
Setelah menikmati makan siang. Dan juga memperkenalkan siapa Nabila sebenarnya pada Milton dan Bara. Kini Ariion mengajak dua saudaranya untuk berbincang di ruangan pribadi miliknya. Karena ada hal penting yang akan di bicarakan oleh mereka.
" Kak,aku merasa ada seseorang yang sedang berusaha mencoba untuk melawan kita.!" ujar Milton serius,dengan pandangan mata yang lurus.
" Siapa? Dan darimana kau tahu?" tanya Ariion serius.
" Seminggu ini ada seseorang yang menggunakan hacker untuk membobol data diri kita semuanya. Tapi untung saja,aku dengan cekatan memblok mereka. Sepertinya mereka mencoba untuk mencari tahu data diri kita untuk melakukan satu misi."
" Iya benar. Aku juga dua hari yang lalu melihat seorang pria asing yang sepertinya memantau perusahan dan mansion kak Calvin di Rusia. Tapi saat aku berusaha mengejarnya. Pria itu menghilang dalam sekejap. Mereka sepertinya di lindungi oleh seseorang yang berkuasa."
" Aku akan menyelidikinya. Dan saat pernikahan Andreas nanti. Kita akan kerahkan semua anggota elit kita untuk menjaga acara pernikahan mereka. Aku merasa Calvin sudah mengetahuinya,tapi dia belum mengungkapkannya pada kita."
" Aku curiga pada anak dari Alatas. Karena setelah kematian ayahnya. Pria itu menghilang bak di telan bumi. Bisa saja kan dia datang untuk membalaskan dendam ayahnya.!!"
" Aku merasa juga seperti itu. Dan dia berusaha memulai perang dengan kita di Rusia."
" Ck,,pria itu belum sadar rupanya. Aku akan mencari tahu tentang orang asing yang kalian maksud. Setelah mengetahuinya. Maka kita akan melakukan penyerangan."
" Benar sekali."
" Beristirahatlah. !! Besok pagi kita akan ke hotel. Karena dua hari lagi pernikahan Andreas akan terlaksanakan. Maka kita harus mengurusnya dan meyelesaikan pekerjaan kita besok.!!" ujar Ariion.
" Baik kak,kalau begitu kami akan pergi ke kamar. Oh ya kak. Kenapa kau tak menikah saja dengan Nabila.? Dia sangat cantik kak,apalagi dia juga pandai memasak.!!" goda Bara.
" Jangan sampai ku laporkan kelakuanmu pada Calvin saat ini juga.!!" gertak Ariion.
Mendengar hal itu. Dengan secepat kilat Bara menghilang dari pandangan Milton dan Ariion. Karena takut dengan ancaman Ariion.
Bagaimana tidak. Bara pernah melakukan kesalahan dengan pergi ke bar dan mabuk-mabukkan di sana. Dan lebih parah lagi,dia memakai seorang wanita. Dan membunuhnya. Saat wanita itu mendesak Bara untuk menikahinya. Dan di saat dia yang tengah mabuk dan juga emosi karena perkataan wanita itu. Akhirnya Bara menembaknya hingga tewas.
Bahkan hal itu baru diketahui oleh Milton dan Ariion. Mereka tak berani memberitahukannya pada Calvin,karena mereka tahu,Calvin tak akan segan-segan memberikan hukuman yang sangat sadis pada nya.
__ADS_1
Karena sejahat dan sekejam apapun Calvin. Dia tak mau adik-adiknya melakukan hal menjijikan seperti itu.
Jadi mereka memilih untuk menyembunyikannya dari Calvin.
..........
Saat ini Calvin dan Irene tengah menikmati waktu kebersamaan mereka di dekat kolam renang. Karena Irene suka sekali berada di tempat itu. Sebenarnya juga Calvin sangat khawatir jika terjadi sesuatu pada istrinya. Makanya Calvin mewanti-wanti agar menemani Irene dan tidak membiarkan dia sendirian di sana. Jika dia pergi ke kantor,maka ada asisten istrinya yang menjaga keselamatan nya.
" Sayang. Bagaimana jika anak kita kembar? Aku pasti akan tambah senang dan bahagia. Setidaknya bisa meramaikan isi rumah ini." ujar Irene dengan mengusap perutnya. Padahal mereka sudah USG dan anak mereka hanya satu.
Calvin kemudian mengambil alih mengusap perut istrinya dengan sayang. " Mau kembar atau tidak. Aku sangat menantikan kehadirannya sayang. Setidaknya telah adanya penerus dari keturunanku. Intinya kalian berdua harus tetap sehat dan temani aku hingga menua."
" Iya sayang. Itu sudah sangat pasti, aku sudah tak sabar lagi melihatnya hadir di dunia ini. Pasti akan sangat tampan sepertimu dan cantik sepertiku." ujarnya dengan tersenyum manis.
" Itu sudah sangat pasti sayang. Dan keempat pamannya akan sangat senang melihat kehadiran baby kita,dan juga memiliki penjaga penjaga yang siap melindunginya kemanapun dia pergi."
" Iya sayang. Oh iya,bagaimana dengan pesta pernikahan Alya dan Andreas?"
" Oh,mereka sudah tiba di sini.?" tanya Irene penasaran.
" Iya sayang. Siang tadi mereka ke sini."
" Kenapa mereka tak datang ke mansion ini sayang.?"
" Tidak bisa sayang,karena takutnya Andreas akan tahu tentang kedatangan mereka nantinya. Kau tahu sendiri kan? jika Andreas tidak boleh mengetahui keberadaan mereka."
Irene hanya menganggukan kepalanya mengerti dengan ucapan sang suami.
" Sayang,aku sepertinya ingin menikmati red Velvet cake" dengan memasang wajah sendu,agar sang suami mau menuruti kemauannya. Karena Calvin sangat khawatir jika Irene berlebihan memakan makanan yang manis-manis.
" Jangan memasang wajah sendu seperti itu sayang. Sebentar biar aku ambilkan di kulkas. Karena tadi pagi sebelum kamu bangun,Alya datang dan membawakan mu cakenya. "
__ADS_1
Dengan mata yang berbinar." Wow benarkah,? Ah rasanya aku sudah tak tahan lagi sayang."
ucapnya dengan mengusapkan kedua tangannya.
" Tunggu di sini dan jangan kemana-mana sayang,biar aku ambilkan."
Calvin berjalan masuk ke dalam rumah,kemudian menuju dapur dan mengambilkan cake itu di kulkas. Memindahkannya di piring,kemudian kembali membawakannya pada sang istri.
Irene tersenyum merekah saat melihat suaminya datang dengan cake di tangannya. Dia sepertinya sudah sangat tidak sabar lagi, Apalagi itu terlihat sangat lezat.
" Makanlah sayang. Tapi jangan berlebihan oke.,!!"
Irene mengangguk dan mengambilkan cake dari tangan suaminya.
" Mm,ini terasa sangat lezat sayang. Memang buatan Alya tidak dapat di ragukan lagi sayang. Aku sangat menyukainya."
" Makanlah sayang. Sebagai hadiah terimakasih untuknya. Aku akan membelikan mereka berdua rumah mewah untuk hadiah pernikahan mereka berdua. Walaupun Andreas sudah memiliki rumah,tapi aku tetap akan menghadiahi mereka rumah mewah."
" Aku setuju sayang. Sebenarnya aku ingin rumah kita berdekatan dengan rumah mereka sayang." ucapnya dengan terus memasukan cake ke dalam mulutnya.
" Tenang saja. Kau tahu ke empat rumah yang mirip di depan rumah kita?"
" Iya sayang,memangnya kenapa?"
" Itu rumah mereka berempat. Aku telah menyiapkan rumah itu sudah jauh-jauh hari. Dan yang mengetahui nya hanya Ariion"
" Wow,Daebak. Kau sangat royal sayang. Pantas saja aku tidak pernah melihat pemiliknya masuk ke rumah-rumah tesebut. Ternyata merekalah pemiliknya. Kenapa kau membuat rumah mereka hampir mirip dengan warna cat yang sama?"
" Sebenarnya terlihat sama di depan. Tapi di dalamnya yang berbeda,karena sebelum mendirikan rumah itu. Aku telah menanyakan bagaimana desain rumah mereka nanti jika mereka ingin mendirikan rumah. Dan mereka memberitahukan ku tanpa curiga. Jadi rumah itu berdiri sesuai dengan keinginan dan desain mereka sendiri. Hanya saja,rumah yang sama di depan untuk melambangkan persaudaraan kami sayang."
__ADS_1
Irene menganggukan kepalanya terkagum-kagum dengan ucapan sang suami. Pria yang terlihat kejam dan dingin,ternyata memiliki sikap yang sangat manis dan baik.