
Kini lima pria itu sedang berkumpul di ruang khusus untuk membahas hal-hal penting yang akan di lakukan.
" Sepertinya menyenangkan sekali bukan? ku bebaskan dari pekerjaan di perusahaan !!" Ujar Calvin seperti menggoda mereka.
" Kau tahu sekali apa yang ku mau kak '' ucap Andreas dengan senyum tengil nya.
" ckk,,kebiasaan mu jadi siapa yang tak tahu akan hal itu " ucap Bara.
" Bilang saja kau sering iri kan padaku ,ha? tenang saja, aku akan semakin membuatmu iri " seperti meledek pada Bara.
" Siapa juga yang mau iri pada mu,,seperti tak ada kerjaan saja " balas bara yang tak mau kalah karena ucapan nya. Dan tiga pria dewasa itu sedang memperhatikan dua manusia jahil ini sedang berdebat sesuatu yang tak berfaedah sama sekali.
" Ariion,berikan pistol ke tangan mereka berdua,dan biarkan mereka saling menembak,daripada mendengar celoteh yang tidak penting mereka itu" ungkap Calvin yang sedikit kesal.
Mendengar ucapan sang bos,akhirnya mereka berdua pun terdiam seketika,dan membuat Ariion dan Milton pun tertawa.
" Sekarang,kita mempunyai satu misi,yaitu merebut Pabrik senjata dari tangan G-black. Jadi persiapkan segalanya,! karena aku tidak mau rencana kita gagal. Paham !!" ungkap Calvin dengan aura dinginnya.
" Baik,,dengan senang hati " ungkap mereka bersama dengan kompak.
" Dan untuk Milton dan Ariion,aku memberikan satu tugas lagi,Milton,kau bobol data perusahan dari Baskoro dan berikan pada Ariion nanti jika sudah mendapatkannya. Dan kamu Ariion,seperti biasa,hancurkan sampai ke akar-akarnya. Biar anaknya aku yang akan menanganinya.
" Baik ,akan kami lakukan yang sebaik mungkin "
__ADS_1
" Bagaimana kalau anaknya,berikan saja pada aku dan Bara kak,sepertinya asik bukan,!!bermain-main dengan pria bedebah itu. " ujar Andreas,yang memang suka sekali untuk menganiyayakan orang yang jahat.
" Sepertinya benar Vin,biar dia tak mengganggu gadismu lagi " ujar Ariion memberi usul.
" Wow,apa kak Calvin sudah mempunyai pujaan hati? haiss kak Calvin asik sekali kalau seperti itu" ujar Andreas .
" Memangnya kenapa? jika kak Calvin sudah mempunyai pujaan hati? apa kamu iri? " ujar Bara dan akhirnya mereka berdebat lagi. Hingga membuat tiga pria itu pusing dengan sendirinya.
Waktu telah menunjukan makan malam,,Irene yang tersadar karena jam sudah menunjukkan pukul 19:00 wib tepat.
Dia kemudian menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya,dia yang menunggu panggilan dari sang atasan baru,tapi belum ada yang datang memanggilnya. Jadi dia hanya berdiam diri di dalam kamarnya saja.
" Ayo kita makan malam bersama " Ajak Calvin, dan mereka pun menuju ruang makan.
" Panggilkan nona muda kalian ke sini,dan ajak dia makan malam bersama kami." ungkap calvin pada kepala pelayan.
" Baik tuan "
tok tok
Irene kemudian membuka kan pintu kamarnya.
" Iya pak indra,ada apa?"
__ADS_1
" Silahkan ke ruang makan nona,karena tuan sedang menunggu anda. Tuan juga tidak suka terlalu lama menunggu,jadi silahkan kesana "
" Baik pak," kemudian Irene berjalan di belakang pak Indra . Karena dia yang memang belum hafal dengan segala ruangan di mansion ini.
" Silahkan duduk di sini !! dan makan bersama kami '" ucap Calvin pada Irene .
" Ah,tidak usah tuan !! saya bisa makan nanti bersama para maid disini " tolak Irene halus,karena tidak mungkin dia makan bersama majikannya sedangkan dia hanya seorang pelayan.
" Saya tidak menerima penolakan,,ucapan saya adalah perintah,jadi duduklah kalau tidak,saya akan memberikan hukuman padamu" ucap Calvin datar,karena Irene sudah menolak ajakan nya.
" Ayolah nona cantik,,makan bersama kami. Siapa tahu kita bisa berkenalan lebih dekat " ujar Andreas ,,sedangkan yang Milton dan Bara bingung dengan wanita yang sepertinya di istimewa kan oleh bos mereka.
" Jaga mata kalian,dan kamu Andreas,jangan tunjukan Casanova mu di sini. "
Mereka berempat pun kembali menikmati makanan,sedangkan Irene kemudian menuju salah satu kursi dan juga makan,dia sedikit gugup. Pasalnya dia seorang wanita bersama lima pria tampan itu.
" Apakah ini calon kakak ipar kita? " Bisik Andreas tepat di telinga Ariion,karena mereka berdua duduk berdampingan.
" Hmm,makanlah jangan membuat benteng pencemburu itu melahap mu,menggantikan steak yang sedang di makan nya !!!" balas Ariion berbisik.
" ckk,kau tak asik sekali." kesal Andreas.
Tiba-tiba bulu badan Andreas meremang seketika,ketika tatapan membunuh dari bos mereka. Karena sudah menjadi peraturan tidak ada yang boleh berbicara jika sedang makan.
Kemudian dia kembali fokus dengan makanannya,daripada menjadi santapan bos yang galak itu.
__ADS_1
ππππ
Jangan lupa like dan komen ya bestiπ€