Cinta Naira

Cinta Naira
Sakit


__ADS_3

Tok..tok..


"Assalamu'alaikum"kata Naira sambil memegang buku ditangannya.


"Waalaikumsalam"sahut ibu Naira sambil membukakan pintu.


"Kamu kenapa Naira,wajahmu sangat pucat?"tanya ibu Naira dengan rasa khawatirnya.


"Aku tidak enak badan Bu"sahut Naira dalam keadaan lemas.


"Ya,sudah ganti bajumu dan istirahat dulu,ibu akan membuatkan kamu secangkir teh panas"ucap ibunya sambil melangkah ke dapur.


Didalam kamar,Naira tampak berbaring di atas tempat tidurnya,kepalanya begitu pusing,suaranya pun begitu lemah.Tiba-tiba ibunya datang sambil membawa secangkir teh panas dan obat.


"Nak,ibu sudah bawakan obat dan teh panas,kamu minum ya,agar tubuhmu sedikit bertenaga"ucap ibu Naira.


"Iya,Bu"sahut Naira sambil minum teh panas.


"Ya,sudah ibu keluar dulu ya"kata Ibu Naira kepada putrinya.


Ketika tubuh Naira sedikit bertenaga,ia kembali membuka tasnya dan dikeluarkan nya selembar kertas.Ia akan menulis surat sakit jika besok Naira tidak bisa hadir ke sekolah.


  **********************


Di meja makan,Akmal sedang makan dengan lahapnya bersama Papa,mama dan adiknya.


   "Masak apa hari ini Ma?"tanya Akmal kepada Mamanya.


"Masak ayam kecap,sayur bening dan pepes ikan"sahut Mamanya.


"Akmal,besok papa,mama dan Ara akan pergi ke rumah nenekmu,kamu tidak keberatan kan ditinggal sendiri di rumah?"tanya Papanya sambil menatap ke arah Akmal.


  "Tidak keberatan pa"sahut Akmal.


"Nanti kalau kamu berangkat sekolah,tutup semua pintu dan jendela ya sayang"ucap Mama Akmal.


"Iya,Ma"kata Akmal sambil memegang ponsel nya.


"Ma,Pa,Akmal sudah kenyang,Akmal ke kamar ya"ucap Akmal sambil meninggalkan meja makan dan menuju kamarnya.


Didalam Kamar,Akmal sedang asyik memainkan ponselnya,ia ingin sekali meminta nomor ponsel Naira,tapi Akmal takut ketahuan temannya bahwa dia suka dengan Naira.Tiba-tiba Akmal teringat akan Farrah,teman duduk di samping Naira,pasti Farrah punya nomor ponsel Naira,kata dalam hati Akmal.


     ************


Saat mau melaksanakan sholat subuh, Ibu Naira mendengar putrinya muntah dikamar mandi,lalu dengan segera Ibu nya membuka pintu kamar mandi.


"Kamu kenapa Naira?"tanya ibunya dengan perasaan khawatir.


  "Aku muntah Bu"sahut Naira sambil keluar dari kamar mandi.


Wajah Naira tampak begitu pucat dan badannya lemas.


"Ya,sudah kamu istirahat saja,biar hari ini tak masuk sekolah dulu"ucap Ibu Naira sambil merangkul tubuh putrinya.


"Bu,nanti jika Amara lewat didepan rumah,tolong berikan surat ini"kata Naira sambil menyerahkan surat kepada ibunya.


"Iya sayang,Ibu sholat dulu ya"sahut ibu Naira sambil berjalan meninggalkan Naira diruang tengah.


Karena jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi,ibu Naira segera duduk di teras rumah untuk menunggu Amara lewat didepan rumahnya. Tiba-tiba ibu Wati melihat Amara lewat didepan rumahnya mengunakan sepeda untuk berangkat ke sekolah.

__ADS_1


"Amara,Amara!"teriak ibu Naira.


Mendengar namanya dipanggil,Amara langsung mendatangi ibu Naira.


"Ada apa Tante"ucap Amara yang sedang bingung melihat namanya dipanggil.


"Ini surat dari Naira,hari ini Naira tidak masuk sekolah karena sakit"sahut Ibu Naira sambil memberikan surat itu.


"Terima kasih"kata Amara sambil mengayuh sepedanya untuk berangkat ke sekolah.


    ****************


Ting...Ting


Mendengar lonceng berbunyi,semua siswa dan siswi memasuki kelasnya masing-masing,dan segera melakukan kegiatannya yaitu membaca Al-Qur'an.


  Saat Akmal melihat kebelakang,ia heran kenapa bangku Naira kosong hanya ada Farrah saja disana.Tak lama kemudian datang ibu Jasmine sambil membawa buku.


"Assalamu'alaikum"kata ibu Jasmine seraya akan duduk di kursi.


"Waalaikumsalam"sahut semua murid.


"Kita absen dulu,ada yang tidak hadir?"tanya ibu Jasmine kepada muridnya.


"Naira,sakit Bu"sahut Amara sambil memberikan surat Naira yang diberikan Ibu Naira tersebut.


"Oh,kalau begitu kita lanjutkan pelajaran kita,buka buku halaman 12,kita selesaikan hari ini juga, sebentar lagi kalian akan menghadapi ulangan kenaikan kelas"kata Ibu Jasmine memandangi muridnya.


Ketika Ibu Jasmine menjelaskan,tiba-tiba ponsel ibu Jasmine berbunyi.


"Ibu,angkat telepon dulu,kalian jangan ribut"kata Ibu Jasmine sambil melangkah keluar kelas.


Didalam kelas Bella mendatangi Farrah,dan langsung duduk di samping Farrah.


"Aku juga gak tahu,Naira sakit apa"sahut Farrah sambil memandangi bukunya.


  Selesai menjawab telepon,ibu Jasmine masuk kelas dengan terburu-buru.


   "Kalian belajar sendirinya,ibu sedang ada urusan sebentar"ucap ibu Jasmine sambil keluar dari kelas.


******************


  Saat jam istirahat tiba,semua siswa dan siswi SMA Angkasa 2 ramai di kantin sekolah,terutama Farrah yang akan keluar kelas menuju kantin.Ketika Farrah melewati meja Akmal,Akmal langsung memanggil Farrah.


"Farrah.."ucap Akmal sambil berdiri dari kursinya.


"Ada apa?"tanya Farrah mendekati meja Akmal.


"Naira sakit apa?"tanya Akmal dengan penasaran.


"Aku juga tidak tau Naira sakit apa"sahut Farrah.


"Apa kamu tau alamat Naira tinggal?"tanya Akmal kepada Farrah.


"Aku juga tidak tau,kamu bisa bertanya dengan Amara,dia yang dititipkan surat oleh Naira"jawab Farrah sambil meninggalkan Kelas.


Tiba-tiba Bella menyusul Farrah yang keluar dari kelas.


  "Farrah,tunggu!"teriak Bella

__ADS_1


"Ada apa Bella?"tanya Farrah sambil berjalan menuju kantin.


"Apa Akmal suka dengan Naira,kenapa ia bertanya terus tentang Naira?"tanya Bella kepada Farrah.


"Sepertinya,Akmal suka sama Naira,karena ia menanyakan alamat rumah Naira"ucap Farrah sambil memasuki kantin.


     


   Mendengar perkataan Farrah,Bella pun semakin cemburu,ia pamit keluar kantin dan pergi meninggalkan Farrah sendiri didalam kantin.


"Farrah,uang aku ketinggalan dikelas,aku kembali ke kelas dulu ya"kata Bella sambil meninggalkan Farrah sendiri.


  "Iya"sahut Farrah sambil memesan makanan.


 


Ketika Bella masuk ke dalam kelas,Bella melihat dan mendengar Akmal berbicara kepada Amara.


"Amara,kamu tau tidak dimana rumah Naira?"tanya Akmal sambil menghampiri tempat duduk Amara.


"Tau,emang kenapa?"tanya Amara kepada Akmal.


"Tidak apa-apa cuma bertanya saja"sahut Akmal sambil kembali ke meja duduknya.


     *************


Setelah jam istirahat telah usai,siswa dan siswi pun kembali ke kelasnya masing-masing.


"Assalamu'alaikum"kata ibu Astari


  "Waalaikumsalam"sahut semua murid.


"Hari ini ibu ada rapat,kalian baca buku halaman 60,Jangan ribut dan jangan keluar dari kelas,ibu akan keluar sebentar"kata ibu Astari sambil meninggalkan ruangan kelas.


Didalam kelas,semua murid sibuk dengan aktivitasnya masing-masing,ada yang asyik mengobrol dengan teman sebangkunya,ada yang asyik menggambar di papan tulis.


Tiba-tiba Bella memandang Akmal,tapi Akmal tidak melihat bahwa Bella memandang dirinya.Akmal selalu saja menatap kursi kosongnya Naira,seakan Naira ada disekolah.


  Ting...Ting..


Bel sekolah berbunyi,semua siswa dan siswi keluar dari kelasnya untuk segera pulang ke rumah masing-masing.


Saat Akmal mau memasukkan bukunya ke dalam tas,tiba-tiba Bella menghampiri Akmal,sehingga membuat Akmal terkejut.               


   "Ada apa?"tanya Akmal sambil menatap Bella dengan heran.


  "Aku mau bertanya sama kamu,tapi tunggu semuanya keluar dari kelas"sahut Bella sambil berdiri didekat pintu.


Setelah semuanya sudah keluar kelas,Bella pun bertanya kembali kepada Akmal.


   "Apa Kamu suka dengan Naira?"tanya Bella sambil memandang Akmal.


  "Apa maksudmu"sahut Akmal sambil berdiri dari kursinya.


"Kamu perhatian banget sama Naira,kamu mencari alamat rumah Naira,mau ngapain"ucap Bella dengan marahnya.


"Itu tidak penting bagimu"sahut Akmal sambil berjalan meninggalkan Bella di dalam kelas sendirian.


  "Tapi,itu penting bagiku"gumam dalam hati Bella sambil berjalan mengikuti dibelakang Akmal.

__ADS_1


   


*Bersambung*


__ADS_2