmu sedang belajar"kata papa Akmal.
"Tapi pa"sahut Ara dengan rasa sedih.
"Biar papa yang temenin Ara bobo ya"sahut papa Akmal sambil mengendong Ara keluar kamar.
**************
Disaat Naira sedang belajar,ibu Naira mengetok pintu kamar Naira sambil membawakan secangkir susu hangat untuk putrinya.
"Naira,apa ibu boleh masuk?"tanya ibu Naira dari luar kamar.
"Silahkan,kamarnya tidak dikunci"sahut Naira.
"Ini,ibu bawakan secangkir susu hangat untukmu"ucap ibu Naira sambil meletakkan gelas di atas meja.
"Terima kasih"sahut Naira sambil fokus pada bukunya.
"Belajar yang rajin ya sayang"kata ibu Naira sambil mencium putrinya.
********
Ting...Ting ..
Bunyi lonceng sekolah terdengar, menandakan kegiatan membaca Al-Qur'an akan segera dimulai.
Setelah selesai membaca Al-Qur'an,ibu Jasmine datang dan berdiri didepan pintu.
"Assalamu'alaikum"kata ibu Jasmine sambil berjalan ke arah meja.
"Waalaikumsalam"ucap semua murid serentak.
"Ada yang tidak hadir?"tanya ibu Jasmine sambil membuka absen kelas.
"Ryan sakit"sahut Akmal.
"Farrah ada acara keluarga"sahut Naira sambil melirik Akmal.
"Baik,Buka buku kalian halaman 50 yang bagian B kerjakan di kertas kosong"kata ibu Jasmine kepada muridnya.
"Dan untuk Naira,kamu bisa duduk di samping Akmal,kita akan melakukan sesi tanya jawab"ucap ibu Jasmine kepada Naira.
Naira hanya mengangguk yang dikatakan ibu Jasmine,sementara di meja depan,jantung Akmal berdegup dengan kencang.
"Dimohon jangan ribut"ucap Ibu Jasmine.
Sementara dimeja tengah Bella nampak cemburu melihat Naira dan Akmal mengobrol bersama,hatinya pun sangat panas.
"Bella,boleh pinjam tintanya,tinta ku habis"kata Dania yang duduk disebelah Bella.
"Boleh"sahut Bella sambil mengerjakan tugas.
Sedangkan dimeja depan,Naira sibuk mengerjakan tugasnya,sekali-kali melirik Akmal yang juga asyik dengan tugasnya.
"Sudah siap"kata ibu Jasmine kepada muridnya.
"Sudah"jawab mereka serentak.
"Baik,siapa yang bisa menjawab pertanyaan ibu,akan diberi nilai 100 "kata ibu Jasmine sambil memandangi muridnya.
"Pertanyaan pertama,Raja yang terkenal dari kerajaan Kutai adalah?"tanya ibu Jasmine.
Mendengar pertanyaan ibu Jasmine,semua murid membuka buku sejarah untuk mencari tau jawabannya.Tiba-tiba Naira angkat tangan.
"Ya Naira silahkan"ucap Ibu Jasmine,semua murid pun memandangi Naira.
"Jawabannya adalah Mulawarman"sahut Naira.
"Benar,beri tepuk tangan untuk Naira"kata ibu Jasmine
"Pertanyaan kedua,Pendiri kerajaan Singosari adalah?"tanya ibu Jasmine.
"Ken Arok"sahut Akmal dengan suara nyaring "Benar"tepuk tangan buat Akmal"kata ibu Jasmine.
Ting..Ting .
Bunyi lonceng kedua,menandakan pergantian jam.
"Cukup sampai disini,dan pertemuan selanjutnya kita lanjutkan"kata ibu Jasmine sambil meninggalkan kelas.
Saat ibu Jasmine keluar,Naira berbicara kepada Akmal sambil merapikan bukunya.
"Ryan sakit apa?"tanya Naira kepada Akmal.
"Aku tidak tau"sahut Akmal sambil merapikan alat tulisnya.
"Ya,sudah aku kembali ke kursi ku dulu"kata Naira sambil berjalan meninggalkan Akmal.
"Begitu perhatiannya,kamu dengan Ryan"gumam dalam hati Akmal.
Tiba-tiba ibu Mila datang sambil membawa buku ditangannya.
"Assalamu'alaikum"ucap ibu Mila.
"Waalaikumsalam"sahut semua murid.
"Sebelum membuka buku,ibu ingin mengulang pembelajaran kita sebelumya tentang Teks Deskripsi.Siapa yang masih ingat ada berapa Struktur Teks Deskripsi?"tanya ibu Mila sambil menatap muridnya.
"Ada 3"sahut Naira dari meja belakang.
"Sebutkan apa saja?"tanya Ibu Mila kepada Naira.
" Identifikasi, Deskripsi Bagian, dan Penutup atau Simpulan"sahut Naira dengan suara lembut.
__ADS_1
"Benar,beri tepuk tangan untuk Naira"kata Ibu Mila.
Semua murid memberi tepuk tangan kepada Naira.
**********
Ketika waktu istirahat tiba,semua murid pergi ke kantin sekolah.
Dimeja pojok belakang tampak Lilis sedang memasukan buku ke dalam tasnya.
"Naira kita ke kantin yuk"ajak Lilis
"Oke"ucap Naira kepada Lilis
"Aku ikut"ucap Anaya yang duduk di samping Lilis.
Mereka bertiga pergi ke kantin sekolah.Ketika mereka sudah sampai di kantin,Naira melihat Akmal dan Farrell sedang makan.
"Kita mau duduk dimana"kata Lilis.
"Disana"ucap Anaya sambil menunjuk di dekat Farrell.
"Apa boleh kami bergabung?"tanya Lilis kepada Farrell.
"Silahkan"sahut Farrell.
"Kalian mau pesan apa?"tanya Lilis.
"Aku mau Mie kuah dan teh es"sahut Anaya sambil duduk.
"Kalau aku mie goreng dan teh panas"sahut Naira sambil melihat Akmal yang sedang selesai makan.
"Oke,tunggu ya"ucap Lilis sambil berjalan menuju ibu kantin.
"Kami sudah selesai makan,kami duluan ke kelas ya"ucap Akmal.
"Iya"sahut Anaya dengan ramah.
Setelah mereka menunggu,akhirnya pesanan mereka datang.Disaat mereka Sedang asyik makan,tiba-tiba Bella datang bersama Dania.
"Kamu pesan apa Bel?"tanya Dania kepada Bella.
"Aku pesan mie kuah dan teh es saja"sahut Bella sambil duduk.
"Bu,pesan mie kuah 2 porsi dan teh es dua gelas juga"kata Dania kepada ibu kantin.
"Naira"kata Bella sambil melihat Naira sedang minum.
"Ada apa?"tanya Naira kepada Bella.
"Kamu tahu tidak,kalau si A suka dengan kamu"sahut Bella.
"Maksud kamu si A siapa?"tanya Naira.
"Pasti si Akmal"sahut Lilis yang duduk di samping Anaya.
"Betul"kata Bella.
"Kalian tau dari mana kalau Akmal suka dengan aku?"tanya Naira dengan perasaan senang.
"Waktu kamu sakit,dia bertanya ke Farrah,kamu sakit apa,ya Farrah
jawab tidak tahu"sahut Lilis.
Naira hanya terdiam,dan memandangi Bella dan Dania sedang makan.
"Aku sudah kenyang,ayuk kita ke kelas"ucap Anaya.
"Ayo"ucap Lilis.
Saat didalam kelas,Naira bertanya kepada hatinya."Apa iya Akmal suka dengan dirinya"gumam Naira.
Tiba-tiba ibu Astari datang dari balik pintu kelas dan membawa buku ditangannya.
"Assalamu'alaikum"kata ibu Astari.
"Waalaikumsalam"sahut serentak.
"Kemarin kita mengerjakan halaman 23 sekarang buka buku kalian halaman 24,ibu akan menjelaskan yang bagian C"ucap ibu Astari.
Ketika ibu Astari menjelaskan, tiba-tiba ponsel ibu Astari berbunyi.
"Ibu angkat telepon dulu"ucap ibu Astari sambil meninggalkan ruangan kelas.
Tidak lama kemudian ibu Astari kembali dan duduk di kursi.
"Tugas untuk kalian, halaman 24 yang bagian C,kerjakan dibuku masing-masing,pertemuan besok kita koreksi"kata ibu Astari.
"Ada yang ditanyakan,jika tidak ada ibu pamit keluar dulu,dan jangan keluar kelas tetap di dalam"kata ibu Astari.
************
Tok..tok
"Assalamu'alaikum"sahut Naira didepan pintu setelah pulang dari sekolah.
"Waalaikumsalam"sahut ibunya sambil membukakan pintu.
"Ganti bajumu dan cuci wajahmu,baru kita makan siang"ucap ibu Naira sambil pergi ke ruang dapur.
"Naira ayuk makan"ucap ibunya dari ruang dapur.
"Iya,Bu"kata Naira sambil berjalan ke arah dapur.
"Kapan ayah pulang Bu?"tanya Naira sambil mengambil piring.
"Minggu depan"sahut ibunya sambil mengambil piring bersih.
"Nita,ayuk makan"ucap ibu Naira kepada adiknya Naira.
"Iya,ibu"sahut adik Nita sambil duduk di kursi.
"Tapi ibu,suapi Nita ya"kata Nita.
__ADS_1
"Baiklah"kata ibunya.
"Besok kan hari Minggu,gimana kita pergi ke pasar sayang"ucap ibunya kepada Naira.
"aku ingin dirumah saja Bu"kata Naira sambil menyuap Nasi di piringnya.
"Ya sudah,ibu ke pasar dengan adikmu saja"ucap ibu Wati.
"Aku sudah kenyang,aku ke kamar dulu ya Bu"kata Naira sambil membersihkan piring.
"Iya sayang"sahut ibu Naira.
Didalam kamar,Naira mengeluarkan semua buku yang berada didalam tasnya,saat Naira mengeluarkan buku sejarahnya,ia melihat sepucuk surat berbentuk hati yang terselip di dalam bukunya.
"Surat apa ini,kenapa bisa didalam tasku"gumam dalam hati Naira.Naira pun membuka surat itu dan langsung dibacanya.
Untuk Naira
Melalui Surat ini,aku ingin kamu tahu bahwa aku sangat menyukaimu.Aku harap kamu juga menyukaiku.
Duduk santai baca buku.
Baca buku cerita cinta.
Saat aku bertemu kamu.
Aku langsung jatuh cinta.
"Siapa yang menulis surat ini untukku"kata Naira sambil memegang surat itu.
"Tulisan nya tidak asing bagiku"ucap Naira.
"Simpan saja deh dulu,siapa tahu aku bisa menemukan pemilik tulisan ini"kata Naira sambil menyimpan surat ini.
Selesai Naira menyimpan surat itu,ia kembali mengerjakan tugas yang diberikan ibu Astari.Naira masih kepikiran siapa pemilik tulisan itu.
Saat didalam kamar,tiba-tiba pintu masuk diketok seseorang.
Tok...tok..
"Assalamu'alaikum"kata laki-laki itu.
"Waalaikumsalam"ucap ibu Naira sambil membukakan pintu.
"Fauzan"kata ibu Naira dengan tak percaya bahwa yang datang itu adalah ponakannya.
"Ayok silahkan masuk"ucap ibu Naira sambil mempersilahkan Fauzan duduk di ruang tamu.
"Kamu kesini dengan siapa Nak?"tanya ibu Naira sambil memandangi Fauzan mulai dari bawah sampai atas.
"Saya sendiri Tante,Ibu saya menyuruh mengantarkan ini untuk Tante"kata Fauzan sambil meletakkan kantong plastik hitam di atas meja.
"Terima kasih"kata ibu Naira.
"Tunggu ya,Tante buatkan minuman dulu"ucap ibu Naira sambil melangkah ke dapur.
Lima menit kemudian ibu Naira datang membawa nampan yang berisi 2 gelas teh hangat dan cemilan didalam toples kecil.
"Ayuk,silahkan dicicipi cemilan dan tehnya"ucap Ibu Naira.
Fauzan hanya tersenyum dan mengangguk apa yang dikatakan tantenya.
"Kamu sudah besar sekarang,waktu itu Tante lihat kamu masih anak-anak"kata ibu Naira.
"Iya Tante,masa saya harus jadi anak-anak Mulu"sahut Fauzan sambil tertawa.
"Oh,iya kamu sekolah dimana?"tanya ibu Naira kepada Fauzan.
"Aku sekolah di SMA Angkasa 2,kelas XII Tante,bentar lagi mau lulus"sahut Fauzan.
"Kok,sama anak Tante,tapi Naira masih kelas X"ucap ibu Naira.
"Benarkah,kok aku tidak tahu ya,kalau adik sepupuku juga sekolah disana "ucap Fauzan.
"Iya,kamu jarang main ke rumah Tante,jadi tidak tahu"kata ibu Naira.
"Hehehe,sibuk Tante"sahut Fauzan sambil tersenyum.
"Ya,sudah Tante panggilkan Naira dulu ya"kata ibu Naira sambil berjalan menuju kamar Naira.
"Naira"kata ibunya dari luar kamar.
"Ada apa Bu"ucap Naira sambil membuka pintu kamar.
"Itu diruang tamu ada Fauzan,cepat sana kamu temui dia"ucap ibunya kepada Naira.
Mendengar ucapan ibunya,Naira langsung berjalan ke arah ruang tamu,disana Naira melihat laki-laki memakai baju lengan panjang serta memakai peci di kepalanya.
"Hai,kak"kata Naira sambil menundukkan kepala.
"Hai juga dik Naira"ucap Fauzan sambil tersenyum.
"Kakak tidak tahu,kalau kamu juga sekolah di SMA Angkasa 2,jika kakak tahu dari awal pasti kakak traktir kan makan di kantin"kata Fauzan kepada Naira.
"Tidak perlu repot-repot kak"sahut Naira.
"Ih,kamu itu,Fauzan ingin mentraktir kan kamu saja Naira"kata ibunya sambil mengendong Nita.
"Tapi,sayang Tante,aku sudah mau lulus"kata Fauzan sambil melirik Naira.
"Lulus dari sana,kamu mau melanjutkan sekolah dimana?"tanya ibu Naira.
"Aku juga tidak tahu Tante"sahut Fauzan.
"Oh,iya Tante,aku tidak bisa lama-lama disini,aku harus pulang takut mama khawatir"kata Fauzan sambil bersalaman dengan ibu Naira.
"Hati-hati dijalan Nak"kata Ibu Naira.
*Bersambung*
__ADS_1